Nobar Piala Dunia TNI AD: 25.912 Titik, Ekonomi Rp5 Triliun
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 – Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola dunia tidak mengenal batas geografis. Program nonton bareng yang diselenggarakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat berhasil menjangkau lebih dari dua puluh lima ribu lokasi di seluruh nusantara. Kegiatan massal ini menarik perhatian lebih dari satu juta penonton selama periode penyelenggaraan.
Kolaborasi antara TNI AD dengan TVRI menjadi fondasi utama keberhasilan penyiaran pertandingan sepak bola hingga ke wilayah-wilayah terpencil. Melalui sinergi ini, masyarakat di pelosok Indonesia dapat menikmati momen-momen penting Piala Dunia 2026 tanpa harus meninggalkan rumah mereka.
Dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kegiatan ini sangat luar biasa. Perputaran uang mencapai angka Rp5,03 triliun selama masa penyelenggaraan. Angka ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di berbagai daerah.
Rekapitulasi Pelaksanaan dan Jumlah Penonton
Berdasarkan data resmi yang dikumpulkan selama periode 10 hingga 16 Juli 2026, TNI AD mencatatkan pencapaian luar biasa dalam penyelenggaraan acara nonton bersama. Sebanyak 25.912 titik telah digunakan sebagai lokasi penayangan pertandingan. Setiap titik tersebar di seluruh jajaran satuan dari Sabang sampai Merauke.
Total kehadiran penonton selama satu minggu tersebut mencapai 1.133.184 orang. Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan hiburan berkualitas yang dapat diakses secara bersama-sama. Banyak warga yang merasa senang karena dapat menonton pertandingan secara gratis di lingkungan mereka masing-masing.
Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan program ini. Ia menjelaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan implementasi nyata dari kehadiran TNI di tengah masyarakat. Program ini juga sejalan dengan instruksi pimpinan negara untuk mendukung penyiaran nasional.
Kami dari TNI Angkatan Darat dengan senang hati dan bersyukur dapat mendukung penyiaran Piala Dunia sepak bola melalui TVRI sesuai keinginan Presiden untuk menghibur masyarakat, khususnya pecinta sepak bola, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian.
Sinergi TNI AD dan TVRI dalam Menjangkau Nusantara
Keberhasilan acara nonton bersama kolosal ini tidak terlepas dari kerja sama erat antara TNI AD dengan Lembaga Penyiaran Publik TVRI. Jangkauan teritorial TNI AD menjadi faktor kunci yang memungkinkan siaran Piala Dunia dapat dinikmati hingga ke wilayah yang paling sulit dijangkau sekalipun.
Direktur Utama TVRI, Fiki Satari, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. Ia menilai bahwa sinergi antara kedua lembaga ini membuktikan bahwa manfaat Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar Indonesia.
TVRI menyambut baik berbagai bentuk kolaborasi dan kajian yang lahir selama penyelenggaraan Piala Dunia. Hal ini menjadi bukti bahwa manfaat Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar Indonesia.
Fiki juga menambahkan bahwa kegiatan bertajuk nonton bersama kebangsaan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap hak siar FIFA World Cup 2026 di tanah air. Ide besar kolaborasi ini bermula dari diskusi santai namun produktif antara KSAD dan Direktur Utama TVRI. Pertemuan tersebut berlangsung saat keduanya melakukan olahraga bersama di Markas Besar TNI Angkatan Darat pada awal Juli lalu.
Kontribusi Ekonomi bagi UMKM dan Daerah
Di balik kemeriahan gol demi gol yang ditayangkan di layar kaca, terdapat perputaran uang yang sangat besar. Kamar Dagang dan Industri Indonesia mencatatkan dampak ekonomi yang signifikan dari penyelenggaraan ajang empat tahunan ini.
Perputaran ekonomi yang dihasilkan mencapai lebih dari Rp5,03 triliun. Angka ini mencerminkan betapa besarnya potensi ekonomi yang terserap melalui kegiatan nonton bersama. Berbagai sektor usaha lokal merasakan manfaat langsung dari peningkatan aktivitas ekonomi selama masa penyelenggaraan.
Sektor UMKM di berbagai daerah mengalami peningkatan omzet yang cukup berarti. Pedagang makanan dan minuman, penyedia jasa transportasi, serta pelaku usaha lainnya merasakan dampak positif dari kehadiran ribuan penonton di setiap titik acara. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan sosial dapat menjadi mesin penggerak ekonomi yang efektif bagi masyarakat luas.
Program nonton bersama TNI AD ini tidak hanya menjadi sarana hiburan rakyat, tetapi juga terbukti menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui pendekatan yang terstruktur dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, kegiatan ini berhasil menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.



