Special Plan: HKBP matangkan persiapan HUT ke-165 di GBK

HKBP Matangkan Persiapan HUT ke-165 di GBK

Special Plan – Jakarta – Untuk memastikan acara berjalan lancar, tim penyelenggara nasional Hari Ulang Tahun (HUT) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) ke-165 sedang melakukan perencanaan matang. Acara besar ini akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada hari Minggu, 18 Oktober. Sebagai bagian dari persiapan, pimpinan pusat HKBP bersama seluruh anggota panitia mengunjungi lokasi acara langsung pada Kamis, 21 Mei. Pengunjungan tersebut dipimpin oleh Ephorus HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, dan Ketua Umum Panitia Nasional HUT HKBP ke-165, Effendi Muara Sakti Simbolon.

Peninjauan Stadion Utama Gelora Bung Karno

Dalam kunjungan ke GBK, rombongan panitia melakukan inspeksi menyeluruh terhadap berbagai aspek yang penting. Mereka mengawasi area utama untuk ibadah, jalur masuk dan keluar jemaat, penggunaan teknologi multimedia, serta persiapan siaran langsung melalui televisi. Effendi menyampaikan bahwa fokus utama mereka adalah memastikan ibadah raya yang akan dihadiri sekitar 100 ribu jemaat berlangsung secara khidmat. “Kami sudah fokus menyusun rencana agar kegiatan ini berjalan mulus dan bisa dirasakan oleh seluruh umat HKBP di seluruh dunia,” jelasnya.

“Kita akan menyiarkan secara langsung agar bisa diikuti sekitar delapan juta umat HKBP di seluruh dunia,”

kata Effendi, menjelaskan bahwa acara ini juga akan disiarkan melalui tiga stasiun televisi nasional. Tujuannya, agar jemaat yang tidak dapat hadir secara langsung tetap merasakan kehadiran Tuhan dalam perayaan tersebut. Dengan pendekatan ini, HKBP berharap masyarakat dari berbagai negara tetap terhubung dalam momen penting ini.

Lihat Juga :   Key Strategy: Anggota DPR minta reklamasi Pulau Serangan dihentikan sementara

Makna HUT HKBP dalam Sejarah Perayaan

Effendi menegaskan bahwa HUT HKBP tidak hanya menjadi kesempatan untuk merayakan hari jadi, tetapi juga memiliki makna spiritual yang dalam. “Ini adalah momen untuk berterima kasih kepada Tuhan atas perjalanan 165 tahun HKBP,” ujarnya. Menurutnya, sejak 165 tahun lalu, para misionaris telah membawa ajaran kekristenan ke tanah Batak. Perayaan ini menjadi kesempatan untuk mengingat perjalanan gereja tersebut sekaligus memohon bantuan Tuhan bagi generasi mendatang.

Di sisi lain, Pdt. Victor Tinambunan menekankan pentingnya kunjungan ke GBK sebagai langkah awal untuk menguji kesiapan acara. “Kunjungan ini bertujuan agar seluruh proses persiapan dan pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar, serta menerima bimbingan Tuhan,” kata dia. Victor menyampaikan bahwa perayaan HUT HKBP kali ini merupakan ibadah pengucapan syukur, bukan sekadar acara pesta yang meriah.

“Ibadah ini merupakan pengucapan syukur, bukan pesta besar-besaran yang meriah. Yang lebih ditekankan adalah ibadah pengucapan syukur, mengingat bagaimana Tuhan mengutus para misionaris dulu hingga HKBP bisa sampai sekarang,”

ujarnya. Menurut Victor, GBK dipilih karena memiliki kemampuan untuk menampung jemaat dalam jumlah besar. Ia juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat hadir untuk menyampaikan dukungan kepada gereja dalam perayaan ini.

Kegiatan Khusus dalam Ibadah Raya

Rencananya, ibadah raya akan dimulai dengan pra-ibadah yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB. Selama pra-ibadah, beberapa kegiatan rohani akan ditampilkan, termasuk paduan suara, penampilan angklung dari generasi lansia, serta hiburan lain yang mencerminkan kebhinekaan dan kekayaan budaya Batak. Aktivitas tersebut bertujuan untuk menciptakan suasana penuh makna sebelum ibadah utama yang akan berlangsung sore hari.

Ibadah utama dan Perjamuan Kudus rencananya akan dimulai saat matahari terbenam dan berlangsung hingga malam hari. Selain itu, acara ini juga akan melibatkan perwakilan dari 32 distrik HKBP di seluruh Indonesia. Partisipasi dari berbagai distrik tersebut menunjukkan komitmen gereja untuk memperkuat hubungan antar jemaat dan masyarakat. Tidak hanya itu, para tokoh lintas agama serta pimpinan gereja internasional juga dijadwalkan hadir sebagai bentuk kebersamaan dalam merayakan keberadaan HKBP.

Lihat Juga :   Kebijakan Baru: Prajurit Satgas Yonif 511/DY bangun rumah warga Konikme Lanny Jaya

Harapan dan Tujuan Utama

Dalam menyambut HUT ke-165, HKBP mengharapkan acara ini bisa menjadi momentum untuk menyampaikan pesan persatuan kepada bangsa Indonesia. Effendi menjelaskan bahwa kehadiran jemaat dari berbagai negara melalui siaran langsung akan memberikan dampak yang luas. “Dengan membagikan pengalaman dan kegiatan yang kami siapkan, kami berharap masyarakat internasional dapat lebih memahami peran HKBP dalam kehidupan spiritual dan sosial bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Victor menambahkan bahwa HKBP terus menjalankan misinya untuk melayani jemaat dan masyarakat secara luas. “Seluruh panitia harus menjaga kekhidmatan dan mengutamakan tujuan ibadah,” katanya. Menurut Victor, keberhasilan perayaan ini bergantung pada kerja sama yang baik antar anggota panitia. Ia juga menyebutkan bahwa GBK adalah tempat yang unik, karena selain menjadi pusat kegiatan besar, juga memiliki makna sejarah dalam perjalanan HKBP.

Persiapan yang telah dilakukan oleh panitia nasional HKBP mencakup berbagai langkah teknis. Selain memastikan ketersediaan fasilitas, mereka juga melakukan uji coba terhadap alur acara, termasuk bagian dari Perjamuan Kudus. Selain itu, semua alat komunikasi dan teknologi siaran akan diperiksa secara menyeluruh agar tidak ada hambatan saat acara berlangsung. “Ini adalah langkah untuk memastikan tidak ada hal yang terlewat dalam merayakan hari bersejarah ini,” kata Victor.

Dengan memperhatikan detail kecil seperti jalur masuk, pengaturan tempat duduk, dan keselamatan jemaat, panitia nasional HKBP menunjukkan komitmen tinggi untuk menyelenggarakan acara yang sukses. Effendi menegaskan bahwa keberhasilan acara ini akan menjadi bahan evaluasi bagi masa depan HKBP. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagaimana pelayanan gereja bisa dilakukan dengan baik dan menginspirasi jemaat lain,” ujarnya.