Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

Share: X Facebook
khrisna-edit-1784749873-0c2868f2d5

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi: Pemerintah Siapkan Strategi Cegah PHK di Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Pondokkebaikan.com – Pemerintah

Pemerintah Siapkan Strategi Cegah PHK di Dua Perusahaan Tekstil di Jateng

Pondokkebaikan.com – Pemerintah pusat melalui Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, tengah menyiapkan strategi komprehensif untuk mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melibatkan ribuan pekerja di dua perusahaan tekstil di Jateng. Langkah preventif ini diambil setelah adanya informasi dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Tengah, Aulia Hakim, mengenai rencana pemutusan hubungan kerja yang akan segera dilaksanakan oleh kedua perusahaan tersebut.

Dalam konferensi pers daring yang diselenggarakan pada Rabu, 22 Juli 2026, Said Iqbal mengonfirmasi secara resmi bahwa terdapat potensi pemutusan hubungan kerja di dua perusahaan tekstil di Jateng. Ia menjelaskan bahwa kedua perusahaan tersebut berencana mem-PHK sekitar 1.470 buruh secara keseluruhan. PT Victory Apparel yang berlokasi di Semarang diperkirakan akan memberhentikan sekitar 800 pekerja, sementara PT Samwon di Jepara berencana melakukan PHK terhadap 670 buruh.

Rencana Kunjungan dan Koordinasi dengan Pihak Terkait

Said Iqbal menyatakan bahwa ia akan segera melakukan kunjungan langsung ke kedua perusahaan tersebut pada Senin, 27 Juli 2026. Sebelum melakukan kunjungan, ia juga berencana melaporkan rencana PHK tersebut kepada Ketua Satuan Tugas Mitigasi PHK, Prasetyo Hadi. Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, serta Cucun Ahmad Syamsurijal sebagai bagian dari upaya preventif untuk dua perusahaan tekstil di Jateng.

Dalam kunjungan tersebut, Said Iqbal akan berupaya melakukan berbagai langkah pencegahan PHK. Ia menekankan pentingnya menyelamatkan pekerjaan para buruh jika memungkinkan. Namun, jika diperlukan, negara harus hadir melalui intervensi kebijakan untuk membantu perusahaan menghadapi tantangan yang dihadapi.

“Kalau bisa (PHK) bisa diselamatkan, (maka) diselamatkan. Kalau membutuhkan intervensi kebijakan, maka negara harus hadir menyelamatkan perusahaan,” katanya.

Strategi Pencegahan Melalui Negosiasi dengan Serikat Pekerja

Said Iqbal menjelaskan bahwa upaya pencegahan PHK dapat dilakukan melalui kesepakatan dengan serikat pekerja. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain pengurangan jam kerja dan pengurangan biaya produksi yang tidak tetap. Biaya-biaya tersebut mencakup tunjangan transportasi dan tunjangan makan yang dapat disesuaikan sementara hingga kondisi perusahaan membaik. Strategi ini menjadi kunci untuk dua perusahaan tekstil di Jateng yang menghadapi potensi PHK.

Jika intervensi kebijakan diperlukan, Said Iqbal akan melihat persoalan yang dihadapi perusahaan secara menyeluruh. Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab antara lain tingginya biaya energi, kenaikan harga bahan baku impor, atau lesunya pasar domestik dan internasional. Selain itu, ia juga mengusulkan agar perusahaan merumahkan karyawan hingga kondisi perusahaan kembali stabil.

“Semua langkah ini perlu dinegosiasikan dengan serikat pekerja dengan supervisi pemerintah,” pungkasnya.

Jaminan Hak Buruh Jika PHK Terjadi

Said Iqbal menegaskan bahwa apabila PHK di kedua perusahaan tersebut tidak dapat dihindari, ia bersama Satgas PHK akan memastikan bahwa hak-hak buruh tetap dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dasar hukum yang digunakan adalah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 yang mengatur mengenai perlindungan hak-hak pekerja dalam situasi pemutusan hubungan kerja. Jaminan ini menjadi penting bagi dua perusahaan tekstil di Jateng.

Upaya preventif ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya fokus pada aspek ekonomi perusahaan, tetapi juga kesejahteraan para buruh. Dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari serikat pekerja, pemerintah daerah, hingga lembaga legislatif, diharapkan solusi yang komprehensif dapat ditemukan untuk menjaga stabilitas ketenagakerjaan di sektor tekstil Jawa Tengah. Langkah ini akan menjadi contoh bagi dua perusahaan tekstil di Jateng dan wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Frequently Asked Questions

Apa itu Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi?

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi penting?

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *