Polisi masih buru pelaku curanmor yang terjadi di Kembangan Jakbar

Polisi Masih Buru Pelaku Curanmor di Kembangan Jakarta Barat

Polisi masih buru pelaku curanmor – Kejadian pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Sate Taichan Nyotnyot, Jalan Pesanggrahan, Kembangan Selatan, Jakarta Barat masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian. Sejumlah anggota Polsek Kembangan sedang berupaya memburu dua dari tiga pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. Menurut informasi yang diberikan oleh Kapolsek Kembangan, Kompol Moch Taufik Iksan, satu pelaku telah ditangkap, sementara dua orang lainnya masih buron. “Satu pelaku berinisial AA (37 tahun) telah diamankan, sedangkan dua tersangka lainnya masih dalam pencarian petugas,” tuturnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (13/5).

Detik-detik Kejadian Pencurian

Korban mengaku kejadian terjadi pada Senin (11/5) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, ia sedang berada di lokasi warung makan Sate Taichan Nyotnyot dan memarkir sepeda motor Honda Beat-nya. Tiba-tiba, kendaraan tersebut menyala secara tidak terduga, lalu diambil oleh seseorang yang tidak dikenal. “Saksi melihat motor milik korban hilang tanpa tanda-tanda kecurigaan awal,” tambah Taufik.

“Korban bersama saksi langsung melakukan pengejaran hingga ke wilayah Jalan Pilar Mas Utama, Kedoya Selatan, saat itu pelaku masih berusaha kabur dengan motor yang dibawanya,” kata Taufik.

Dalam proses pengejaran, korban dan saksi berhasil menemukan pelaku di Jalan Pilar Mas Utama. Karena korban memastikan motor tersebut miliknya, ia berusaha menghentikan pelaku. Namun, karena situasi sudah memanas, kedua belah pihak akhirnya terlibat aksi perlawanan. Dalam keadaan tersebut, anggota patroli Polsek Kembangan yang sedang melakukan patroli rutin di sekitar wilayah itu memberikan bantuan untuk menangkap pelaku.

Lihat Juga :   What Happened During: Polda Metro Jaya ungkap dugaan penadahan ribuan sepeda motor di Jaksel

Pelaku Diamankan dengan Barang Bukti

Pelaku yang berhasil ditangkap, AA, memberikan informasi tentang peristiwa tersebut. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti, termasuk sepeda motor Honda Beat korban yang kondisinya terlihat rusak, khususnya bagian kunci kontak. Selain itu, satu unit motor yang digunakan pelaku sebagai alat perkenaan juga ikut diamankan. Polisi juga menemukan sebuah kunci palsu yang diduga berperan dalam pelaksanaan aksi pencurian.

“Barang bukti yang berhasil dirampas mencakup satu motor milik korban yang kunci kontaknya rusak, serta kunci palsu yang digunakan pelaku untuk membuka kunci motor secara tidak sah,” jelas Taufik.

Kini, pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Polsek Kembangan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Taufik mengungkapkan bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara mendalam untuk mengungkap motif dan alat-alat yang digunakan dalam aksi tersebut. “Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti lain guna menguatkan kesaksian dan mempercepat proses hukum,” tambahnya.

Kasus Dijerat Pasal 477 UU Pidana

Dalam kasus ini, pelaku diancam hukuman berdasarkan Pasal 477 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Pasal tersebut menyangkut tindak pidana pencurian dengan pemberatan, yaitu pengambilan barang bergerak yang disertai dengan perbuatan merusak atau merampas. Taufik menjelaskan bahwa pelaku dianggap melakukan tindakan kriminal yang cukup serius, mengingat motor korban tidak hanya diambil, tetapi juga kunci kontaknya rusak.

“Pelaku diancam hukuman penjara selama maksimal satu tahun, serta denda sebesar Rp500.000,00, tergantung pada hasil penyidikan,” tutur Taufik.

Menurut Taufik, penangkapan AA menjadi kemajuan dalam upaya mengungkap kasus ini. Namun, masih ada dua pelaku lain yang menjadi prioritas dalam investigasi. “Kami berharap dapat segera menangkap dua pelaku yang masih buron untuk menyelesaikan kasus secara lengkap,” kata Taufik.

Lihat Juga :   Pelajar di Grogol Petamburan terluka usai diserang dan dirampok

Kondisi Tempat Kejadian dan Wilayah Kembangan

Kawasan Kembangan Selatan, khususnya Jalan Pesanggrahan, dikenal sebagai area rawan pencurian kendaraan bermotor. Banyak warga setempat melaporkan kejadian serupa sebelumnya, sehingga kepolisian terus meningkatkan patroli di wilayah tersebut. Taufik mengatakan, tim investigasi juga sedang memeriksa CCTV di sekitar lokasi untuk memperkuat bukti dan memastikan tidak ada pelaku lain yang terlewat.

“Peningkatan patroli telah dilakukan karena wilayah Kembangan Selatan sering menjadi target pencurian motor, terutama pada jam malam atau pagi hari,” imbuh Taufik.

Dalam upayanya mencegah kejadian serupa, polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat sedang meninggalkan kendaraan di tempat umum. “Warga dihimbau untuk memastikan kendaraan tetap terkunci dan menggunakan kunci palsu yang terkenal mudah diambil oleh pencuri,” kata Taufik.

Peran Masyarakat dalam Membantu Penyelidikan

Korban dan saksi menjadi faktor penting dalam berhasil menangkap satu dari tiga pelaku. Tanpa bantuan dari mereka, kepolisian mungkin kesulitan menemukan pelaku. Taufik mengapresiasi partisipasi warga dalam menyampaikan informasi. “Kerja sama masyarakat sangat berperan dalam menangkap pelaku, terutama dalam aksi pengejaran yang terjadi di tengah malam,” ujarnya.

“Kami meminta warga yang mengetahui kejadian serupa di sekitar wilayah Kembangan Selatan untuk segera melaporkan ke polisi,” katanya.

Taufik juga menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku curanmor akan terus dilakukan, bahkan jika tersangka masih buron. “Meski hanya satu pelaku yang ditangkap, kami tetap berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara tuntas,” tegas Taufik. Ia menambahkan bahwa kasus ini menjadi contoh bagaimana polisi berupaya meminimalisir tindakan kriminal di sekitar wilayah tersebut.

Kondisi Motor dan Kunci Palsu

Dalam penyelidikan, polisi menemukan bahwa motor yang dicuri memiliki kondisi kunci kontak yang rusak. Taufik memperkirakan bahwa pelaku sengaja merusak kunci kontak untuk menghindari pelacak. “Kunci kontak yang rusak menunjukkan bahwa pelaku mungkin menggunakan alat khusus untuk membuka kunci motor,” katanya.

“Kunci