Propam Polri cek 10 ribu senpi milik personel Polda Kalsel
Propam Polri cek 10 ribu senpi milik personel Polda Kalsel
Di Banjarbaru, Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) serta Staf Logistik Polri melakukan inspeksi terhadap sekitar 10.000 senjata api milik personel Polda Kalimantan Selatan dan 13 Polres yang berada di bawahnya. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh senjata api tidak melanggar ketentuan penggunaan yang berlaku, menurut Ketua Tim Mabes Polri Kombes Pol Agus Halimudin.
“Kami periksa seluruhnya untuk memastikan seluruh senjata api memenuhi standar penggunaan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa proses pengujian mencakup ke lengkapan dokumen, kondisi fisik senjata hingga fungsionalitasnya. Tim dari Propam dan Staf Logistik mengaudit setiap unit secara bertahap, sambil mengonfirmasi data penting kepada pemilik senpi.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada temuan pelanggaran, semua senjata memenuhi standar yang ditetapkan,” tambah Agus.
Menurutnya, senjata api organik dipinjamkan ke personel sehingga harus dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya. “Kurangnya satu amunisi pun harus dijelaskan tujuannya, sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan senjata api,” kata dia.
Selain itu, setiap personel wajib menjalani tes psikologi secara berkala untuk menilai kelayakan dalam mengoperasikan senjata api sesuai tugas. Agus mengingatkan bahwa kesalahan kecil dalam penggunaan senpi bisa berdampak fatal, karena bisa mengancam nyawa. “Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijaga setiap hari,” tegasnya.
Tim Mabes Polri didampingi Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo serta Kasubbid Provos Polda Kalsel AKBP Zaenal Arifien, dan seluruh anggota yang terlibat dalam pemeriksaan.