Netflix Siapkan Produksi Sekuel Film Populer di Jakarta pada 2027
Pondokkebaikan.com – Jakarta bersiap menjadi lokasi pengambilan gambar untuk sekuel sebuah film populer yang akan diproduksi Netflix pada 2027. Rencana ini diumumkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam penutupan Jakarta Film Summit 2026, sebuah forum yang mempertemukan pelaku industri perfilman dengan mitra dari berbagai negara.
Pengumuman tersebut menunjukkan upaya Jakarta memperluas perannya sebagai kota tujuan produksi audiovisual. Selain proyek bersama Netflix, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga membuka pembicaraan dengan delegasi Turki untuk menggarap film kolaborasi yang mengangkat jejak hubungan sejarah antara Indonesia dan Turki.
Rano menyampaikan kabar mengenai rencana produksi Netflix saat berada di Park Hyatt Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu, 21 Oktober 2026. Meski memastikan bahwa proyek itu merupakan kelanjutan dari film yang telah dikenal luas, ia belum membuka judul karya yang dimaksud.
“Netflix tahun depan akan syuting di sini. Saya nggak mau kasih tahu judulnya, tapi judulnya sangat populer. Ini kelanjutan dari judul yang pertama,” ungkap Rano.
Dengan jadwal syuting pada 2027, Jakarta berpeluang mendapat perhatian lebih besar dari jaringan industri film internasional. Kehadiran produksi berskala global umumnya membutuhkan dukungan lokasi, perizinan, koordinasi teknis, serta keterlibatan berbagai pihak di kota tempat pengambilan gambar berlangsung. Namun, detail mengenai lokasi syuting, jadwal produksi, maupun bentuk keterlibatan kru lokal belum diumumkan.
Jakarta Film Commission Menjadi Pintu Pendampingan Produksi
Dukungan utama bagi produksi film di ibu kota disiapkan melalui Jakarta Film Commission. Lembaga ini dibentuk untuk membantu para pembuat film yang ingin mengambil gambar di Jakarta, terutama dalam urusan perizinan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Keberadaan komisi tersebut dimaksudkan agar proses produksi dapat berjalan lebih terarah bagi sineas dari dalam maupun luar negeri. Jakarta menawarkan beragam latar perkotaan, mulai dari kawasan bersejarah, pusat bisnis, permukiman, hingga ruang publik yang dapat menjadi kebutuhan visual sebuah cerita. Namun, penggunaan setiap lokasi tetap memerlukan pengaturan yang sesuai dengan kebutuhan produksi dan ketentuan yang berlaku.
“Jakarta Film Commission dibentuk memang untuk, yang pertama adalah Filming in Jakarta. Filming in Jakarta adalah bagi siapapun mau syuting di Jakarta, bisa diurus oleh, dibantu oleh Jakarta Film Commission,” jelas Rano.
Ia juga menyebut Jakarta Film Commission dapat memiliki peran yang lebih luas pada masa depan, termasuk kemungkinan dukungan pembiayaan bagi produksi film. Peluang tersebut membuka ruang bagi Jakarta untuk tidak hanya menjadi tempat pengambilan gambar, melainkan juga ikut memperkuat ekosistem produksi kreatif.
“Tapi Jakarta Film Commission suatu saat pun bisa memberikan fund, memberikan funding atau memberikan biaya untuk produksi,” kata Rano.
Gagasan pendanaan itu masih disampaikan sebagai arah pengembangan ke depan. Karena itu, belum ada rincian mengenai skema, kriteria penerima, atau nilai dukungan yang dapat diberikan. Meski demikian, penekanan pada fasilitasi produksi memperlihatkan keinginan pemerintah daerah untuk membuat Jakarta lebih mudah diakses oleh proyek perfilman.
Kerja Sama Film dengan Turki Angkat Hubungan Sejarah
Di luar rencana Netflix, Pemprov DKI Jakarta juga menjajaki proyek film bersama delegasi Turki. Cerita yang dipertimbangkan berkaitan dengan hubungan historis Indonesia dan Turki, termasuk kemungkinan penelusuran keterkaitan Kerajaan Ottoman dengan Indonesia.
Rano memandang tema tersebut memiliki daya tarik untuk diolah menjadi karya layar lebar karena membawa dimensi sejarah sekaligus hubungan persahabatan kedua negara. Ia menyebut relasi Indonesia dan Turki telah berlangsung hampir 78 tahun.
“Indonesia dengan Turki ini bersahabat hampir 78 tahun, dan kita nggak pernah tahu bahwa Kerajaan Ottoman itu pernah ada di Indonesia. Ini menarik bagi sebuah kerja sama, dan Insyaallah kami akan membuat film bersama-sama, antara Turki dengan Jakarta,” ungkap Rano.
Rencana ini masih berada dalam tahap penjajakan kerja sama. Belum ada pengumuman mengenai judul, pemain, rumah produksi, jadwal pengambilan gambar, maupun bentuk cerita yang akan dipilih. Namun, tema sejarah dapat menjadi titik temu bagi kolaborasi lintas negara karena memungkinkan pertukaran perspektif budaya dalam sebuah produksi bersama.
Jakarta Film Summit Dorong Pertemuan Industri dan Investasi
Jakarta Film Summit 2026 berlangsung mulai 20 Oktober 2026. Forum ini dirancang sebagai ruang pertemuan bagi pelaku perfilman untuk membangun jaringan, membahas peluang produksi, dan memperluas kerja sama internasional. Penutupan acara tersebut menjadi momentum pengumuman sejumlah rencana kolaborasi yang melibatkan Jakarta.
Bagi industri kreatif, kerja sama lintas negara dapat memperluas akses terhadap pengalaman produksi, pasar, dan jaringan profesional. Sementara bagi Jakarta, aktivitas film dapat memperkenalkan berbagai sudut kota kepada penonton yang lebih luas. Dampak konkret dari masing-masing proyek tentu akan bergantung pada realisasi produksi dan bentuk kemitraan yang nantinya disepakati.
“Jakarta Film Summit 2026 membuka peluang investasi, kolaborasi internasional, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Jakarta,” pungkas Rano.
Untuk saat ini, perhatian tertuju pada pengumuman lanjutan mengenai sekuel film Netflix yang akan mengambil gambar di Jakarta pada 2027. Identitas film tersebut masih dirahasiakan, tetapi kepastian rencana produksinya menempatkan Jakarta dalam peta pembicaraan baru mengenai kota-kota yang siap mendukung kegiatan perfilman internasional.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting?
Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting matter?
Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.



