Meeting Results: Federasi Futsal Indonesia berubah nama jadi Asosiasi Futsal Indonesia

Federasi Futsal Indonesia Berubah Nama Jadi Asosiasi Futsal Indonesia

Meeting Results – Jakarta – Sebagai hasil dari kongres biasa Federasi Futsal Indonesia (FFI) yang digelar di ibukota pada Selasa, sebuah keputusan strategis diambil, yakni perubahan nama organisasi tersebut menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI). Langkah ini bertujuan memperkuat posisi futsal dalam kerangka kerja sepak bola nasional yang dijalankan oleh PSSI dan FIFA. Perubahan nama menjadi AFI diharapkan akan menjadi awal dari transformasi struktur organisasi untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan cabang olahraga ini secara lebih terarah.

Kepemimpinan Baru dalam Masa Depan Futsal

Pengambilan keputusan untuk berganti nama FFI ke AFI dilakukan sesuai dengan visi dan pedoman yang telah ditetapkan. Menurut Ketua Umum AFI, Michael Sianipar, organisasi futsal Indonesia kini diintegrasikan dalam sistem sepak bola nasional, sehingga perubahan ini dianggap penting untuk meningkatkan koordinasi dan efisiensi pengelolaan. “Setelah Meeting Results, kami akan melaporkan hal ini ke PSSI untuk ditindaklanjuti,” kata Michael dalam konferensi pers setelah acara.

“Kami ingin futsal tidak hanya menjadi cabang olahraga terpisah, tapi juga bagian dari sinergi sepak bola yang lebih luas,” ujar Michael, yang menambahkan bahwa kebijakan PSSI akan diterapkan secara utuh ke dalam kegiatan futsal, termasuk dalam penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang telah diperbarui.

Integrasi dengan Sistem Sepak Bola Nasional

Meeting Results pada kongres biasa tersebut juga menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan peran futsal dalam ekosistem sepak bola. Michael Sianipar menekankan bahwa sinergi antara dua cabang olahraga ini sangat krusial dalam meningkatkan kualitas pemain, pengelolaan, serta prestasi internasional. Dengan perubahan nama, AFI akan lebih mudah berkoordinasi dengan PSSI dalam menyusun strategi pengembangan.

Lihat Juga :   Special Plan: Indomobil boyong SUV listrik keluarga Leapmotor C10 ke Indonesia

Sejak Meeting Results di kongres PSSI tahun lalu, rencana perubahan nama FFI telah dipertimbangkan. Kini, keputusan tersebut menjadi nyata setelah disetujui oleh seluruh peserta kongres. Ia menjelaskan bahwa reorganisasi ini bertujuan menyatukan pengelolaan futsal di tingkat nasional dan daerah, memastikan seluruh sektor berjalan harmonis dan efektif.

Struktur Organisasi yang Lebih Terstruktur

Pada sisi organisasi, Meeting Results kongres biasa juga menyesuaikan susunan kepemimpinan AFI. Tiga nama baru diangkat sebagai pengurus utama, dengan peran yang terstruktur. Michael Sianipar tetap memegang jabatan Ketua Umum, sementara Budi Setiawan menjabat Sekretaris Jenderal, menggantikan Perbager Raj yang mundur. Perubahan ini diharapkan akan memperkuat kelembagaan futsal dan memudahkan pengambilan keputusan.

Michael menjelaskan bahwa AFI kini berada di bawah naungan PSSI dan FIFA, sehingga perubahan nama ini mencerminkan integrasi yang lebih dalam. “Kami ingin kelembagaan futsal menjadi lebih kuat dan memiliki visi jangka panjang,” tambahnya. Ia juga menyebutkan bahwa langkah ini akan memberikan dampak positif pada kinerja olahraga futsal di Indonesia, terutama dalam hal keuangan dan promosi.

Persiapan Menghadapi Piala Dunia Futsal 2028

Meeting Results yang diambil dalam kongres ini juga merupakan bagian dari persiapan Indonesia untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Michael Sianipar menegaskan bahwa sinergi yang lebih kuat antara futsal dan sepak bola akan menjadi fondasi penting dalam mencapai target tersebut. “Kami ingin membangun ekosistem yang lebih dinamis untuk menghadapi tantangan di masa depan,” katanya.

Sebagai bagian dari reorganisasi, AFI menunjuk Novel Leonardo sebagai Wakil Ketua Umum Pertama, serta M. Attamimi Halilintar sebagai Wakil Ketua Umum Kedua. Kedua posisi ini akan memastikan pelaksanaan program pengembangan futsal berjalan lancar, baik melalui kebijakan nasional maupun kegiatan lokal. Dengan kelembagaan yang lebih terpadu, Michael optimis futsal akan berkembang lebih cepat dan kompetitif.

Lihat Juga :   Historic Moment: IMX Prambanan Heritage Meet Up dipadati puluhan mobil modifikasi

Koordinasi dan Visi Jangka Panjang

Kongres biasa ini juga membahas perubahan AD/ART AFI untuk selaras dengan statuta PSSI. Penyesuaian ini diharapkan meningkatkan koordinasi antara AFI dan PSSI, serta memperkuat sistem kelembagaan futsal. Michael Sianipar menyatakan bahwa keputusan yang diambil dalam Meeting Results memiliki tujuan jangka panjang, yaitu membangun kerangka kerja yang lebih solid dan profesional.

Visi jangka panjang dari AFI mencakup peningkatan kualitas pemain, peningkatan infrastruktur, serta pengembangan kompetisi nasional yang lebih sehat. Dengan kelembagaan yang terpadu, Michael berharap futsal dapat menjadi bagian integral dari kebijakan olahraga nasional, serta mendukung target-tarot menuju level internasional. “Meeting Results ini menjadi awal dari perubahan besar yang kami lakukan,” tutupnya.