Important Visit: CGN Gelar “Open Day” Serentak di Lima Negara, Dorong Edukasi Energi Hijau dan Pertukaran Budaya

CGN Adakan “Open Day” Serentak di Lima Negara, Perkuat Edukasi Energi Hijau dan Pertukaran Budaya

Important Visit – Dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Budaya Sedunia untuk Dialog dan Pembangunan yang dirayakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 21 Mei, China General Nuclear Power Corporation (CGN) meluncurkan kegiatan “CGN Open Day 2026” secara bersamaan di lima negara, yakni Prancis, Namibia, Malaysia, Laos, dan Brasil. Lebih dari 300 pelajar serta jurnalis mengikuti tur ke berbagai proyek energi CGN, bertujuan untuk memperkenalkan teknologi terbarukan dan nilai-nilai kemanusiaan yang mendasari pengembangan energi hijau melalui pendekatan edukasi sains, seni, dan dialog antar budaya.

Kunjungan ke Prancis: Eksplorasi Teknologi Angin dan Lingkungan

Di Prancis, sekitar 100 peserta dari Collège Paul Langevin mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Viapres di wilayah Grand Est. Para insinyur CGN Europe Energy menjelaskan proses penghasilan energi angin, penggunaan AI dalam pemeliharaan peralatan, serta upaya menjaga keanekaragaman hayati. Selain itu, kegiatan ini menyediakan ruang bagi pelajar untuk memahami konsep teknologi secara langsung. “Pengalaman ini memberikan edukasi energi hijau di dunia nyata bagi Generasi Z,” tulis guru sains Samuel Pierson dalam pernyataan terpisah. Menurutnya, meski AI bisa menyajikan informasi, pengalaman mendekati turbin angin secara fisik tetap tidak tergantikan dalam memperkaya pemahaman tentang energi terbarukan.

Lihat Juga :   Special Plan: KuCoin Luncurkan "Anti-Phishing Month" untuk Meningkatkan Kesadaran Pengguna Global tentang Keamanan Siber

Pertukaran Budaya di Namibia: Visi Masa Depan dari Tambang Bertanggung Jawab

Di Namibia, para jurnalis dari 11 media utama menghadiri Proyek Tambang Uranium Husab, yang merupakan investasi industri tunggal terbesar Tiongkok di Afrika dan juga menjadi tambang uranium terbesar ketiga di dunia. Perwakilan Swakop Uranium CGN menjelaskan konsep “pertambangan yang bertanggung jawab” kepada peserta, termasuk dampak investasi terhadap masyarakat, strategi pemulihan lingkungan, serta efisiensi pengelolaan air. Kegiatan ini tidak hanya mendekatkan masyarakat dengan teknologi energi, tetapi juga mengupas aspek sosial dan lingkungan dari proyek tersebut.

Malaysia: Pemahaman Teknologi Gas dan Perkenalan Budaya Tradisional

Dalam kunjungan ke Malaysia, mahasiswa dari Merlimau Polytechnic mengikuti tur ke Pembangkit Listrik EMPP, proyek yang dibangun oleh CGN dan menjadi pembangkit listrik berbahan bakar gas terbesar di Asia Tenggara. Proyek ini mampu memenuhi sekitar 10% kebutuhan listrik Semenanjung Malaysia. Para peserta mempelajari ruang kontrol utama serta pusat pelatihan turbin gas, sambil mendengarkan sesi bertema “Universitas Mengajarkan Teori, Pembangkit Listrik Mengajarkan Tanggung Jawab” yang disampaikan oleh Direktur Pembangkit, Shiva. Selain itu, kegiatan ini juga menyelenggarakan lokakarya pembuatan kipas marbling air khas Tiongkok, yang menjadi sarana untuk memperkaya interaksi budaya antara pelajar dan CGN.

Laos: Pelajar Jelajahi Teknologi Surya dan Visi Hijau Masa Depan

Di Laos, sekitar 20 pelajar dari Muang Xay Secondary School mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Interkoneksi Tahap I milik CGN, yang baru beroperasi dan memiliki kapasitas 1 GW. Proyek ini merupakan PLTS terpusat dengan skala terbesar di Asia Tenggara. Para pelajar tidak hanya mengamati proses konversi sinar matahari menjadi energi listrik di gardu penguat, tetapi juga menuangkan visi mereka tentang masa depan hijau pada tas ramah lingkungan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pendidikan teknologi bersamaan dengan kesadaran lingkungan.

Lihat Juga :   New Policy: Bank BSN Relokasi Kantor Cabang ke Serpong, Perkuat Ekosistem Urban Tangsel

Brasil: Pertunjukan Boneka dan Pemahaman Teknologi Angin Mandiri

Di Negara Bagian Piauí, Brasil, sekitar 50 siswa mengikuti tur ke PLTB LDB, yang merupakan proyek pembangkit listrik tenaga bayu pertama yang dibangun dan dikelola secara mandiri oleh CGN di negara tersebut. Setelah melihat deretan turbin angin, para peserta menyaksikan pertunjukan boneka bertema lingkungan yang menjelaskan peran vegetasi dalam menjaga ketersediaan air dan mengatur suhu. Pertunjukan ini menjadi elemen kreatif dalam memperkenalkan konsep keberlanjutan dan kesadaran lingkungan kepada generasi muda.

CGN Open Day ini mengubah lokasi proyek energi menjadi ruang interaktif yang memperkuat pertukaran budaya serta penguasaan teknologi. Dengan kapasitas energi baru terpasang di luar negeri yang telah melampaui 13 GW, serta pasokan listrik bersih yang mencapai lebih dari 370 miliar kWh ke 18 negara dan wilayah, CGN terus berkomitmen untuk mendorong pembangunan hijau. Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan nilai merek CGN, “Clean, Green, Nature”, ke berbagai belahan dunia. Dengan mendekatkan masyarakat lokal kepada teknologi energi hijau, CGN berharap membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya ekonomi hijau dan keberlanjutan lingkungan.

Program Open Day ini tidak hanya menyoroti kontribusi CGN dalam menyediakan energi terbarukan, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun hubungan antar budaya. Peserta dari berbagai latar belakang memperoleh pengalaman langsung dalam mengenali proyek-proyek energi, sekaligus mengambil inspirasi dari inisiatif pemerintah dan masyarakat lokal. Keberhasilan kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan holistik—yang menggabungkan edukasi teknis, seni, dan dialog—efektif dalam mempercepat adopsi energi hijau.

Edukasi dan Keterlibatan Masyarakat: Langkah Konsisten CGN

CGN berupaya memastikan masyarakat di setiap negara mitra terlibat secara aktif dalam proyek pembangkitan energi. Di Prancis, pengunjung mengikuti diskusi tentang keberlanjutan lingkungan, sementara di Namibia, pertanyaan dari jurnalis membuka wawasan tentang tanggung jawab industri. Di Malaysia, peserta melibatkan diri dalam pemahaman praktis teknologi listrik, dan di Laos serta Brasil, mereka diberi kesempatan untuk menyentuh, melihat, dan menyaksikan proses energi hijau secara langsung. Dengan menggabungkan pendekatan edukasi dan budaya, CGN membangun kepercayaan masyarakat terhadap inovasi energi yang ramah lingkungan.

Lihat Juga :   Solution For: Dari Nuansa Pesisir Tropis hingga Arena Pantai: Sanya Perkuat Jembatan Persahabatan Asia melalui Asian Beach Games 2026

Komitmen CGN dalam mengembangkan energi hijau tidak hanya terlihat dari infrastruktur yang dioperasikan, tetapi juga dari kegiatan edukasi yang dirancang untuk memicu perubahan paradigma. Kegiatan serupa di masa depan diharapkan akan memperluas jangkauan pengaruh CGN, sekaligus mendorong kolaborasi antar negara dalam mencapai target keberlanjutan global. Dengan pendekatan yang kreatif dan inklusif, CGN menunjukkan bahwa pembangunan hijau bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi dalam transisi energi.

Konteks Global dan Kontribusi Tiongkok dalam Energi Hijau

Selama