Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Kreator Gen Z Berbagi Dampak
Pondokkebaikan.com – Dari Media hingga Gerakan Lingkungan menjadi gambaran perjalanan empat kreator dalam Creator Showcase bertajuk “Creators Spotlight: Ideas That Inspire, Works That Create Impact”. Sesi ini menjadi bagian dari Gen Z Impact Fest 2026 yang digelar di UC Hotel UGM pada Sabtu, 12 September 2026.
Acara tersebut mempertemukan anak muda dari berbagai bidang untuk membagikan pengalaman mengembangkan karya, membangun komunitas, serta menciptakan manfaat melalui ruang digital dan gerakan sosial. Kreativitas dipandang bukan hanya sebagai sarana berekspresi, tetapi juga jalan untuk memperluas pengaruh positif.
Empat pembicara yang hadir ialah Pimpinan Umum SKM Bulaksumur Zefanya Lovi Peacela Tangka, Anjani Maltas dari Speaker Academy, Founder The Tribes Yodan Pranata, dan M. Habib Syaifullah dari Trash Hero Yogyakarta. Mereka membawa cerita dari dunia media, pengembangan komunikasi, komunitas, hingga kepedulian lingkungan.
Pers Mahasiswa Menyesuaikan Diri dengan Audiens Digital
Zefanya Lovi Peacela Tangka menyoroti tantangan pers mahasiswa di tengah perubahan cara masyarakat memperoleh informasi. Perhatian audiens kini banyak berpindah ke kanal digital, sehingga media kampus perlu menyesuaikan strategi penyebaran konten tanpa meninggalkan nilai jurnalistiknya.
Menurutnya, pers mahasiswa perlu memahami isu yang dekat dengan pembaca serta mempunyai arah editorial yang tegas. Kehidupan akademik, dinamika organisasi, persoalan kampus, dan isu yang langsung memengaruhi mahasiswa dapat menjadi kekuatan liputan media kampus.
“Kalau kita sebuah persma, kita punya keutamaan, kita punya tujuan sendiri,” katanya.
Dalam pembahasan Dari Media hingga Gerakan Lingkungan ini, Lovi menegaskan bahwa media tidak cukup hanya mengikuti topik yang ramai. Identitas, tujuan, dan pemilihan isu yang relevan diperlukan agar karya jurnalistik tetap memiliki alasan kuat untuk dibaca.
Satu Isu Dapat Disampaikan Lewat Berbagai Kanal
SKM Bulaksumur memanfaatkan media konvensional, situs web, dan Instagram untuk menjangkau pembaca. Beragam platform tersebut memungkinkan satu isu dikemas dalam bentuk berbeda, sambil tetap menjaga inti informasi yang ingin disampaikan.
Konten singkat di Instagram dapat berfungsi sebagai pengantar yang mengarahkan audiens ke artikel lebih lengkap di situs web. Cara ini membantu informasi menjangkau pembaca yang lebih luas sekaligus memberi ruang bagi penjelasan yang lebih mendalam.
Penggunaan banyak kanal juga menunjukkan bahwa kreativitas media tidak hanya berkaitan dengan visual atau tren. Informasi tetap harus disesuaikan dengan kebiasaan audiens pada setiap platform, dengan ketelitian isi sebagai prinsip utama.
Cek Fakta Menjadi Bagian dari Kepercayaan Pembaca
Lovi turut menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik. Di tengah derasnya arus informasi media sosial, sebuah klaim dapat menyebar sebelum kebenarannya diperiksa dengan memadai.
“Kita sebagai persma bakal banyak melakukan cek fakta,” ujar Lovi.
Konfirmasi dan cek fakta menjadi tanggung jawab penting bagi pers mahasiswa. Kemampuan tersebut bukan sekadar keterampilan jurnalistik, melainkan bentuk kepedulian terhadap komunitas kampus dan pembaca yang membutuhkan informasi terpercaya.
Kreativitas dan Komunitas untuk Mendorong Perubahan
Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, cerita para pembicara memperlihatkan bahwa dampak dapat lahir dari berbagai bidang. Karya komunikasi, media, komunitas, dan aksi lingkungan sama-sama membutuhkan konsistensi, pemahaman terhadap audiens, serta tujuan yang jelas.
Gen Z Impact Fest 2026 menjadi ruang bagi kreator untuk melihat bahwa ide dapat berkembang menjadi gerakan. Ketika karya dibangun dengan nilai yang kuat dan dijalankan bersama komunitas, kreativitas berpotensi memberi manfaat yang lebih luas.
FAQ
Apa tema Creator Showcase di Gen Z Impact Fest 2026?
Tema sesi tersebut adalah “Creators Spotlight: Ideas That Inspire, Works That Create Impact”, yang membahas pengalaman kreator dalam mengembangkan karya dan dampak sosial.
Siapa saja pembicara dalam sesi tersebut?
Pembicaranya adalah Zefanya Lovi Peacela Tangka dari SKM Bulaksumur, Anjani Maltas dari Speaker Academy, Yodan Pranata dari The Tribes, dan M. Habib Syaifullah dari Trash Hero Yogyakarta.
Mengapa cek fakta penting bagi pers mahasiswa?
Cek fakta membantu pers mahasiswa memastikan informasi yang dibagikan dapat dipertanggungjawabkan, terutama ketika klaim di media sosial dapat menyebar dengan cepat tanpa konteks yang lengkap.



