Pengakuan Saksi Ungkap Bukti Transfer Dana dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
Pemeriksaan Sekretaris Pendiri IAW oleh KPK
Key Strategy – Iskandar Sitorus, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kota Jakarta dalam kasus suap terkait impor barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Penyidik menanyakan informasi terkait aliran dana yang terkait dengan kegiatan perusahaan Blueray Cargo. Iskandar mengungkap bahwa ia menerima kuasa hukum dari bos perusahaan, John Field, untuk mengurus masalah perusahaan di luar proses pengadilan.
Peran Kuasa Nonlitigasi dalam Persidangan
Dalam pemeriksaan tersebut, Iskandar menyatakan bahwa ia diberi wewenang untuk mewakili John Field dalam menjalani proses hukum terkait kasus suap. Kuasa ini diberikan untuk mengatasi berbagai masalah, seperti keluhan dari pelanggan, pemutusan hubungan kerja, atau tuntutan lain yang muncul selama pengelolaan perusahaan Blueray Cargo. Iskandar menjelaskan bahwa kuasa ini memungkinkannya bertindak atas nama John Field tanpa terlibat langsung dalam sengketa perdata.
Testimoni Iskandar tentang Bukti Transfer Uang
Selama pemeriksaan, penyidik KPK menanyakan apakah ada bukti dana yang dialirkan dari Blueray Cargo ke seorang pegawai negeri sipil (PNS) di DJBC. Iskandar mengakui bahwa ia memang menerima bukti terkait aliran dana tersebut. “Saya dipanggil sebagai saksi karena saya terima kuasa nonlitigasi dari John Field, yang terkait tindak pidana korupsi penyuapan oleh tiga tersangka lainnya,” ujarnya setelah selesai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).
Detil Bukti yang Akan Diberikan Iskandar
Iskandar menambahkan bahwa ia ditanya tentang adanya bukti transfer dana dari Blueray Cargo ke seorang PNS yang berinisial A. “Nama lengkapnya saya tidak mau sebut, tapi inisial A, saya jawab, ‘Iya, ada bukti transfer uang,’” ungkapnya. Ia juga menyatakan akan menyerahkan bukti tersebut pada Rabu pekan depan. “Kalau nominalnya saya lupa, tapi memang selama saya menangani manajemen Blueray, ada bukti aliran dana itu,” tandas Iskandar.
Pengakuan tentang Tantangan yang Dihadapi
Selain itu, Iskandar mengungkapkan bahwa penerimaan kuasa nonlitigasi dari John Field membawa berbagai tantangan. Masalah-masalah seperti keluhan pelanggan dan pemutusan hubungan kerja yang terjadi selama ia mewakili perusahaan menjadi fokus diskusi. Iskandar menjelaskan bahwa selama masa kuasa, ia terus-menerus menjalani proses penyelidikan dan ditanyakan tentang keterlibatan perusahaan dalam praktik korupsi.
KPK Tetapkan Budiman Bayu Prasojo sebagai Tersangka Baru
Sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi terkait impor barang. Salah satunya adalah Budiman Bayu Prasojo (BBP), Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC, yang baru saja ditunjuk sebagai tersangka tambahan. Penetapan ini menunjukkan bahwa investigasi terus berkembang dan menyasar lebih banyak pihak dalam skema suap tersebut.
Susunan Tersangka Sebelumnya
Sebelum Budiman Bayu Prasojo, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka termasuk Rizal, Direktur Penindakan dan Penyidikan P2 DJBC selama periode 2024–Januari 2026; Sisprian Subiaksono (SIS), Kepala Subdirektorat Intelijen P2 DJBC; dan Orlando Hamonangan (ORL), Kepala Seksi Intelijen DJBC. Selain itu, tiga pihak dari luar instansi pemerintah, yakni John Field, Andri, dan Dedy Kurniawan, juga berstatus tersangka.
Penyebab Tersangka Dikenai Hukuman
Rizal, Sisprian, dan Orlando selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan b UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 605 ayat (2) dan Pasal 606 ayat (2) juncto Pasal 20 dan 21 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Sementara itu, John Field, Andri, dan Dedy Kurniawan, sebagai pemberi suap, disangkakan melanggar Pasal 605 ayat (1) huruf a dan b serta Pasal 606 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023.
Analisis Aliran Dana dalam Skema Suap
Kasus ini mengungkap praktik suap yang melibatkan pihak-pihak dari luar dan dalam instansi bea cukai. Aliran dana dari Blueray Cargo ke PNS DJBC diperkirakan menjadi inti dari pengakuan Iskandar. Pemangkasan kuasa hukum dari John Field menunjukkan bahwa perusahaan berupaya memastikan keberadaan bukti-bukti yang akan diserahkan kepada penyidik.
Proses Investigasi dan Tanggung Jawab Pihak Terkait
KPK terus memperluas penyelid



