Ada Unsur Kesengajaan? Polisi Periksa 18 CCTV di Balik Ledakan Maut Pasar Cimanggis

41340-ledakan-di-pasar-cimanggis-tangerang-selatan

Polisi Periksa 18 CCTV untuk Ungkap Ledakan Maut di Pasar Cimanggis

Pondokkebaikan.com – Ada Unsur Kesengajaan Polisi Periksa 18 CCTV menjadi salah satu fokus penyelidikan Polda Metro Jaya dalam mengungkap ledakan maut di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri, polisi mengamankan rekaman dari 18 kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

Ledakan yang terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2026, itu mengakibatkan 13 orang menjadi korban. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 11 korban lain masih menjalani perawatan medis di tiga rumah sakit hingga Kamis, 15 Oktober 2026.

Pemeriksaan CCTV dilakukan untuk menggambarkan situasi sebelum ledakan, termasuk aktivitas di area bangunan yang terdampak. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab pasti insiden tersebut dan masih mendalami seluruh temuan di tempat kejadian perkara.

18 CCTV dan Perangkat Perekam Diamankan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Imron Ermawan mengatakan pengamanan kamera pengawas dilakukan saat olah tempat kejadian perkara kedua pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kamera-kamera tersebut berasal dari sejumlah titik dan memiliki sudut pengambilan gambar yang berbeda, termasuk dari area dalam bangunan terdampak ledakan.

"Kurang lebih ada 18 unit CCTV kita amankan dalam proses penyelidikan," kata Imron di Tangerang Selatan, Banten.

Selain unit kamera, petugas juga menyita perangkat perekam atau decoder. Perangkat tersebut diperlukan untuk membuka dan menelusuri rekaman yang tersimpan, sehingga penyidik dapat memeriksa kronologi aktivitas sebelum peristiwa terjadi.

Menurut Imron, langkah ini penting untuk menjawab apakah ledakan dipicu oleh kejadian yang tidak disengaja atau terdapat unsur lain yang perlu didalami. Karena itu, pertanyaan mengenai ada unsur kesengajaan polisi periksa 18 CCTV masih berada dalam tahap penyelidikan.

"Akan kita buka untuk mengetahui isi dari tempat terjadinya ledakan itu. Apakah sesuatu hal yang disengaja atau tidak disengaja," ujarnya.

Tabung Gas Etilen dan Dinamo Diperiksa Puslabfor

Dalam olah TKP, tim Puslabfor Bareskrim Polri juga menemukan sejumlah komponen yang diduga berkaitan dengan sumber ledakan. Temuan tersebut meliputi tabung gas etilen berkapasitas 50 kilogram, potongan selang penyalur gas, serta sebuah dinamo.

Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Jakaria Sembiring mengatakan tabung yang ditemukan merupakan tabung gas etilen. Tim forensik akan memeriksa lebih lanjut kondisi tabung, selang, instalasi listrik, dan dinamo di lokasi.

"Kami menemukan ada sebuah tabung, tabung gas isi 50 kilo. Itu tabung gas etilen," ujarnya.

Pemeriksaan instalasi listrik dan dinamo dilakukan untuk melihat kemungkinan kerusakan yang berpotensi menimbulkan percikan api. Penyidik dan tim laboratorium forensik belum menyatakan bahwa salah satu temuan tersebut menjadi penyebab ledakan.

Jakaria menyebut pusat ledakan mulai mengerucut pada sebuah ruangan yang digunakan untuk mematangkan buah pisang. Ruangan itu dikenal sebagai area refine, namun penyelidikan teknis masih diperlukan sebelum polisi menetapkan penyebab maupun kemungkinan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Penyebab Ledakan Masih Dalam Penyelidikan

Polisi menegaskan proses pemeriksaan belum selesai. Rekaman dari 18 CCTV, perangkat decoder, tabung gas etilen, selang, dinamo, serta kondisi kelistrikan akan dianalisis sebagai bagian dari rangkaian penyelidikan.

Ada unsur kesengajaan polisi periksa 18 CCTV bukanlah kesimpulan akhir, melainkan arah pendalaman untuk memastikan apa yang terjadi sebelum dan saat ledakan. Hasil pemeriksaan forensik dan rekaman pengawas akan menjadi bahan penting bagi penyidik untuk menyusun kronologi secara utuh.

FAQ Ledakan Pasar Cimanggis

Berapa jumlah korban ledakan di Pasar Cimanggis?

Hingga Kamis, 15 Oktober 2026, polisi mencatat 13 orang menjadi korban. Dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya menjalani perawatan di tiga rumah sakit.

Mengapa polisi mengamankan 18 CCTV?

Polisi mengamankan 18 CCTV untuk menelusuri aktivitas sebelum ledakan terjadi, menyusun kronologi, dan mendalami kemungkinan apakah insiden tersebut disengaja atau tidak disengaja.

Apa saja barang yang ditemukan di lokasi ledakan?

Tim Puslabfor menemukan tabung gas etilen berkapasitas 50 kilogram, potongan selang penyalur gas, dan sebuah dinamo. Seluruh temuan masih diperiksa dalam penyelidikan.

Apakah penyebab ledakan sudah dipastikan?

Belum. Polisi masih memeriksa rekaman CCTV, perangkat perekam, instalasi listrik, dinamo, serta barang-barang lain yang ditemukan di lokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *