1.954 jiwa korban bencana di Aceh Timur masih berada di pengungsian
1.954 Jiwa Korban Bencana di Aceh Timur Masih Berada di Pengungsian
Banda Aceh (ANTARA) – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyampaikan bahwa hingga kini masih ada 1.954 jiwa dari 601 keluarga yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. Bupati mengungkapkan, jumlah ini mencakup warga yang mengungsi di berbagai lokasi.
Distribusi Pengungsian di Tiga Kecamatan
Pengungsian korban bencana tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pante Bidari, Serbajadi, dan Simpang Jernih. Total ada 13 titik pengungsian yang terdiri dari berbagai desa.
“Hingga saat ini, ada 601 keluarga dengan 1.954 jiwa masyarakat yang masih berada di tempat pengungsian akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi di akhir November 2025,” tutur Iskandar Usman Al-Farlaky.
Kecamatan Pante Bidari
Pante Bidari menjadi kecamatan dengan jumlah titik pengungsian terbesar, yaitu tujuh titik yang meliputi empat desa. Desa pertama adalah Gampong Sah Raja, dengan 712 jiwa dari 239 keluarga yang mengungsi secara mandiri di tenda milik keluarga. Lokasi pengungsian di desa ini terbagi menjadi tiga titik di Dusun Pureng, Dusun Sarah Gala, dan Dusun Sarah Raja.
Di Gampong Pante Labu, terdapat satu titik pengungsian yang menampung 10 keluarga atau 39 jiwa. Mereka bermukim di meunasah Dusun Bahagia. Sementara di Gampong Alue Ie Mirah, ada 18 jiwa dari lima keluarga yang mengungsi di satu titik.
Di Gampong Sijudo, jumlah pengungsi mencapai 160 jiwa dari 40 keluarga, terbagi dalam dua titik. Warga di dua desa tersebut mengungsi secara mandiri menggunakan tenda.
Kecamatan Serbajadi
Pengungsian di Kecamatan Serbajadi berjumlah lima titik. Satu di antaranya berada di Dusun Karang Kuda, Gampong Bunin, dengan 372 jiwa dari 100 keluarga. Dusun Peukan Lokop dan Gampong Lokop masing-masing menampung 47 jiwa dari 27 keluarga. Warga di kedua lokasi ini mengungsi di kantor kepala desa.
Satu titik pengungsian di Dusun Bugak, Gampong Sunti, menerima 187 jiwa dari 50 keluarga. Pengungsi berada di Balai Adat Desa Sekualan. Selain itu, di Gampong Umah Taring, 180 jiwa dari 55 keluarga mengungsi di SD Loot Jering. Di Dusun Tembolon, Gampong Ujung Karang, terdapat satu titik dengan 18 jiwa dari lima keluarga yang mengungsi mandiri.
Kecamatan Simpang Jernih
Dalam Kecamatan Simpang Jernih, hanya ada satu titik pengungsian. Lokasinya berada di Gampong Ranto Panjang, dengan 221 jiwa dari 70 keluarga yang menggunakan rumah darurat sebagai tempat berlindung.