Riekerink bangga dengan penampilan Dewa United musim ini

Riekerink bangga dengan penampilan Dewa United musim ini

Riekerink bangga dengan penampilan Dewa United – Jakarta – Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United, menyampaikan kebanggaannya terhadap kinerja tim yang ia bina selama kompetisi BRI Super League musim 2025/2026. Dikutip dari laman resmi klub, Minggu, pelatih asal Belanda tersebut menilai bahwa para pemain telah menunjukkan komitmen dan konsistensi yang mengesankan, meski awal musim sempat mengalami kesulitan. Sejumlah pertandingan awal yang kurang menguntungkan justru menjadi batu loncatan untuk memicu peningkatan performa.

Kinerja Tim di Awal Musim

Pada pekan pertama, Dewa United menghadapi tantangan besar dalam mengarungi kompetisi BRI Super League. Kegagalan mengakhiri beberapa laga dengan hasil yang kurang memuaskan sempat menyebabkan ketidakpuasan di kalangan pemain dan penggemar. Namun, Riekerink percaya bahwa kebersamaan dan kegigihan tim berhasil menjadi penawar untuk mengatasi kesulitan tersebut. “Saya jelas menyadari bahwa semua orang mengharapkan hasil yang lebih baik, tapi saya tetap merasa bangga dengan apa yang telah mereka capai. Terutama dalam beberapa pertandingan sebelumnya, kami menunjukkan kemajuan signifikan,” ujarnya.

“Kami menjalani 15 pertandingan dengan hanya satu kekalahan. Itu menunjukkan bahwa tim telah melalui masa sulit dan tetap berjuang hingga akhir,” lanjut Riekerink.

Riekerink menekankan bahwa semangat kebersamaan menjadi faktor utama yang mendorong Dewa United untuk terus berkembang. “Pemainan kami sekarang lebih solid karena adanya kesatuan yang baik di dalam tim,” tambahnya. Hal ini terbukti dari keberhasilan mereka menghadapi lawan-lawan yang dianggap kuat, seperti dalam pertandingan melawan Bali United di Stadion Internasional Banten, Serang, Jumat (22/5) malam.

Lihat Juga :   Suporter bangga Stadion Teladan jadi tempat pertandingan Piala AFF U19

Hasil Akhir Musim

Dewa United akhirnya mengakhiri kompetisi BRI Super League 2025/2026 di peringkat ketujuh klasemen sementara. Mereka berhasil mengumpulkan 53 poin dari 34 pertandingan, yang sebenarnya lebih baik dari beberapa tim yang tergolong unggul di awal musim. Namun, pencapaian ini tidak cukup untuk mengulangi prestasi tahun lalu, ketika mereka finish di peringkat kedua.

“Perasaan di akhir musim memang berbeda. Tapi bahkan setelah awal musim yang buruk, kami tetap bersatu dan menghadapi setiap laga dengan semangat penuh,” jelas Riekerink.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, keberhasilan tim dalam mempertahankan posisi dalam klasemen walaupun di bawah ekspektasi awal menunjukkan sikap adaptif dan ketekunan pemain. “Karena pada akhirnya, mungkin kami hanya berjuang untuk posisi enam atau tujuh. Orang bisa saja berkata itu bukan hal besar, tapi bagi kami, itu penting. Mereka berhasil menjaga performa konsisten meski tidak selalu mengamankan kemenangan,” katanya.

Selama musim ini, Dewa United mengalami beberapa momen penuh ujian. Tantangan seperti laga-laga di luar kandang, tekanan dari fans yang ingin hasil lebih baik, serta persaingan ketat dengan tim-tim besar menjadi bagian dari proses pembelajaran. Riekerink mengakui bahwa penampilan tim tidak sepenuhnya sempurna, tetapi ia yakin bahwa semua usaha selama ini telah menghasilkan pertumbuhan signifikan.

Di pekan terakhir kompetisi, Dewa United harus menerima kekalahan dengan skor tipis 0-1 saat menjamu Bali United. Hasil ini menambah daftar pertandingan yang berakhir dengan skor tipis, tetapi tidak menggugah semangat tim untuk tetap berjuang hingga akhir. Riekerink menilai, kekalahan ini justru menjadi pengingat bahwa pertandingan di tingkat profesional tidak bisa diprediksi secara pasti.

Refleksi dan Harapan untuk Masa Depan

Pelatih yang pernah menangani klub-klub besar Eropa ini menyampaikan bahwa keberhasilan tim selama musim 2025/2026 merupakan hasil dari perjuangan yang tidak mudah. “Kami tidak hanya menangani masalah teknis, tetapi juga tekanan emosional dari setiap pertandingan. Konsistensi mereka di lapangan membuktikan bahwa tim ini mampu tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

“Meski tidak mencapai posisi yang lebih tinggi, saya yakin para pemain telah belajar banyak. Mereka menghadapi tantangan sebanyak yang mereka bisa, dan itu adalah hal yang luar biasa,” tambah Riekerink.

Menurut Riekerink, kebersamaan dalam tim menjadi fondasi utama yang memungkinkan Dewa United tetap bertarung hingga akhir. “Kami tidak hanya tergantung pada individu, tetapi pada seluruh tim. Kesatuan ini memicu semangat kompetitif yang luar biasa, bahkan saat situasi sulit,” katanya. Harapan pelatih tersebut juga melibatkan persiapan lebih matang untuk musim depan, di mana ia ingin tim tetap mempertahankan tingkat kekompakan tersebut.

Lihat Juga :   Important Visit: Persebaya bungkam PSBS Biak 4-0 pada pekan ke-31

Kebanggaan Riekerink tidak hanya berada pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembelajaran yang telah terjadi selama musim ini. “Mereka tumbuh dari kekalahan, dan itu penting. Kemenangan atau kekalahan hanya bagian dari perjalanan. Yang terpenting adalah kemampuan mereka untuk terus berusaha dan beradaptasi,” ujarnya.

Musim 2025/2026 menjadi pengalaman berharga bagi Dewa United. Meski tidak mengulangi keberhasilan musim lalu, tim ini telah menunjukkan bahwa mereka mampu bangkit dari keterpurukan dan menunjukkan kemajuan. Riekerink percaya bahwa usaha selama ini akan menjadi dasar untuk pencapaian lebih baik di masa depan. “Saya yakin bahwa mereka memiliki potensi besar, dan hanya butuh waktu untuk mengembangkannya,” pungkas pelatih tersebut.

Dengan konsistensi luar biasa selama kompetisi, Dewa United berhasil menempati posisi yang lebih baik dibandingkan beberapa musim sebelumnya. Meski tidak sempurna, pencapaian ini menunjukkan bahwa tim telah berubah secara signifikan. Riekerink berharap perubahan ini akan terus berlanjut, dan para pemain tetap menjaga semangat yang sama untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.