Pria Penendang Wanita di Senayan City Bakal Diperiksa Kejiwaan

65337-pelaku-penganiayaan-wanita-di-mal-senayan-city

RS Akan Jalani Pemeriksaan Kejiwaan Usai Kasus Penendangan di Senayan City

Pondokkebaikan.com – Penyidik Polda Metro Jaya menyiapkan pemeriksaan kejiwaan terhadap RS (44), pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penendangan terhadap seorang perempuan di Mal Senayan City, Jakarta Pusat. Langkah ini ditempuh untuk mendalami alasan serta kondisi yang melatarbelakangi tindakan kekerasan tersebut.

RS kini telah ditahan di Rumah Tahanan Mapolda Metro Jaya. Penyidikan masih berlangsung untuk melengkapi berkas perkara, sementara koordinasi dengan jaksa penuntut umum juga terus dilakukan sebelum perkara memasuki tahapan berikutnya.

Kasus ini mencuat setelah rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan insiden tersebut tersebar luas di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, ketika korban berinisial T tengah mengantre membeli makanan di pusat perbelanjaan tersebut.

Dalam rekaman yang beredar, RS terlihat berada di posisi duduk di belakang korban. Tanpa didahului pertengkaran yang tampak dalam video, ia kemudian menendang perempuan tersebut. Insiden di ruang publik itu memicu perhatian luas karena korban disebut mengalami trauma psikis.

Penyidik Dalami Tindakan Impulsif

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menjelaskan, pemeriksaan psikologis terhadap tersangka masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik. Fokusnya adalah memahami motif RS saat melakukan kekerasan terhadap korban.

“Kita dari penyidik tidak menutup peluang melakukan pemeriksaan terhadap psikologi dari pelaku,” kata Putu kepada wartawan, Senin (21/9/2026).

RS mengaku kesal karena merasa keberadaan korban menghalanginya ketika sedang makan. Keterangan tersebut tengah diuji melalui pemeriksaan saksi dan pemeriksaan terhadap tersangka sendiri. Polisi ingin memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai alasan tindakan yang diduga dilakukan secara spontan itu.

“Untuk lebih memastikan seperti apa tindakan impulsif yang dilakukan oleh pelaku sehingga melakukan kekerasan di publik dan terhadap seorang wanita,” jelas Putu dia.

Pemeriksaan kejiwaan tidak serta-merta mengubah status hukum tersangka. Proses tersebut digunakan penyidik untuk memperdalam unsur motif dan memahami rangkaian peristiwa yang terjadi di lokasi. Penanganan perkara tetap berjalan sesuai prosedur pidana yang sedang ditempuh.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang kita periksa, juga kita sudah melaksanakan pemeriksaan terhadap pelaku. Kesimpulan sementara yang kita dapatkan terhadap motif bahwa pelaku merasa terganggu dengan keberadaan korban,” imbuhnya.

Ditangkap di Penjaringan

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap RS pada Jumat, 18 September 2026. Penangkapan dilakukan di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, beberapa hari setelah kejadian di Senayan City menjadi sorotan publik.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, RS dijerat dengan Pasal 351 KUHP terkait dugaan penganiayaan. Polisi menahan tersangka di Rutan Mapolda Metro Jaya selama kebutuhan penyidikan masih berlangsung.

“Saat ini sedang berproses penyidikan untuk kelengkapan berkas perkara dan mengoordinasikan dengan jaksa penuntut umum,” ucapnya.

Penyusunan berkas perkara menjadi tahap penting untuk merangkum keterangan saksi, hasil pemeriksaan tersangka, bukti elektronik, serta temuan lain yang relevan. Rekaman CCTV yang viral dapat menjadi bagian dari materi yang didalami penyidik untuk merekonstruksi situasi saat penendangan terjadi.

Kasus ini juga kembali menyoroti pentingnya keamanan dan rasa aman bagi pengunjung di ruang publik, termasuk area antrean makanan di pusat perbelanjaan. Antrean yang padat atau ketidaknyamanan pribadi tidak dapat menjadi pembenaran untuk melakukan tindakan fisik terhadap orang lain.

Bagi korban kekerasan di ruang umum, dampak yang dirasakan tidak selalu terbatas pada luka fisik. Trauma psikis dapat muncul setelah seseorang mengalami serangan mendadak, terlebih saat kejadian berlangsung di hadapan banyak orang. Dalam perkara ini, kondisi korban menjadi salah satu aspek yang turut mendapat perhatian setelah insiden tersebut viral.

Penanganan kepolisian terhadap RS kini berfokus pada kelengkapan alat bukti dan pendalaman motif. Pemeriksaan kejiwaan yang direncanakan diharapkan memberi penjelasan tambahan mengenai tindakan tersangka, tanpa mengesampingkan proses hukum atas dugaan kekerasan yang terjadi di Mal Senayan City.

Frequently Asked Questions

What is Pria Penendang Wanita di Senayan City?

Pria Penendang Wanita di Senayan City is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pria Penendang Wanita di Senayan City matter?

Pria Penendang Wanita di Senayan City matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *