Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang
Latest Program – Di sebuah ruang makan di SRMP 17 Tabanan, suasana yang sebelumnya hening kini berubah menjadi hangat dan penuh semangat. Orang tua serta para siswa yang hadir tampak tertegun saat Presiden Prabowo Subianto duduk di tengah-tengah mereka, membagi makan siang dengan menu yang sama seperti kebiasaan biasa. Senyum gugup dan penuh harapan menghiasi wajah mereka, karena momen ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan tokoh nasional yang selama ini dianggap sebagai inspirasi.
Salah satu momen yang paling mencolok terjadi saat Presiden Prabowo mendekati Gede Fransiskus Fatubun, siswa yang menjadi pemimpin dalam acara tersebut. Ia dengan hati-hati mengatur seragam Frans, memastikan tidak ada kerumunan di bagian lengan atau kancing yang terlepas. Gerakan ini menunjukkan kepedulian khusus terhadap anak-anak yang duduk di sekitarnya, sementara ucapan ringan yang terlempar dari mulutnya menciptakan suasana akrab. “Tidak apa-apa, kalian harus rapi sebelum makan,” kata Prabowo sambil tersenyum lebar, seolah ingin menenangkan ketegangan yang mungkin terjadi di antara para siswa.
Dalam beberapa menit, acara berubah dari suasana serius ke santai. Prabowo meminta anak-anak untuk memulai dengan doa bersama, lalu mengajak mereka menikmati makan siang. “Silakan, lanjut. Silakan makan,” ujarnya sambil mengangkat piring, menunjukkan sikap yang terbuka dan murah senyum. Doa yang dipimpin oleh Fransiskus Fatubun berlangsung khidmat, dengan suara lantang dan serius, meski di antara anak-anak ada yang masih bercerita sambil menunggu giliran mereka untuk berbicara.
“Duduk siap! Sebelum kita makan, marilah kita berdoa sesuai kepercayaan dan keagaaman masing-masing. Berdoa mulai,” pimpin Frans.
Moment tersebut memberikan kesan mendalam bagi para orang tua yang hadir. Mereka melihat anak-anak mereka berubah menjadi lebih percaya diri, seolah bertemu dengan sosok yang bisa memahami kebutuhan mereka. Prabowo sendiri tampak menikmati suasana kekeluargaan yang tercipta, sambil bercengkerama dengan beberapa siswa yang duduk di sebelahnya. Kebiasaan ini tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan.
Kunjungan yang Berkesan
Kehadiran Presiden Prabowo di SRMP 17 Tabanan bukan sekadar rangkaian kegiatan rutin, melainkan bagian dari upaya untuk memberikan perhatian khusus pada dunia pendidikan. Di sela-sela acara makan, ia sempat berbicara singkat tentang pentingnya makanan bergizi bagi pertumbuhan anak-anak. “Anak-anak harus diberi makan yang cukup, karena ini bagian dari langkah besar untuk memastikan mereka tumbuh sehat dan berkembang secara optimal,” katanya sambil menunjuk menu yang disajikan.
Program Makanan Bergizi Gratis, yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, menjadi sorotan utama dalam kunjungan ini. Di SRMP, makanan disajikan dengan takaran nutrisi yang disesuaikan untuk kebutuhan tiap siswa. Dalam sehari, mereka menerima tiga kali makan berat dan dua kali kudapan, menjadikan asupan gizi mereka lebih terjamin. “Dari pagi hingga malam, anak-anak diberi makanan yang seimbang,” tambah Prabowo, yang menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya memperbaiki kesehatan fisik, tetapi juga meningkatkan fokus dan energi belajar.
Keberhasilan program ini terlihat dari perubahan fisik yang signifikan pada siswa. Dalam 11 bulan program berjalan, beberapa anak yang sebelumnya kurus dan lemah kini tampak lebih bugar. Keceriaan mereka mengalir dalam setiap langkah, sementara keberhasilan program ini juga mendapat apresiasi dari para orang tua. “Anak saya sekarang lebih aktif dan bersemangat belajar,” kata salah satu orang tua, yang tampak bahagia saat melihat perubahan positif pada putra atau putrinya.
Salah satu siswa yang menjadi contoh nyata perubahan ini adalah Gede Fransiskus Fatubun. Dulu, dia sering terlihat terpaku pada makanan yang tidak cukup bergizi, namun kini ia bisa bermain dengan lebih bebas. “Sebelum program ini, saya selalu merasa lapar di siang hari. Sekarang, saya bisa tetap fokus di kelas,” ungkap Frans, yang tersenyum saat berbicara. Perubahan ini tidak hanya terasa di tubuh, tetapi juga di mental, karena kebutuhan fisik yang terpenuhi memengaruhi kualitas hidup sehari-hari.
Di SRMP 17 Tabanan, makanan bergizi bukan hanya kebijakan pemerintah, tetapi juga bentuk komitmen masyarakat lokal untuk mendukung pendidikan anak-anak. Banyak dari para orang tua yang berpartisipasi secara aktif dalam memastikan menu yang disajikan sesuai standar gizi. Mereka menganggap program ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial yang harus dijaga bersama. “Kita semua ingin anak-anak Tabanan tumbuh sehat dan berprestasi,” kata salah satu guru yang hadir, menambahkan bahwa program ini juga menjadi contoh bagus untuk sekolah-sekolah lain.
Kunjungan Prabowo ke SRMP 17 Tabanan berakhir dengan penuh harap. Ia berharap program ini bisa diterapkan di seluruh Indonesia, sehingga setiap anak memiliki akses ke makanan yang layak. “Kita tidak bisa mengabaikan makanan, karena ini menjadi fondasi utama untuk kehidupan yang lebih baik,” katanya, menutup acara dengan pesan yang sederhana namun berkesan. Momen ini menjadi bukti bahwa kebijakan pendidikan tidak hanya berupa kurikulum, tetapi juga tentang menjaga kesejahteraan anak-anak di setiap aspek kehidupan mereka.



