Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam – Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Share: X Facebook
khrisna-edit-1783545832-6c67288dd1

Penggeledahan Rumah Mewah di Sentul City oleh Polri Malam Itu

Pondokkebaikan.com – Operasi penggeledahan besar-besaran dilakukan Kepolisian Republik Indonesia pada malam hari Rabu, 8 Juli 2026. Tim gabungan menyasar sebuah kediaman mewah di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kediaman ini secara kuat diyakini milik Febrie Adriansyah, pejabat dari Jampidsus yang menangani tindak pidana korupsi dan pencucian uang. Lokasi tepatnya berada di Perumahan Golf Hijau, Sentul, yang masuk wilayah Kecamatan Babakan Madang.

Penggeledahan ini bukan operasi tunggal, melainkan bagian dari rangkaian penyidikan yang lebih luas. Sebelumnya, tim gabungan telah menggeledah Cafe de’CLAN Signature sebagai titik awal penting. Operasi kemudian meluas hingga mencakup Pacific Place dan beberapa lokasi lainnya, total mencapai 12 titik penggeledahan. Proses di kediaman Febrie Adriansyah masih berlangsung hingga Kamis pagi, 9 Juli 2026, pukul 00.40 WIB.

Temuan Penting Selama Operasi

Para penyidik berhasil menemukan berbagai bukti krusial selama penggeledahan. Temuan paling mencengangkan adalah sebuah brankas yang disembunyikan secara strategis di balik lemari di dalam kafe de’CLAN Signature. Setelah brankas dibuka, terungkap isi yang cukup signifikan berupa uang tunai dalam mata uang asing serta sejumlah dokumen berharga.

Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, memberikan penjelasan detail mengenai temuan tersebut.

Itu terselubung di balik satu lemari, ada suatu brankas dan ini sudah dibuka,

ujarnya di Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu malam. Penjelasan lebih lanjut menyebutkan bahwa uang yang ditemukan cukup fantastis dalam jumlah besar.

Ada beberapa dokumen dan penyimpanan uang dalam jumlah yang cukup besar, fantastis, dan ini dalam mata uang Singapore Dollar dan US Dollar,

jelas Kombes Budi Hermanto. Selain uang tunai, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen yang ditemukan di dalam brankas tersebut. Temuan ini menjadi indikasi kuat adanya upaya menyembunyikan aset-aset terkait kasus.

Kasus yang Sedang Diusut

Operasi ini merupakan bagian dari penyidikan gabungan yang melibatkan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Rangkaian kasus yang sedang diusut cukup beragam dan mencakup beberapa perkara besar. Pertama, terdapat dugaan korupsi dalam pengadaan batu bara untuk PT PLN. Kedua, kasus korupsi di PT Asabri yang mencakup periode 2020 hingga 2025. Ketiga, penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI juga menjadi fokus penyidikan.

Selain rumah mewah di Sentul dan kafe de’CLAN Signature, tim gabungan juga menggeledah sebuah money changer yang berada di kawasan yang sama. Menurut Kombes Budi Hermanto, lokasi penukaran uang tersebut diduga digunakan sebagai bagian dari proses pencucian uang dalam perkara yang sedang disidik.

Patut diduga, dugaan itu sebagai tempat yang digunakan untuk pencucian uang, makanya tentang money laundering-nya di situ,

bebernya.

Keberhasilan penyidik menemukan brankas tersembunyi dengan uang tunai dalam jumlah besar menjadi indikasi kuat adanya upaya menyembunyikan aset-aset terkait kasus. Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa kediaman di Sentul City memang milik Febrie Adriansyah dan berkaitan erat dengan kasus-kasus yang sedang diusut. Operasi ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas korupsi dan tindak pidana pencucian uang secara menyeluruh melalui pendekatan multi-lokasi dan koordinasi antar unit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *