Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

89302-shopee

QRIS Kian Mengakar di Transaksi Harian, UMKM Jadi Pengguna Terbesar

Pondokkebaikan.com – Pembayaran menggunakan QRIS semakin lekat dengan aktivitas masyarakat Indonesia, dari membeli makanan, berbelanja di minimarket, hingga membayar kebutuhan di warung sekitar. Perluasan penggunaan kode respons cepat ini juga membuka ruang yang lebih besar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah untuk melayani pelanggan yang terbiasa memakai pembayaran digital.

Bank Indonesia terus memperluas pemanfaatan QRIS sebagai bagian dari pembangunan sistem pembayaran yang inklusif dan terhubung. Dukungan dari penyedia jasa pembayaran, termasuk ShopeePay, melengkapi upaya tersebut dengan menyediakan pilihan transaksi digital yang dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan sehari-hari.

Komitmen untuk memperkuat pemakaian QRIS kembali dibahas dalam acara bertajuk “Cara Baru Manfaatkan QRIS: Pengguna & Pengusaha UMKM Pasti Untung” di Jakarta pada 16 September. Forum ini menyoroti manfaat digitalisasi transaksi bagi konsumen maupun pelaku usaha skala kecil.

Mayoritas Merchant QRIS Merupakan UMKM

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Fitria Irmi Triswati, menyampaikan bahwa pemakaian QRIS terus meluas dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan ini mencerminkan semakin banyaknya pilihan pembayaran non-tunai yang tersedia bagi masyarakat.

“Perkembangan QRIS merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk membangun ekosistem pembayaran digital yang semakin inklusif, efisien, aman, dan terintegrasi. Saat ini, 96,69% dari 45,46 juta merchant QRIS merupakan UMKM. Angka ini menunjukkan bahwa manfaat digitalisasi pembayaran semakin luas dirasakan, termasuk bagi pelaku usaha mikro dan kecil dalam mendukung transaksi sehari-hari.”

Angka tersebut memperlihatkan posisi UMKM yang sangat penting dalam ekosistem QRIS. Bagi pemilik usaha, tersedianya kode pembayaran dapat memudahkan penerimaan transaksi tanpa harus menyiapkan uang kembalian. Bagi pelanggan, QRIS memberi alternatif pembayaran yang dapat dipakai pada banyak jenis merchant melalui aplikasi pembayaran yang mereka gunakan.

Adopsi QRIS bukan hanya berkaitan dengan teknologi, melainkan juga perubahan kebiasaan. Ketika pelanggan semakin sering menemukan opsi pembayaran digital di warung, toko kecil, tempat makan, dan gerai ritel, penggunaan QRIS menjadi lebih wajar dalam rutinitas transaksi.

Kolaborasi Ekosistem Memperluas Kebiasaan Digital

Pertumbuhan QRIS melibatkan regulator, penyedia jasa pembayaran, pelaku usaha, serta pengguna. Kerja sama antarpihak ini membuat QRIS berkembang dari pilihan tambahan menjadi salah satu metode pembayaran yang mudah dijumpai.

CEO & Editor in Chief Warta Ekonomi, Muhamad Ihsan, menilai perkembangan tersebut memperlihatkan kedekatan pembayaran digital dengan kegiatan masyarakat. Kehadiran QRIS di usaha kecil turut membantu pelaku bisnis memberi layanan yang praktis bagi konsumen.

“Perkembangan QRIS menunjukkan bagaimana digitalisasi pembayaran semakin dekat dengan aktivitas masyarakat. Kini QRIS tidak hanya mudah ditemukan di merchant besar, tetapi juga di warung dan UMKM sekitar. Bagi pelaku usaha, perkembangan ini membuka kesempatan untuk memberikan pilihan pembayaran yang semakin praktis sekaligus menjangkau konsumen yang semakin terbiasa bertransaksi secara digital.”

Pengalaman itu dirasakan pula oleh Mursid, seorang content creator dan pengguna ShopeePay yang tinggal di Cirebon. Ia melihat QRIS semakin mudah ditemukan, bukan hanya di kotanya, tetapi juga di berbagai daerah lain.

“Sekarang QRIS sudah semakin mudah ditemui di manapun. Tidak cuma di Cirebon tempat saya tinggal, tapi di kota-kota lainnya. Saya sendiri sering pakai untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari makan, ngopi, belanja di minimarket, sampai jajan di warung sekitar. Sebagai pengguna, selain praktis, tentunya kita juga senang kalau dari transaksi yang memang dilakukan sehari-hari bisa mendapatkan manfaat lebih.”

ShopeePay Hadirkan Cashback untuk Pembayaran QRIS

Seiring QRIS semakin digunakan untuk transaksi rutin, ShopeePay menjalankan kampanye Bayar QRIS Pasti Cashback hingga Rp100.000. Program tersebut berlaku di seluruh merchant QRIS, termasuk minimarket, warung, tempat makan, aplikasi, dan UMKM di sekitar pengguna.

Cashback diberikan dalam bentuk saldo ShopeePay yang dapat digunakan kembali untuk transaksi berikutnya. Skema ini dirancang agar pengguna memperoleh nilai tambah saat melakukan pembayaran yang memang menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, menyatakan penggunaan QRIS telah menjadi kebiasaan dalam aktivitas transaksi masyarakat. Kampanye tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan QRIS sekaligus membantu merchant dan UMKM memperoleh lebih banyak pelanggan melalui kanal pembayaran digital.

“QRIS kini sudah menjadi bagian dari kebiasaan transaksi sehari-hari. Seiring penggunaannya yang terus berkembang, kami ingin semakin banyak pengguna dan pelaku usaha merasakan kemudahan yang ditawarkan, sekaligus mendapatkan manfaat lebih dari transaksi sehari-hari. Melalui kampanye ini, kami berharap dapat mendorong lebih banyak pengguna memanfaatkan QRIS sekaligus membantu merchant dan UMKM menjangkau lebih banyak pelanggan melalui pembayaran digital.”

Pilihan Sumber Dana bagi Pengguna

Dalam aplikasi ShopeePay, pembayaran QRIS dapat dilakukan dengan sejumlah sumber dana, yaitu Saldo ShopeePay, SPayLater, SeaBank, kartu kredit, dan kartu debit. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna menentukan metode yang sesuai dengan kebutuhan tiap transaksi.

Pada periode kampanye, pembayaran QRIS memakai SPayLater juga menawarkan diskon 50% di merchant tertentu. Daftar merchant yang disebutkan mencakup Alfamart, Alfamidi, Boost Juice, Indomaret, Miniso, MR DIY, Planet Ban, Point Coffee, Solaria, dan Superindo. Ketentuan promo tetap berlaku untuk setiap penawaran tersebut.

Bertambahnya opsi pembayaran dan insentif transaksi dapat mendorong konsumen untuk makin akrab menggunakan QRIS. Di sisi lain, UMKM yang menerima QRIS memperoleh kesempatan untuk memenuhi ekspektasi pelanggan yang menginginkan proses pembayaran cepat, praktis, dan tanpa ketergantungan pada uang tunai.

Frequently Asked Questions

What is Dorong Ekonomi Digital ShopeePay dan BI Dorong?

Dorong Ekonomi Digital ShopeePay dan BI Dorong is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dorong Ekonomi Digital ShopeePay dan BI Dorong matter?

Dorong Ekonomi Digital ShopeePay dan BI Dorong matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *