New Policy: Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai

Share: X Facebook
khrisna-edit-1783877522-4af6ba2184

New Policy: Golkar Aceh Dilantik, Bahlil Tegaskan Dukungan Prabowo

New Policy – Pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Aceh resmi digelar di Kota Banda Aceh pada Sabtu, 11 Juni 2026. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, hadir memimpin upacara pengukuhan jajaran pengurus baru. Dalam kesempatan ini, Bahlil menegaskan bahwa New Policy partai adalah memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga masa jabatan selesai. Acara yang berlangsung di Hotel Hermes Palace ini dihadiri oleh ratusan pengurus partai dari berbagai tingkatan.

Bahlil menekankan bahwa konsolidasi organisasi menjadi fokus utama dalam New Policy Golkar Aceh. Ia menjelaskan bahwa proses musyawarah daerah dan pelantikan merupakan bagian integral dari upaya penguatan struktur partai. Menurut Bahlil, faktor konsolidasi ini akan menjadi kunci keberhasilan partai politik dalam persaingan politik nasional, khususnya dalam meraih kemenangan lebih banyak di pemilihan legislatif mendatang.

Dua Agenda Strategis New Policy Golkar

Dalam sambutannya, Bahlil menguraikan dua agenda strategis yang menjadi bagian dari New Policy Partai Golkar. Pertama, partai berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga masa jabatan berakhir. Kedua, Golkar berupaya keras meningkatkan jumlah kursi legislatif melalui penguatan organisasi di seluruh tingkatan. Kedua agenda ini harus dijalankan secara simultan sesuai arahan Bahlil.

Menanggapi pertanyaan mengenai batas waktu dukungan tersebut, Bahlil memberikan jawaban yang lugas. Ia menyarankan agar para pengurus bertanya langsung kepada Presiden Prabowo mengenai kapan masa dukungan New Policy ini akan selesai. Pendekatan ini menunjukkan keseriusan partai dalam memberikan dukungan yang berkelanjutan dan tidak terputus kepada pemerintahan yang sedang berjalan.

Selain itu, Bahlil juga mengingatkan para pengurus baru bahwa Golkar akan menghadapi dua tantangan besar ke depannya. Salah satunya adalah menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global yang masih berlangsung. Ketegangan di wilayah Timur Tengah dinilai memberikan dampak signifikan terhadap sektor energi dan stabilitas ekonomi Indonesia, sehingga memerlukan perhatian khusus dari partai.

Inklusivitas dalam New Policy Partai

Dalam sambutannya, Bahlil menekankan pentingnya sikap inklusif di kalangan pengurus partai sebagai bagian dari New Policy. Ia meminta agar semua kekuatan partai, baik yang berasal dari anggota senior maupun junior, dapat dirangkul tanpa membedakan latar belakang asal. Sikap terbuka ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas internal partai dan menciptakan harmoni dalam menjalankan tugas-tugas organisasi secara efektif.

Partai yang dilambangkan dengan pohon beringin ini didirikan oleh rakyat dengan berbagai profesi dan latar belakang kehidupan. Mulai dari petani, nelayan, guru, buruh, hingga purnawirawan TNI dan Polri, semuanya menjadi bagian dari kekuatan besar yang membentuk identitas Golkar. Keragaman ini menjadi modal sosial yang berharga dalam memperjuangkan kesejahteraan bangsa sesuai semangat New Policy yang digaungkan.

“Saya senang hari ini saya bisa melantik Bang Salim Fakhry menjadi ketua DPD Golkar dan pengurus,” ujar Bahlil saat upacara berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (11/6/2026).

Konsolidasi Menuju Pemilu Mendatang

Di hadapan 180 pengurus yang dilantik sebagai jajaran DPD I Partai Golkar Aceh, Bahlil memberikan instruksi konkret mengenai langkah-langkah konsolidasi. Ia meminta agar pengurus provinsi segera melaksanakan musda di tingkat kabupaten, kota, kecamatan, hingga desa. Proses ini dianggap sebagai fondasi penting untuk meraih kemenangan dalam pemilu mendatang sesuai dengan New Policy yang telah ditetapkan.

Bahlil juga menyebutkan bahwa ia pernah membaca sebuah buku yang menegaskan bahwa konsolidasi merupakan faktor terpenting dalam kesuksesan partai politik. Pernyataan ini menjadi dasar bagi instruksinya kepada seluruh pengurus untuk segera memulai proses konsolidasi di berbagai tingkatan organisasi. Dalam konteks menaikkan kursi, konsolidasi menjadi instrumen utama untuk menuju penambahan kursi legislatif.

“Dalam konteks menaikkan kursi, kami menetapkan bahwa konsolidasi adalah instrumen terpenting untuk menuju penambahan kursi. Musda dan pelantikan merupakan bagian dari konsolidasi,” jelasnya.

Visi Kesejahteraan Bangsa

Menutup sambutannya, Bahlil menyampaikan visi besar partai dalam mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan. Tujuannya adalah menciptakan kesejahteraan bangsa, memberikan hak-hak yang setara kepada seluruh warga negara, serta memperjuangkan kebaikan bagi rakyat, bangsa, dan negara. Partainya harus berada di garda terdepan dalam mendukung program pemerintah, termasuk Pemerintah Aceh, untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sektor energi di tengah tantangan geopolitik global.

“Tujuannya cuma satu. Bagaimana bisa kita mewujudkan cita-cita proklamasi tentang kesejahteraan bangsa, tentang pemberian hak-hak yang sama, dan bagaimana kita semua memperjuangkan apa yang menjadi hak rakyat,” pungkas Bahlil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *