New Policy: BNN sebut tren olahraga dorong pergeseran gaya hidup ke arah positif

BNN sebut tren olahraga dorong pergeseran gaya hidup ke arah positif

New Policy – Jakarta, 3 Mei 2026 – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia mencatat bahwa tren olahraga yang sedang populer di tengah masyarakat berdampak positif terhadap pergeseran gaya hidup. Dalam acara penutupan Padel Tournament Piala Bersinar 2026 di Jakarta, Minggu (3/5), Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan olahraga menjadi sarana penting dalam mengubah pola hidup masyarakat ke arah lebih sehat. “Kegiatan seperti ini memberikan dampak nyata dalam mewujudkan Indonesia Bersinar dan Generasi Emas 2045,” tutur Suyudi, seperti yang dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Menurut Suyudi, BNN memanfaatkan momentum tren olahraga padel sebagai strategi untuk menjangkau generasi muda. Turnamen yang berlangsung pada Jumat (1/5) hingga Minggu (3/5) dianggap sebagai langkah konkret dalam mempromosikan kehidupan bebas narkoba. Ia menekankan bahwa BNN sedang menggeser paradigma pencegahan narkotika, kini lebih mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan preventif. “Olahraga tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi alat untuk membangun kesadaran sejak dini terhadap dampak negatif narkoba,” imbuhnya.

Peserta turnamen mencapai 312 orang, yang terlibat dalam 12 kategori kompetisi. Seluruh peserta menunjukkan semangat sportif dan kompetitif sekaligus memperlihatkan antusiasme tinggi terhadap olahraga. Suyudi menyatakan keberhasilan penyelenggaraan turnamen menunjukkan bahwa kegiatan positif seperti ini mampu menjadi sarana edukasi bagi anak muda. “Turnamen bukan hanya ajang pertandingan, tetapi juga wadah untuk membangun kesadaran dan semangat baru dalam menghindari penggunaan narkotika,” jelasnya.

Lihat Juga :   Meeting Results: Ibas tegaskan kemitraan strategis dan diplomasi parlemen dengan Korsel

Kepala BNN berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan secara berkelanjutan, agar terus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam menggeser kebiasaan hidup yang kurang sehat menuju pola hidup yang lebih aktif dan berkelanjutan. “Dengan adanya turnamen, kita bisa menggantikan kebiasaan buruk dengan aktivitas fisik yang bermanfaat,” ujar Suyudi.

Strategi BNN dalam P4GN

Dalam menyambut keberhasilan Piala Bersinar 2026, Suyudi menjelaskan bahwa BNN tidak hanya fokus pada penindasan narkoba, tetapi juga pada pencegahan yang lebih personal. “Kita perlu melibatkan anak muda secara aktif, sehingga mereka merasa olahraga adalah bagian dari kehidupan sehari-hari,” katanya. Ia menyatakan bahwa pendekatan humanis ini lebih efektif dibandingkan metode tradisional, karena menghargai minat serta peran generasi muda dalam membentuk masa depan bangsa.

BNN juga mengungkapkan bahwa turnamen olahraga seperti ini bisa menjadi bentuk kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan komunitas. “Masyarakat harus merasa bahwa narkoba bukan satu-satunya pilihan untuk mengisi waktu senggang,” tegas Suyudi. Menurutnya, kegiatan padel menjadi medium yang relevan dalam menyampaikan pesan kehidupan sehat dan bebas dari zat adiktif.

Dukungan dari Utusan Khusus Presiden

Di sisi lain, Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengapresiasi upaya BNN dalam menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda. Ia menilai olahraga adalah sarana efektif untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat. “Turnamen seperti ini memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menangani masalah narkoba,” katanya.

Raffi Ahmad juga menekankan bahwa pendekatan humanis sangat penting dalam mengakomodasi pecandu narkoba. “Kita harus merangkul para pecandu agar mereka bisa menjalani proses rehabilitasi dengan lebih nyaman,” tambahnya. Ia menilai partisipasi masyarakat dalam olahraga tidak hanya mengurangi risiko penyalahgunaan narkoba, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan kompetitif.

Lihat Juga :   Key Strategy: Anggota DPR minta reklamasi Pulau Serangan dihentikan sementara

Suyudi menyatakan bahwa keberhasilan Piala Bersinar 2026 menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi jembatan untuk mengubah mindset masyarakat. “Setiap kegiatan olahraga membawa dampak sosial yang luas, terutama dalam membentuk generasi muda yang tangguh,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa jumlah peserta yang mencapai 312 orang menunjukkan tingkat partisipasi yang signifikan, sehingga BNN berharap program serupa bisa diadakan secara rutin.

Dalam beberapa tahun terakhir, BNN telah berupaya menggandeng berbagai institusi untuk memperkuat gerakan P4GN. Olahraga dianggap sebagai elemen kunci dalam pendekatan ini, karena selain menyenangkan, juga memberikan manfaat fisik dan mental. “Kita perlu menciptakan kebiasaan sehat yang berkelanjutan, mulai dari anak-anak hingga dewasa,” katanya.

Peran olahraga dalam pendidikan masyarakat

Kepala BNN menegaskan bahwa kegiatan olahraga memiliki peran vital dalam pendidikan masyarakat tentang bahaya narkoba. “Dengan merasakan manfaat olahraga secara langsung, generasi muda akan lebih sadar bahwa kehidupan sehat adalah kunci keberhasilan,” kata Suyudi. Ia menyatakan bahwa keberadaan turnamen seperti Piala Bersinar 2026 tidak hanya membangun kebiasaan positif, tetapi juga memperkuat hubungan antar generasi.

Menurut Suyudi, olahraga mampu memberikan pengalaman berbeda dibandingkan metode pencegahan yang terkesan kaku. “Keberhasilan penyebaran pesan melalui olahraga menunjukkan bahwa komunikasi harus lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan anak muda saat ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa event seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk mencari hobi atau kegiatan yang bermanfaat.

Raffi Ahmad juga menyoroti bahwa olahraga memiliki potensi besar untuk memperkuat gerakan pemberantasan narkoba. “Masyarakat harus melihat olahraga sebagai alat untuk meraih masa depan yang lebih cerah dan sehat,” katanya. Kepala BNN berharap kegiatan serupa bisa menjadi contoh nyata dalam pembentukan generasi muda

Lihat Juga :   Important Visit: Lestari: Keterampilan masyarakat tentukan masa depan bangsa