Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Share: X Facebook
khrisna-edit-1783707502-d952eb3124

Main Agenda: Drama Putri Mandalika Bahasa Inggris di Open House Lombok

Pondokkebaikan.com – Dari acara open house Sekolah Rakyat di Lombok Barat pada Jumat, 10 Juli 2026 adalah peragaan drama Putri Mandalika dalam bahasa Inggris. Aula SRMP 18 Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dipenuhi gemuruh tepuk tangan dari para orang tua dan calon siswa. Main Agenda ini menjadi sorotan utama karena menggabungkan seni pertunjukan dengan pembelajaran bahasa asing. Kehadiran para siswa dari berbagai sekolah rakyat menambah semarak kegiatan tersebut.

Main Agenda dilanjutkan dengan penampilan para pelajar dari SRMP 18 Lombok Barat, SRD 3 Lombok Timur, SRD 4 Lombok Barat, serta SRMA 38 Lombok Timur. Mereka tampil di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dengan penuh percaya diri. Main Agenda mencakup berbagai pertunjukan menarik mulai dari yel-yel penyemangat, tarian tradisional, baris variasi, hingga pencak silat yang memukau penonton.

Salah satu highlight Main Agenda adalah pidato dalam tiga bahasa berbeda, yaitu bahasa Arab, Inggris, dan Jepang. Selain itu, paduan suara dan pembacaan puisi juga menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan. Namun, Main Agenda yang paling mencuri perhatian adalah mikro drama bertajuk ‘Putri Mandalika’. Para siswa mendalami peran dengan sangat baik, menggunakan dialog dalam bahasa Inggris dengan percaya diri, dan mengenakan kostum yang menarik perhatian.

“Long ago, in Lombok, there lived a beautiful and wise princess named Mandalika,” ujar sang narator mengawali drama.

Main Agenda ini juga dihadiri langsung oleh Gus Ipul yang disambut dengan antusiasme tinggi. Ia bersama para orang tua dan calon siswa merasa bangga melihat prestasi anak-anak Sekolah Rakyat. Main Agenda membuktikan bahwa pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan umum, tetapi juga pembentukan karakter dan pelatihan keterampilan yang komprehensif.

Gus Ipul menyampaikan rasa syukurnya atas perkembangan para siswa dalam Main Agenda ini. “Alhamdulillah anak-anakku setelah satu tahun memperoleh pembelajaran, sekarang sudah tampak lebih percaya diri, semangat, optimis untuk meraih cita-citanya, dan saya,” ungkapnya dengan penuh kebahagiaan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa investasi pendidikan di Sekolah Rakyat telah memberikan hasil yang nyata melalui Main Agenda yang diselenggarakan.

Main Agenda: Sistem Pendaftaran Melalui DTSEN

Main Agenda dilanjutkan dengan penjelasan Gus Ipul mengenai mekanisme pendaftaran di Sekolah Rakyat yang berbeda dari sekolah pada umumnya. Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran secara terbuka, melainkan melalui proses penjangkauan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN. Main Agenda ini memastikan bahwa bantuan pendidikan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan.

“Sekolah Rakyat menjangkau keluarga-keluarga yang belum beruntung, keluarga yang belum terbawa dalam proses pembangunan, keluarga yang berada di desil satu (DTSEN), desil satu itu adalah keluarga yang secara sosial ekonomi berada pada peringkat paling bawah,” jelas Gus Ipul dengan rinci. Main Agenda memberikan gambaran jelas tentang target utama program Sekolah Rakyat.

Presiden Prabowo Subianto juga disebutkan memiliki perhatian yang luar biasa terhadap keluarga-keluarga yang belum sejahtera. Salah satu wujud perhatian tersebut adalah melalui pembangunan Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai daerah. Main Agenda ini menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Main Agenda: Harapan Baru bagi Keluarga Kurang Mampu

Main Agenda ditutup dengan ajakan Gus Ipul kepada para calon siswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. “Untuk itu anak-anakku sekalian, yang calon-calon siswa ini, manfaatkan kesempatan ini dengan baik, manfaatkan kesempatan ini untuk meraih cita-citamu, sebagai persembahan dari Bapak Presiden Prabowo,” pesannya. Main Agenda ini menjadi motivasi kuat bagi para siswa untuk terus belajar dan berkembang.

Main Agenda juga mengajak para kepala sekolah, guru, wali asuh, wali asrama, dan tenaga kependidikan lainnya untuk bersungguh-sungguh menjalankan tugas. Gus Ipul berharap tidak ada penyimpangan dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Main Agenda ini bertujuan untuk melahirkan anak-anak yang tangguh, anak-anak yang pintar, anak-anak yang berkarakter, anak-anak yang memiliki keterampilan.

Main Agenda yang berlangsung meriah membuat para orang tua dan calon siswa semakin yakin untuk menyekolahkan anak-anak mereka di Sekolah Rakyat. Salah satunya adalah Jannah, ibu dari M. Faturrohman yang merupakan calon siswa SRMP 18 Lombok Barat. Main Agenda menjadi momen berharga bagi Jannah yang mengalami kesulitan dalam menyekolahkan anaknya. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja terasa berat, mengingat penghasilan suaminya yang berasal dari mencari ikan tidak menentu.

Hadirnya Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi Jannah melalui Main Agenda ini. Ia berharap Faturrohman bisa mendapatkan pendidikan gratis dengan lingkungan yang mendukung. Main Agenda membuktikan bahwa Sekolah Rakyat benar-benar hadir untuk membantu keluarga kurang mampu meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *