Special Plan: Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan

Share: X Facebook
12426-perdana-menteri-pm-india-narendra-modi-bersama-ketua-dpr-ri-puan-maharani

Kemitraan RI-India Diperkuat Melalui Ramayana, Puan Maharani Dorong Kolaborasi Global

Special Plan – Di tengah dinamika politik dan ekonomi dunia, Ketua DPR RI Puan Maharani berkesempatan menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026). Pertemuan ini menandai langkah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral antara dua negara yang memiliki sejarah persahabatan panjang serta kesamaan nilai dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Peran Maritim dan Kemitraan Antargenerasi

Modi dan Puan sepakat menekankan pentingnya kerja sama di bidang maritim, seiring keduanya berkomitmen untuk menjadi kekuatan utama dalam memastikan keamanan dan pertumbuhan ekonomi kawasan. Puan menyoroti bahwa sebagai dua negara demokrasi besar, Indonesia dan India memiliki tanggung jawab bersama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, seperti ketegangan geopolitik, perubahan iklim, dan isu krisis pangan serta energi.

“Kita adalah dua negara demokrasi besar, sesama kekuatan maritim di Samudra Hindia, yang menjunjung tinggi prinsip kedaulatan di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks,” kata Puan.

Puan juga menyampaikan bahwa hubungan RI-India tidak hanya dibangun melalui diplomasi pemerintah, tetapi juga melalui inisiatif bersama yang melibatkan institusi seperti DPR RI. Ia menegaskan bahwa kemitraan ini perlu ditingkatkan menjadi Comprehensive Strategic Partnership, dengan fokus pada keterpaduan ekonomi, keamanan, dan kebijakan bersama.

Kerja Sama Ekonomi dan Hilirisasi Industri

Dalam bidang ekonomi, Puan mengingatkan bahwa kolaborasi antara kedua negara tidak boleh hanya terbatas pada pertukaran barang, tetapi juga harus mendorong kegiatan hilirisasi industri, transfer teknologi, dan penguatan rantai pasok. “Kerja sama ekonomi kedua bangsa harus bergerak lebih dari sekadar meningkatkan nilai perdagangan, tetapi juga menciptakan nilai tambah untuk masyarakat kedua negara,” ujarnya.

Kerja sama ini menjadi semakin relevan di tengah tantangan yang dihadapi dunia, termasuk gangguan rantai pasok global dan ancaman perubahan iklim. Dengan membangun hubungan ekonomi yang lebih dalam, Puan berharap Indonesia dan India dapat memastikan stabilitas pertumbuhan ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada negara-negara lain.

Koridor Ekonomi Sabang-Andaman: Upaya Penguatan Konektivitas

Puan menyoroti bahwa pengembangan koridor ekonomi antara Sabang dan Andaman merupakan inisiatif penting untuk menghubungkan kedua negara secara langsung. “Koridor ekonomi ini akan menjadi jembatan untuk mempercepat pertukaran barang dan investasi, sekaligus meningkatkan interaksi antarpenduduk,” katanya.

Keberhasilan inisiatif ini dilihat sebagai langkah awal dalam menciptakan keterpaduan regional yang lebih luas. Puan menambahkan bahwa DPR RI siap memperkuat kerja sama dengan Parlemen India melalui forum regional dan multilateral, seperti organisasi kerja sama Asia-Tenggara atau ASEAN, untuk memastikan program ini berjalan efektif.

Konteks Diplomasi Parlemen dan Persahabatan Abadi

Dalam sambutannya, Puan juga menekankan peran penting diplomasi parlemen sebagai alat penguatan hubungan bilateral. Ia menyambut baik pembentukan India-Indonesia Parliamentary Friendship Group oleh Parlemen India, yang sejalan dengan kelompok persahabatan serupa di DPR RI.

Kebijakan ini diharapkan bisa melengkapi kerja sama antar-pemerintah dan menciptakan jaringan pertukaran ide, kebijakan, serta pengambilan keputusan yang lebih inklusif. “DPR RI siap memperkuat kerja sama dengan Parlemen India di berbagai forum parlemen regional dan multilateral,” tambah Puan.

Nilai Budaya Ramayana sebagai Simbol Persatuan

Puan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyinggung kisah Ramayana sebagai simbol nilai-nilai yang menghubungkan bangsa Indonesia dan India sejak berabad-abad. “Kisah Ramayana mengajarkan kita bahwa nilai-nilai luhur dapat melintasi lautan dan menyentuh berbagai bangsa,” ucap Puan.

Ia menegaskan bahwa budaya dan sejarah merupakan fondasi kuat bagi pertukaran kebijakan dan persahabatan antar-negara. “Kita harus mengingat bahwa kekuatan maritim seperti Indonesia dan India memiliki hubungan yang telah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum kemerdekaan,” lanjutnya.

Komitmen Jangka Panjang untuk Stabilitas Dunia

Puan juga mengingatkan bahwa hubungan antara Indonesia dan India harus terus berkembang sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kesejahteraan global. “Dengan persahabatan yang kuat, kita bisa menciptakan keseimbangan yang baik di kawasan Indo-Pasifik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Modi, dalam sambutan serupa, menyetujui rencana kerja sama ini dan menegaskan bahwa India akan terus memperkuat komitmen untuk membangun hubungan strategis dengan Indonesia. “Kita berharap bahwa kemitraan ini menjadi aset penting dalam menangani tantangan global bersama,” ujarnya.

Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik sebagai Momentum

Puan menyoroti bahwa peringatan 75 tahun hubungan diplomatik RI-India, yang diperkuat oleh kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India pada tahun 2025, menjadi momen bersejarah untuk mendorong kerja sama yang lebih dalam. “Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan di berbagai bidang, termasuk keamanan, ekonomi, dan budaya,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa kesepakatan Shared Vision on Maritime Cooperation, yang ditandatangani sejak 2018, menjadi fondasi awal untuk memperjernihkan kerja sama antar-negara. “Kita perlu menjadikan kerja sama ini sebagai kunci untuk menghadapi ancaman dunia yang semakin dinamis,” katanya.

Dalam penutupan, Puan menyampaikan harapan bahwa persahabatan RI-India akan terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua masyarakat. “Semoga pertukaran kebijakan, teknologi, dan nilai budaya bisa membawa kedamaian, kemajuan, dan kesejahteraan bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Kunjungan Modi ke Jakarta ini tidak hanya meningkatkan solidaritas antar-negara, tetapi juga menegaskan bahwa kemitraan Indo-Asia memiliki potensi besar untuk menjadi model kerja sama yang berkelanjutan di tengah situasi global yang tidak menentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *