Legislator: CCTV di DKI perlu ditambah untuk meningkatkan keamanan
Legislator: CCTV di DKI perlu ditambah untuk meningkatkan keamanan
Jakarta – Kevin Wu, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, menyarankan penambahan kamera pengawas atau “Closed Circuit Television” (CCTV) sebagai upaya meningkatkan kualitas keamanan warga ibu kota. Menurutnya, keberadaan CCTV saat ini masih jauh dari memadai, dengan jumlah titik yang hanya sekitar 1.494 di seluruh wilayah DKI. “Riset dari PricewaterhouseCoopers (PwC) tahun 2017 menunjukkan Jakarta idealnya memiliki sekitar 70 ribu titik CCTV,” jelas Kevin dalam wawancara di Jakarta, Senin.
“Dengan data dari PwC, jumlah kamera saat ini baru mencapai 2 persen dari target ideal. Hal ini menjadi indikator bahwa pengawasan di kota ini belum cukup,” tuturnya.
Kevin menilai kekurangan CCTV berkontribusi pada tingginya kasus kriminal seperti premanisme dan parkir liar. Ia mengapresiasi peran masyarakat yang aktif merekam kejahatan dan menyebarkan video viral, tetapi menilai hal itu menggambarkan kinerja Pemprov DKI Jakarta belum optimal.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewajibkan gedung dengan lantai di atas empat untuk terhubung ke sistem CCTV yang dikelola pemerintah. “Ini langkah penting dalam mengintegrasikan pengawasan di seluruh kota,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Sabtu (4/4).
Dalam program modernisasi keamanan, Pemprov DKI berencana menyatukan data CCTV untuk memantau situasi lebih cepat. Integrasi ini diharapkan meningkatkan efektivitas penanganan darurat, kejahatan, serta manajemen lalu lintas, hingga mencakup wilayah kecamatan dan kelurahan.