Survei Voxpol Center Catat Penilaian Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
Pondokkebaikan.com – Mayoritas peserta survei nasional Voxpol Center Research and Consulting menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mampu menjalankan roda pemerintahan. Hasil jajak pendapat yang dilakukan pada Oktober 2026 itu menunjukkan angka penilaian positif mencapai 63,3 persen.
Survei tersebut melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Pengumpulan data berlangsung selama 3–12 Oktober 2026 melalui wawancara langsung atau tatap muka.
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyampaikan bahwa studi ini memakai metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan survei tercatat 95 persen, dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen.
Penilaian Kemampuan Menjalankan Pemerintahan
Dalam pertanyaan yang diajukan kepada responden, Voxpol Center menggali pandangan masyarakat mengenai kapasitas pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mengelola pemerintahan. Penilaian positif terdiri atas dua kelompok jawaban, yakni “mampu” dan “cukup mampu”.
Sebanyak 23 persen responden menyatakan pemerintahan Prabowo-Gibran mampu menjalankan tugas pemerintahan. Sementara itu, 40,3 persen lainnya menilai pemerintah cukup mampu. Jika digabungkan, dua kategori tersebut menghasilkan angka 63,3 persen.
“Mayoritas responden menilai pemerintah mampu menjalankan pemerintahan, dengan 63,3 persen menyatakan mampu, sementara 35,2 persen menilai kurang atau tidak mampu,” kata Pangi saat memaparkan hasil survei yang disiarkan melalui kanal YouTube Voxpol Center, Kamis (22/10/2026).
Pertanyaan survei diarahkan secara langsung kepada responden untuk mengetahui persepsi mereka atas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Menurut Ibu, Bapak, Saudara, apakah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto -Wapres Gibran Rakabuming Raka saat ini mampu menjalankan pemerintahan?” demikian pertanyaan yang diajukan kepada responden kata Pangi Syarwi Chaniago.
Respon Kritis dan Kelompok yang Belum Menjawab
Di sisi lain, tidak seluruh responden memberikan evaluasi positif. Sebanyak 35,2 persen peserta survei menyatakan pemerintahan saat ini kurang mampu atau tidak mampu menjalankan pemerintahan. Angka ini memperlihatkan masih adanya bagian masyarakat yang menyimpan penilaian kritis terhadap kemampuan pemerintah dalam menjalankan tugasnya.
Adapun 1,5 persen responden memilih tidak tahu atau tidak memberikan jawaban. Kelompok ini tidak dimasukkan ke dalam penilaian positif maupun negatif terhadap kinerja kemampuan pemerintahan.
Rangkuman hasil survei menunjukkan tiga kelompok utama penilaian publik: 63,3 persen menilai mampu atau cukup mampu, 35,2 persen memilih kurang mampu atau tidak mampu, dan 1,5 persen tidak memberikan jawaban.
Angka 63,3 persen menjadi gambaran persepsi mayoritas responden pada periode pengambilan data. Namun, keberadaan lebih dari sepertiga responden yang menyampaikan evaluasi kurang positif juga menjadi bagian penting dalam membaca respons masyarakat secara utuh.
Metode Survei dan Arti Margin of Error
Voxpol Center menggunakan wawancara tatap muka untuk mengumpulkan jawaban responden. Metode ini dilakukan dengan menemui peserta survei secara langsung, bukan semata-mata melalui formulir daring atau percakapan jarak jauh.
Penggunaan multistage random sampling berarti pemilihan responden dilakukan melalui beberapa tahapan pengacakan. Dalam survei nasional, pendekatan tersebut digunakan untuk menjangkau responden dari wilayah yang berbeda-beda dan membentuk gambaran opini publik pada saat penelitian dilakukan.
Tingkat kepercayaan 95 persen serta margin of error sekitar 2,83 persen perlu dibaca sebagai ukuran statistik survei. Hasil yang diperoleh menggambarkan kecenderungan dari sampel 1.200 responden, dengan kemungkinan perbedaan tertentu apabila pengukuran dilakukan terhadap seluruh populasi.
Karena dilakukan pada 3–12 Oktober 2026, temuan ini mencerminkan pandangan responden dalam rentang waktu tersebut. Persepsi masyarakat dapat berubah seiring perkembangan kebijakan, kondisi sosial, maupun pengalaman publik terhadap jalannya pemerintahan.
Mayoritas Memberi Evaluasi Positif
Pangi Syarwi Chaniago menyatakan mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kemampuan pemerintahan Prabowo-Gibran. Penilaian itu didorong oleh gabungan responden yang menjawab mampu sebesar 23 persen dan cukup mampu sebesar 40,3 persen.
Survei ini menempatkan isu kemampuan menjalankan pemerintahan sebagai fokus pertanyaan. Hasilnya memperlihatkan bahwa dukungan penilaian positif masih lebih besar dibandingkan responden yang menilai pemerintah kurang mampu atau tidak mampu.
Meski demikian, selisih penilaian tersebut juga menegaskan pentingnya perhatian terhadap pandangan publik yang belum sepenuhnya puas. Dalam survei opini, jawaban yang kritis maupun jawaban tidak tahu tetap memberikan konteks untuk memahami bagaimana masyarakat menilai kepemimpinan nasional.
Dengan cakupan responden di seluruh provinsi dan pelaksanaan wawancara langsung, survei Voxpol Center pada Oktober 2026 menjadi salah satu potret persepsi masyarakat mengenai kemampuan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam menjalankan pemerintahan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Survei Voxpol Center?
Survei Voxpol Center is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Survei Voxpol Center matter?
Survei Voxpol Center matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.



