Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG
Pondokkebaikan.com – Dalam upacara peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas peran yang aktif dalam mendukung upaya ketahanan pangan dan program prioritas pemerintah. Ia menekankan bahwa Polri tidak hanya fokus pada tugas keamanan, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai inisiatif sosial yang berdampak luas bagi masyarakat.
Program Strategis dan Inisiatif Sosial
Prabowo mengungkapkan bahwa Polri menjadi mitra penting dalam pembangunan infrastruktur pangan, seperti gudang penyimpanan dan fasilitas makan bergizi gratis. Menurutnya, kehadiran Polri di tingkat desa dan perbatasan menunjukkan komitmen untuk menjaga kesejahteraan rakyat. “Polri hadir di berbagai wilayah, termasuk di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa kepolisian aktif dalam menjaga stabilitas harga di pasar, terutama saat terjadi kenaikan tajam atau krisis ekonomi. Selain itu, Polri juga berperan dalam penanganan bencana, seperti mengatur distribusi bantuan logistik dan mengawasi proses pemulihan di daerah terdampak. “Peran ini sangat vital untuk menjaga keterjangkauan bahan pokok,” tambah Prabowo.
Ketahanan Pangan Nasional
Prabowo menyoroti kontribusi Polri dalam meningkatkan ketahanan pangan, khususnya di bidang produksi pertanian. Ia menyebutkan bahwa kepolisian telah mendukung pengembangan produksi jagung, yang menjadi salah satu komoditas strategis. “Saya melihat langsung bagaimana Polri membangun gudang-gudang pangan yang berkualitas tinggi, serta memastikan distribusi yang efisien,” katanya.
Menurut Prabowo, keberhasilan program ketahanan pangan tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara Polri dan sektor-sektor lain. Ia menilai bahwa tugas kepolisian dalam memastikan ketersediaan bahan pangan menjadi bukti adaptasi instansi tersebut terhadap tantangan nasional. “Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut mengamankan kebutuhan dasar rakyat,” tegasnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Di tengah perayaan HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo juga menyoroti kontribusi Polri dalam mempercepat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia memaparkan bahwa kepolisian telah membangun lebih dari 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang berfungsi sebagai pusat distribusi makanan sehat. “Dapur-dapur ini tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi contoh keberhasilan dalam pemberdayaan,” katanya.
“Polri hadir di desa-desa, Polri hadir di perbatasan. Semangat ini harus terus dipertahankan agar program MBG bisa mencapai tujuannya,” ujar Prabowo, menjelaskan bahwa kepolisian menjadi garda depan dalam menyukseskan kebijakan nasional.
Menurut Prabowo, inisiatif Polri dalam program MBG mendapat pengakuan dari berbagai pihak, termasuk lembaga internasional. Ia menyatakan bahwa dapur-dapur yang dibangun oleh kepolisian dianggap sebagai model terbaik dalam peningkatan kualitas gizi. “Banyak pengamat dan peninjau dari lembaga-lembaga dunia mengapresiasi kerja Polri dalam hal ini,” tambahnya.
Peran Kepolisian di Luar Keamanan
Prabowo menegaskan bahwa Polri kini berperan dalam berbagai aspek kenegaraan, termasuk ekonomi dan kesejahteraan. Ia menyebutkan bahwa kepolisian tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga turut berkontribusi dalam membangun jembatan, sumur bor, dan berbagai infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat. “Semangat inilah yang harus terus dipertahankan, agar Polri tetap menjadi bagian integral dari pembangunan nasional,” ujarnya.
Sebagai salah satu program prioritas pemerintah, MBG bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi secara merata. Prabowo menilai bahwa peran Polri dalam program ini sangat signifikan, karena mencakup tidak hanya distribusi, tetapi juga pemantauan kualitas bahan makanan. “Kehadiran Polri membuat program ini lebih terarah dan efektif,” katanya.
“Polri aktif dalam berbagai sektor, termasuk di bidang pertanian dan distribusi pangan. Inisiatif ini membantu masyarakat yang kurang mampu mengakses makanan sehat,” jelas Prabowo, menjelaskan bahwa kepolisian menjadi bagian dari solusi multidimensi untuk masalah pangan.
Prabowo juga menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor dan jembatan oleh Polri memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat. Ia menilai bahwa inisiatif tersebut memperkuat kemampuan daerah dalam menghadapi krisis air atau akses transportasi. “Program ini membantu mengurangi ketergantungan pada bantuan luar,” katanya.
Gerindra dan Dukungan untuk Program Prabowo
Pada kesempatan itu, Prabowo menyebutkan bahwa Partai Gerindra akan fokus dalam mengawal program-program yang diusung pemerintahan Prabowo. Ia mengakui bahwa keberhasilan MBG dan pembangunan infrastruktur pangan membutuhkan keterlibatan aktif Polri. “Polri tidak hanya menjadi penjaga keamanan, tetapi juga pelaku pembangunan,” ujarnya.
Menurut Prabowo, peran Polri dalam kebijakan ketahanan pangan dan MBG merupakan bukti adaptasi institusi tersebut terhadap perubahan era. Ia menilai bahwa kepolisian mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengatasi tantangan ekonomi dan sosial. “Ini menunjukkan bahwa Polri bisa menjadi tulang punggung dalam pembangunan nasional,” katanya.
Dengan menekankan peran Polri di luar tugas keamanan, Prabowo mengharapkan institusi tersebut terus berkontribusi dalam berbagai sektor. Ia menilai bahwa sinergi antara Polri dan sektor lain akan mempercepat pencapaian target pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Kerja Polri dalam program MBG adalah contoh nyata bagaimana institusi bisa beradaptasi dengan kebutuhan



