DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu

Share: X Facebook
83335-anggota-komisi-ix-dpr-ri-yahya-zaini

DPR Sentil OPK BPJS TK Jalan: Kritik Keras Atas Materi Fire Walk yang Tak Relevan

Pondokkebaikan.com – DPR Sentil OPK BPJS TK Jalan setelah video kegiatan berjalan di atas bara api viral di media sosial. Reaksi keras ini datang dari lembaga legislatif yang menilai kegiatan tersebut tidak sesuai dengan tujuan peningkatan kompetensi kerja. Para peserta Program Orientasi Persiapan Kerja (OPK) milik BPJS Ketenagakerjaan terlihat melakukan aktivitas tersebut dengan penuh semangat, namun hal ini justru memicu berbagai tanggapan negatif dari masyarakat dan anggota DPR.

Kejadian ini menjadi sorotan publik yang cukup luas setelah tayangan video menyebar di berbagai platform media sosial. Anggota Komisi IX DPR RI menilai kegiatan berjalan di atas bara api kurang tepat sasaran dan tidak relevan dengan konteks pelatihan sumber daya manusia. Kritik ini muncul karena masyarakat menganggap aksi tersebut konyol dan tidak memiliki hubungan langsung dengan peningkatan kemampuan karyawan BPJS Ketenagakerjaan.

Posisi Yahya Zaini: Materi Tidak Perlu Jika Tidak Relevan

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, secara tegas menyampaikan kritik terhadap materi pelatihan yang dianggapnya tidak sesuai dengan tujuan peningkatan kompetensi kerja. Dalam pernyataannya kepada Suara.com pada hari Jumat, 31 Juli 2026, ia menjelaskan bahwa fokus utama pelatihan seharusnya tertuju pada substansi pekerjaan dan pengembangan keahlian yang benar-benar berkaitan dengan tugas-tugas operasional di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebaiknya materi pelatihan yang tidak ada hubungannya dengan peningkatan kompetensi sebagai karyawan BPJS TK tidak perlu diadakan,” ujar Yahya.

Kritik ini muncul di tengah desakan masyarakat yang menganggap aksi berjalan di atas bara api sebagai sesuatu yang konyol dan tidak relevan dengan konteks pelatihan sumber daya manusia. Komisi IX DPR RI berencana untuk menyampaikan keberatan secara langsung kepada pihak manajemen BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk respons formal atas kegiatan yang dianggap kurang profesional tersebut.

Respons BPJS Ketenagakerjaan dan Penjelasan Lengkap

Di sisi lain, BPJS Ketenagakerjaan memberikan penjelasan bahwa seluruh rangkaian kegiatan orientasi yang kini menjadi viral telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Perusahaan memastikan bahwa setiap aktivitas dilakukan dengan pendampingan instruktur yang kompeten serta mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan bagi seluruh peserta yang terlibat.

Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Erfan Kurniawan, menjelaskan bahwa OPK disusun secara terstruktur, sistematis, dan terukur melalui berbagai metode pembelajaran yang saling melengkapi. Metode-metode ini mencakup baik sesi di dalam kelas maupun aktivitas di luar kelas yang bertujuan membangun berbagai kompetensi penting.

“Dalam pelaksanaannya, OPK disusun secara terstruktur, sistematis, dan terukur melalui berbagai metode pembelajaran yang saling melengkapi, baik di dalam kelas maupun di luar kelas,” kata Erfan.

Menurut Erfan, tujuan dari metode pembelajaran tersebut adalah untuk membangun kompetensi teknis, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, komunikasi, disiplin, kemampuan beradaptasi, hingga kepedulian sebagai bekal bagi peserta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Evaluasi ke Depan dan Implikasi Program OPK

Yahya Zaini menegaskan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi penting dalam rapat-rapat mendatang. Tujuannya adalah agar program serupa tidak terulang kembali dan dapat diganti dengan kurikulum yang lebih bermanfaat secara profesional bagi calon karyawan. Ia juga menambahkan bahwa catatan kritis ini akan menjadi dasar perbaikan untuk masa depan.

“Jadi catatan ke depan sebagai perbaikan,” tegas Yahya.

BPJS Ketenagakerjaan juga memastikan bahwa setiap kegiatan dalam OPK selalu didampingi oleh instruktur yang kompeten. Seluruh rangkaian program dilaksanakan melalui prosedur yang telah dipersiapkan sebelumnya, dengan penekanan kuat pada aspek keselamatan dan keamanan peserta selama proses pelatihan berlangsung.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana lembaga pemerintah perlu terus mengevaluasi program-programnya agar tetap relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi publik. Dengan adanya masukan dari DPR, BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat melakukan penyesuaian yang tepat untuk meningkatkan kualitas pelatihan di masa mendatang.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa itu OPK BPJS Ketenagakerjaan? OPK atau Program Orientasi Persiapan Kerja adalah program pelatihan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk mempersiapkan calon karyawan baru sebelum mereka mulai bekerja. Program ini mencakup berbagai materi pelatihan baik di dalam kelas maupun aktivitas di luar kelas.

Mengapa kegiatan fire walk dikritik oleh DPR? DPR mengkritik kegiatan fire walk karena dianggap tidak relevan dengan tujuan peningkatan kompetensi kerja. Menurut Yahya Zaini, materi pelatihan seharusnya fokus pada substansi pekerjaan yang berkaitan langsung dengan tugas-tugas operasional di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan.

Kapan kegiatan OPK dengan fire walk ini terjadi? Kegiatan OPK dengan aktivitas berjalan di atas bara api ini terjadi pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Video kegiatan tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari publik.

Bagaimana respons BPJS Ketenagakerjaan terhadap kritik DPR? BPJS Ketenagakerjaan melalui Deputi Komunikasi Erfan Kurniawan menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan orientasi telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Perusahaan memastikan bahwa setiap aktivitas dilakukan dengan pendampingan instruktur yang kompeten.

Apa yang akan dilakukan DPR setelah memberikan kritik? Komisi IX DPR RI berencana untuk menyampaikan keberatan secara langsung kepada pihak manajemen BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, insiden ini akan menjadi bahan evaluasi penting dalam rapat-rapat mendatang untuk perbaikan program ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *