TPG Guru Non-ASN Ditargetkan Cair Senin, SP2D Disebut Sudah Siap

83238-ilustrasi-guru-unsplashfajar-herlambang

TPG Guru Non ASN Ditargetkan Cair Senin, SP2D Disebut Sudah Siap

Pondokkebaikan.com – TPG Guru Non ASN Ditargetkan mulai masuk ke rekening penerima pada Senin, 19 Oktober 2026. Kabar tersebut disampaikan setelah Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari Kementerian Keuangan disebut telah siap, sehingga proses penyaluran tunjangan profesi bagi guru non-ASN diharapkan dapat segera direalisasikan.

Informasi ini menjadi perhatian para guru non-ASN yang masih menantikan hak tunjangan profesi mereka. Kesiapan anggaran dan dokumen pencairan dinilai sebagai tahapan penting sebelum dana benar-benar ditransfer ke rekening penerima yang memenuhi persyaratan.

SP2D dari Kementerian Keuangan telah siap

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengatakan jadwal penyaluran tersebut diperoleh melalui koordinasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Keuangan, serta Komisi X DPR RI. Menurutnya, anggaran untuk pembayaran tunjangan guru non-ASN sudah tersedia.

“Anggarannya sudah ada. Tolong jangan ditahan-tahan karena ini kebutuhan bagi guru-guru kita dan hak mereka untuk menerima itu,” tegas Lalu Hadrian.

Lalu Hadrian, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB 2 Pulau Lombok, menyebut dirinya menerima informasi langsung dari Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Informasi itu menyatakan bahwa SP2D telah disiapkan pada malam sebelumnya.

“Kemarin saya ditelepon oleh Dirjen Anggaran, menyampaikan malam lalu SP2D-nya sudah siap. Insya Allah Senin cair di rekening penerima,” ujar Lalu Hadrian di Mataram, Senin.

SP2D merupakan dokumen yang diperlukan dalam tahapan pencairan anggaran. Dengan dokumen tersebut disebut telah tersedia, proses penyaluran tunjangan diharapkan memasuki tahap transfer kepada para guru penerima. Meski demikian, dana baru dapat diterima setelah seluruh proses perbankan dan administrasi berjalan lancar.

Pencairan sempat menunggu hari kerja berikutnya

Target pencairan TPG Guru Non ASN Ditargetkan pada Senin karena proses sebelumnya tidak dapat langsung diselesaikan pada Jumat. SP2D disebut diterima pada waktu yang sudah terlalu sore, sehingga transfer dana belum bisa dilakukan pada hari yang sama.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan anggaran belum otomatis membuat dana masuk ke rekening penerima. Tahapan administrasi, waktu penerbitan dokumen, dan mekanisme transfer tetap memengaruhi kecepatan realisasi pembayaran tunjangan profesi guru.

Karena itu, guru non-ASN perlu memahami bahwa jadwal pencairan merupakan target penyaluran. Apabila terdapat proses teknis yang berlangsung di masing-masing jalur pembayaran, penerimaan dana pada rekening dapat mengikuti kelancaran pelaksanaan transfer tersebut.

Koordinasi Kemendikdasmen, Kemenkeu, dan DPR

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti sebelumnya menyampaikan bahwa transfer tunjangan profesi bagi guru non-ASN akan mulai dilakukan pada pekan berikutnya. Ia menilai kerja sama antarlembaga berperan dalam mempercepat penyelesaian tahapan pencairan.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Keuangan, dan juga teman-teman di DPR. Insya Allah mulai pekan depan tunjangan guru non-ASN mulai dapat ditransfer,” kata Abdul Mu’ti.

Dalam alur tersebut, Kemendikdasmen berkaitan dengan kebutuhan dan data penerima tunjangan. Sementara itu, Kementerian Keuangan menangani tahapan pencairan anggaran. DPR melalui Komisi X turut melakukan koordinasi dan menyuarakan agar hak guru dapat disalurkan tanpa penundaan.

Bagi penerima, target pencairan pada 19 Oktober 2026 memberi sinyal bahwa penyaluran berada pada tahap akhir. Namun, guru tetap perlu menunggu dana benar-benar tercatat di rekening masing-masing karena pelaksanaan transfer dapat berlangsung secara bertahap.

Hal yang Perlu Diperhatikan Guru Penerima

Guru yang menantikan tunjangan profesi dapat memastikan informasi rekening yang digunakan dalam proses penyaluran telah sesuai. Ketepatan data rekening penting agar dana yang ditransfer tidak mengalami hambatan saat proses pencairan dilaksanakan.

Selain itu, penerima sebaiknya mengikuti pengumuman resmi dari instansi pendidikan terkait. Informasi resmi dapat membantu guru memperoleh perkembangan terbaru apabila terdapat penyesuaian teknis dalam pelaksanaan transfer.

Dengan anggaran yang disebut tersedia dan SP2D yang telah siap, harapan kini tertuju pada kelancaran transfer dana. TPG Guru Non ASN Ditargetkan cair pada Senin diharapkan dapat segera diterima oleh guru yang berhak tanpa kendala administrasi.

FAQ TPG Guru Non-ASN

Kapan TPG guru non-ASN ditargetkan cair?

Pencairan ditargetkan mulai dilakukan pada Senin, 19 Oktober 2026, setelah SP2D dari Kementerian Keuangan disebut telah siap.

Apakah semua dana langsung masuk pada waktu yang sama?

Penerimaan dana tetap bergantung pada kelancaran tahapan transfer dan proses administrasi. Karena itu, waktu dana masuk ke rekening dapat mengikuti pelaksanaan penyaluran.

Apa yang perlu dilakukan guru jika dana belum masuk?

Guru dapat memastikan data rekeningnya sesuai dan memantau informasi resmi dari pihak terkait mengenai perkembangan penyaluran tunjangan profesi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *