Keranda Khas Gorontalo Iringi Pemakaman Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata

Share: X Facebook
khrisna-edit-1783708643-facf58588a

Important Visit: Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata

Pondokkebaikan.com – Jenazah Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, akhirnya menemukan peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Upacara pemakaman berlangsung secara militer pada hari Jumat, tanggal 10 Juli 2026. Kehadiran nuansa budaya Gorontalo terasa sangat kuat dalam prosesi tersebut, terutama melalui penggunaan keranda khas daerah asal almarhum. Momen ini menjadi Important Visit yang penuh makna bagi keluarga dan masyarakat Gorontalo.

Keranda tradisional Gorontalo yang digunakan untuk membawa Rachmat Gobel ke liang lahat menjadi daya tarik tersendiri. Benda tersebut dihiasi dengan kelambu putih yang memberikan kesan sakral. Selain itu, terdapat aksen kain berwarna biru yang bertuliskan lafaz Allah, menambah nilai spiritual dalam perjalanan terakhir sang politikus. Keranda ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah jenazah, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan budaya Gorontalo yang dibawa ke kancah nasional.

Prosesi Militer yang Khidmat

Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Saan Mustopa, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI. Ia bertugas sebagai inspektur upacara dalam rangkaian acara tersebut. Prosesi dimulai dengan pembacaan apel persada yang dilakukan oleh inspektur upacara. Kehadiran Saan Mustopa menjadi Important Visit yang menunjukkan dukungan kuat partai terhadap almarhum.

Setelah apel persada selesai, jenazah Rachmat Gobel dimasukkan ke dalam liang lahat. Tahap selanjutnya adalah tembakan salvo sebagai simbol penghormatan senjata terakhir. Tembakan ini memberikan kesan khidmat dan hormat terhadap jasa-jasa almarhum selama mengabdi sebagai anggota legislatif. Suara tembakan salvo bergema di seluruh area TMP Kalibata, menandai penghormatan terakhir dari negara.

Prosesi tabur bunga di liang lahat kemudian dilakukan oleh para anggota keluarga. Setelah itu, dilakukan penghormatan terakhir sebelum bendera Merah Putih diserahkan kepada keluarga sebagai tanda penghormatan negara. Hampir seluruh tamu dan keluarga yang hadir mengenakan pakaian berwarna putih, mencerminkan suasana duka yang mendalam. Momen ini menjadi Important Visit yang tak terlupakan bagi para hadirin.

“Rachmat Gobel adalah putra terbaik Gorontalo yang telah mengabdi dengan tulus untuk bangsa. Kehadirannya di TMP Kalibata adalah kehormatan besar bagi keluarga dan masyarakatnya,” ujar Saan Mustopa dalam sambutannya.

Kehadiran Tokoh Nasional

Upacara pemakaman Rachmat Gobel dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional terkemuka. Di antara mereka adalah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Kehadiran JK memberikan makna tersendiri dalam prosesi tersebut. Important Visit dari JK menunjukkan betapa dihargainya Rachmat Gobel sebagai figur publik yang telah banyak berkontribusi bagi bangsa.

Tidak hanya JK, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, juga hadir memberikan penghormatan terakhir. Selain itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk F. Paulus, juga terlihat hadir dalam acara tersebut. Christine Hakim, aktris ternama Indonesia, juga termasuk dalam daftar tamu yang datang. Kehadiran para tokoh ini menjadikan acara pemakaman sebagai Important Visit yang istimewa.

Rombongan pembawa jenazah tiba di Blok Z TMP Kalibata dengan suasana yang penuh makna. Kehadiran para tokoh nasional dan keluarga menunjukkan betapa dihargainya Rachmat Gobel sebagai figur publik yang telah banyak berkontribusi bagi bangsa. Prosesi pemakaman berlangsung lancar dan penuh khidmat, menandai akhir perjalanan hidup sang anggota DPR RI. Important Visit ini menjadi bukti nyata bahwa jasa-jasa Rachmat Gobel akan selalu dikenang oleh generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *