Meeting Results: Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang

Share: X Facebook
44819-kemensos

Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang

Meeting Results – Kementerian Sosial (Kemensos) hari ini menerima sumbangan lahan seluas 6,3 hektare dari Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) sebagai bagian dari upaya pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang. Hibah tanah ini diserahkan secara langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Graha Pengayoman, Jakarta, pada hari Kamis (18/6/2026). Proses penyerahan dilakukan dalam acara resmi yang dihadiri oleh sejumlah pejabat kementerian dan tamu undangan lainnya.

Penyerahan Lahan Sebagai Langkah Kolaborasi Kementerian

Kehadiran lahan tersebut dianggap sebagai dukungan signifikan bagi program Sekolah Rakyat yang bertujuan memberikan pendidikan inklusif kepada anak-anak dari keluarga miskin. Gus Ipul, dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi KemenkumHAM yang dinilai sangat berarti. Menurutnya, lahan menjadi faktor penting dalam merealisasikan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai wilayah, terutama di Tangerang yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan tanah.

“Saya sangat bersyukur atas keberhasilan ini, terlebih di Tangerang yang hingga kini masih menghadapi tantangan besar dalam menyediakan ruang belajar yang layak untuk para siswa Sekolah Rakyat. Kolaborasi antar kementerian seperti ini tentu akan memberikan dampak positif,” ujar Gus Ipul.

Dalam wawancara tambahan, Gus Ipul menjelaskan bahwa penggunaan lahan sebelumnya lebih banyak bergantung pada pemerintah daerah. Namun, dengan adanya hibah dari KemenkumHAM, kemungkinan pendanaan dan penyelesaian infrastruktur menjadi lebih optimal. Ia menekankan bahwa kerja sama antar kementerian merupakan langkah strategis yang membantu percepatan pengembangan program pendidikan sosial ini.

Menurut Gus Ipul, KemenkumHAM telah menunjukkan keproaktifan sejak awal. “Kementerian Hukum tidak hanya menyerahkan tanah, tetapi juga terus berupaya membangun sinergi dengan Kemensos untuk memastikan program ini berjalan sesuai rencana,” tambahnya. Hal ini menunjukkan komitmen KemenkumHAM dalam mendukung kebijakan sosial yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi kelompok rentan.

Perluasan Aset untuk Pembangunan di Sulawesi Tengah

Di samping hibah lahan di Tangerang, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas juga mengungkapkan rencana untuk memberikan aset pribadinya di Sulawesi Tengah. “Kementerian Hukum memiliki bangunan milik pribadi yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat belajar untuk Sekolah Rakyat di wilayah tersebut,” terang Gus Ipul.

Ia menilai langkah ini merupakan inisiatif luar biasa, karena selain menyelesaikan masalah tanah, pemanfaatan bangunan pribadi juga membuka peluang untuk mengembangkan Sekolah Rakyat di daerah yang memiliki keterbatasan sumber daya. “Dengan adanya kontribusi ini, harapan kita untuk membentuk sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud,” ujarnya.

Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat

Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul juga menyampaikan progres positif yang terjadi pada siswa Sekolah Rakyat setelah hampir setahun menjalani pendidikan berasrama. Ia menjelaskan bahwa metode pendidikan selama 24 jam, yang menggabungkan pelajaran di sekolah dan pembelajaran di lingkungan asrama, telah membantu meningkatkan disiplin, keterampilan sosial, serta rasa percaya diri para murid.

“Program ini memberikan lingkungan belajar yang berbeda dari pendidikan konvensional. Siswa tidak hanya mendapatkan materi pelajaran, tetapi juga pembinaan moral dan kemandirian,” jelas Gus Ipul. Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini tercapai berkat dukungan guru, wali asuh, dan tim pendidik yang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.

Proses Penyerahan dan Harapan untuk Program Prioritas

Supratman Andi Agtas, dalam wawancara terpisah, menyebutkan bahwa proses penyerahan lahan telah berlangsung beberapa bulan sebelumnya. “Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan Kemensos untuk memastikan tanah ini dapat digunakan secara optimal,” ujarnya. Ia berharap hibah lahan ini menjadi salah satu langkah konkrit dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan pendidikan nasional.

“Dengan lahan ini, kami berharap bisa mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat, yang menjadi prioritas nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu,” tegas Supratman.

Kemensos dan KemenkumHAM sepakat bahwa hibah lahan ini akan dikelola dengan transparan. Lahan yang diberikan nantinya akan digunakan untuk membangun sekolah yang dilengkapi fasilitas lengkap, termasuk ruang belajar, perpustakaan, dan area rekreasi. Selain itu, pemanfaatan bangunan pribadi di Sulawesi Tengah juga diharapkan dapat menjadi contoh kerja sama yang baik antar institusi pemerintah.

Perayaan dan Pertunjukan Siswa

Acara serah terima tanah diawali dengan pertunjukan kreatif dari para siswa Sekolah Rakyat. Anak-anak dari SRMA 10 Jakarta, SRMA 9 Jakarta, SRMA 13 Bekasi, dan SRMA 33 Tangerang Selatan menampilkan berbagai seni seperti silat, pidato dalam empat bahasa, paduan suara, serta puisi yang menggambarkan harapan mereka akan masa depan yang lebih cerah.

Kehadiran para siswa ini menjadi bukti bahwa program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan ekspresi diri. Pertunjukan tersebut diterima dengan antusias oleh tamu undangan, termasuk para menteri dan pejabat terkait.

Peran Pejabat Lain dalam Kolaborasi

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, seperti Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, serta Sekretaris Jenderal KemenkumHAM Nico Afinta. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sistem pendidikan yang lebih merata dan inklusif.

Gus Ipul menekankan bahwa kolaborasi antar kementerian adalah kunci keberhasilan program Sekolah Rakyat. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan KemenkumHAM, dan ke depannya, kita akan terus berusaha memperluas program ini ke daerah-daerah lain,” tambahnya. Ia juga mengharapkan partisipasi lebih besar dari pihak swasta dan masyarakat dalam membantu pengembangan Sekolah Rakyat.

Dengan adanya hibah lahan ini, Kemensos yakin akan mampu mengembangkan Sekolah Rakyat menjadi pusat pendidikan yang bermutu. Program ini dirancang untuk memberikan peluang pendidikan yang setara kepada semua anak, terlepas dari latar belakang ekonomi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *