Mantan Ketua KAMMI, BEM UI hingga Korpus BEM SI Perkuat dan Pimpin DPP Gema Keadilan 20262031

Share: X Facebook
khrisna-edit-1784436383-fffa502408

Tokoh Muda KAMMI, BEM UI dan BEM SI Kuasai DPP Gema Keadilan

Mantan Ketua KAMMI BEM UI hingga – Jakarta – Pelantikan pengurus pusat Gema Keadilan periode 2026-2031 telah resmi digelar pada Sabtu, 18 Juli 2026 di Jakarta. Acara ini menjadi tonggak sejarah bagi organisasi sayap pemuda Partai Keadilan Sejahtera yang kini diisi oleh generasi muda berpengalaman. Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Pusat Gema Keadilan. Kehadiran Mantan Ketua KAMMI BEM UI hingga tokoh-tokoh dari berbagai organisasi kemahasiswaan menunjukkan komitmen organisasi untuk memperkuat basis kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Kholid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus baru yang telah mengucapkan sumpah jabatan. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. “Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah saudara-saudara yang telah mengucapkan sumpah jabatan secara resmi menjadi pengurus DPP Gema Keadilan. Semoga Allah memberikan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya,” ujar Kholid saat membuka acara pelantikan.

Rahmat Saleh Terpilih sebagai Ketua Umum Gema Keadilan

Keputusan penting dalam Musyawarah Nasional V yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis, 16 Juli 2026 adalah terpilihnya Rahmat Saleh sebagai Ketua Umum Gema Keadilan. Masa jabatan yang ia pegang berlangsung selama lima tahun penuh, yakni dari tahun 2026 hingga 2031. Sebagai Anggota DPR RI, posisi Rahmat Saleh menjadi semakin strategis dalam kancah politik nasional. Ia akan memimpin organisasi dengan membawa visi baru untuk memperkuat peran Gema Keadilan sebagai organisasi kepemudaan yang progresif.

Pengurus baru yang terbentuk kali ini tidak hanya mengandalkan kader internal organisasi, tetapi juga membuka pintu bagi tokoh-tokoh muda dari berbagai organisasi kemahasiswaan nasional. Langkah ini diambil dengan tujuan memperkuat arah kepemimpinan Gema Keadilan ke depan dan memastikan organisasi tetap relevan dengan dinamika masyarakat. Kombinasi pengalaman dan energi muda menjadi kunci keberhasilan organisasi di masa depan.

Kombinasi Pengalaman dari KAMMI, BEM UI, dan BEM SI

Salah satu sorotan utama dalam kepengurusan baru Gema Keadilan adalah masuknya sejumlah aktivis kepemudaan yang memiliki rekam jejak solid dalam gerakan kemahasiswaan dan kepemudaan di tingkat nasional. Mereka berasal dari berbagai latar belakang organisasi, mulai dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia.

Di antara nama-nama yang dilantik adalah Zaki Ahmad Rifai, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum PP KAMMI periode 2021-2023. Ia kini dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Gema Keadilan. Sementara itu, Maman Abdurrahman, eks Ketua BEM UI, juga menduduki posisi yang sama. Susanto, Sekjen PP KAMMI periode 2019-2021, ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal Gema Keadilan. Tidak ketinggalan, Hilmi Ash Shidiqi dari Korpus BEM SI 2023 dilantik menjadi Wakil Sekretaris Jenderal.

Kehadiran tokoh-tokoh muda ini diharapkan dapat membawa perspektif segar dan memperkuat optimisme terhadap arah baru Gema Keadilan di bawah kepemimpinan Rahmat Saleh. Pengalaman panjang mereka di gerakan kemahasiswaan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi organisasi. Mantan Ketua KAMMI BEM UI hingga aktivis dari berbagai organisasi kini bersatu dalam satu kepengurusan yang solid.

Gema Keadilan sebagai Inkubator Pemimpin Muda

Dalam orasi politik perdananya sebagai Ketua Umum Gema Keadilan periode 2026-2031, Rahmat Saleh menyampaikan visi yang jelas bagi organisasi. Ia mengajak seluruh kader untuk menjadikan Gema Keadilan sebagai inkubator yang melahirkan pemimpin-pemimpin muda capable. Pemimpin-pemimpin tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan bangsa, mulai dari persoalan kesejahteraan, pendidikan, hingga tingginya angka pengangguran.

“Kita ingin Gema Keadilan tidak hanya dikenal sebagai organisasi kepemudaan, tetapi sebagai tempat lahirnya solusi dan pemimpin masa depan,” ujar Rahmat.

“Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan kesejahteraan, pendidikan, lapangan kerja, dan berbagai persoalan bangsa,” pungkasnya.

Langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh kepengurusan baru ini diharapkan dapat memperkuat peran Gema Keadilan sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak di ranah politik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Dengan kombinasi pengalaman dan energi muda, Gema Keadilan siap menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri. Organisasi ini akan terus berinovasi untuk memenuhi harapan masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *