Key Strategy: Singleton sebut Pelita Jaya perlu banyak berbenah meski tekuk Hawks

Singleton sebut Pelita Jaya perlu banyak berbenah meski tekuk Hawks

Key Strategy – Jakarta, Sabtu – Pertandingan pekan ke-14 Indonesian Basketball League (IBL) 2026 antara Pelita Jaya Jakarta dan Tangerang Hawks Basketball berakhir dengan kemenangan untuk tim pelatih David Singleton. Skor 90-78 mengantarkan Pelita Jaya ke puncak klasemen sementara, meski pelatih asal Amerika Serikat itu mengungkapkan bahwa timnya masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki. Dalam jumpa pers usai pertandingan, Singleton menilai performa timnya belum memenuhi standar maksimal, terutama dalam aspek agresivitas dan efisiensi peluang yang muncul.

Analisis pertandingan dan perbaikan yang dibutuhkan

Menurut Singleton, meskipun berhasil meraih kemenangan, timnya gagal memaksimalkan peluang di beberapa babak, terutama pada kuarter pertama. “Kami akan menerima kemenangan ini, tetapi kami tahu bahwa kami harus terus meningkatkan permainan,” kata pelatih yang telah memimpin Pelita Jaya selama beberapa musim. Ia menjelaskan bahwa lawan sering kali mampu merespons dengan cepat setelah kesalahan yang terjadi di sisi pertahanan. “Ini berdampak pada momentum kebangkitan tim, sehingga Hawks masih bisa memperkecil keunggulan,” ujarnya.

Kami beruntung masih menyisakan satu laga lagi untuk mengevaluasi performa, jadi itu akan dimanfaatkan semaksimal mungkin guna persiapan playoff,” ujar pemain andalan timnas bola basket Indonesia tersebut.

Singleton juga menyoroti beberapa kesalahan teknis yang terjadi selama pertandingan, seperti penanganan bola yang kurang presisi dan kecepatan serangan yang tidak konsisten. Dalam kuarter keempat, timnya mulai menunjukkan perbaikan, terutama dalam pertahanan yang lebih solid. Namun, ia masih merasa ada ketidakseimbangan dalam kecepatan dan intensitas permainan, yang berpotensi menjadi kelemahan di babak-babak berikutnya.

Lihat Juga :   Solving Problems: Dirut IBL sebut Surabaya jadi contoh pengembangan basket nasional

Persiapan menghadapi fase gugur

Sementara itu, pelatih Singleton menegaskan bahwa fase gugur akan berbeda secara signifikan dari musim reguler. “Tantangan di playoff jauh lebih ketat, karena lawan akan mempersiapkan strategi yang matang dan fokus pada setiap detail permainan,” katanya. Ia menambahkan bahwa timnya perlu meningkatkan konsistensi dalam setiap kuarter, terutama ketika menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. “Kami tampil lebih baik setelah jeda, tetapi masih ada ruang untuk berkembang,” ujarnya.

Kapten tim Andakara Prastawa Dhyaksa juga memberikan perspektif serupa. Menurut sang pemain, pertahanan Pelita Jaya yang dianggap sebagai salah satu yang terbaik di liga, terlihat kurang stabil dalam beberapa momen kritis. “Kebobolan 78 poin masih terlalu tinggi bagi kami, meski sebenarnya kami sudah menunjukkan kemajuan,” katanya. Ia menekankan bahwa tim harus segera melakukan pemulihan dan mempelajari video pertandingan untuk memperbaiki kesalahan dalam strategi pertahanan.

Kami beruntung masih menyisakan satu laga lagi untuk mengevaluasi performa, jadi itu akan dimanfaatkan semaksimal mungkin guna persiapan playoff,” ujar pemain andalan timnas bola basket Indonesia tersebut.

Dhyaksa juga menyebutkan bahwa efisiensi dalam mengonversi peluang menjadi poin menjadi fokus utama untuk pertandingan mendatang. “Beberapa tembakan terbuka dan layup yang ada bisa diubah menjadi keuntungan, tapi kami belum mampu memanfaatkannya secara maksimal,” katanya. Hal ini menurutnya perlu diperbaiki sebelum menghadapi Satria Muda Pertamina Jakarta pada Minggu (10/5), yang akan menjadi pertandingan krusial untuk menentukan persiapan menghadapi playoff.

Standings dan persiapan untuk pertandingan berikutnya

Hasil pertandingan tersebut memastikan Pelita Jaya tetap berada di puncak klasemen sementara dengan 17 kemenangan dan 2 kekalahan. Sementara Tangerang Hawks Basketball berada di peringkat kelima dengan 10 kemenangan dan 10 kekalahan. Dengan hanya satu laga kandang tersisa melawan Satria Muda, pelatih Singleton dan timnya harus memaksimalkan peluang untuk memperkuat posisi mereka di babak penyisihan.

Lihat Juga :   Key Issue: 76ers singkirkan Celtics setelah bangkit dari ketertinggalan 1-3

Pertandingan antara Pelita Jaya dan Hawks menjadi bukti bahwa tim asal Jakarta masih mampu menghadapi lawan-lawan kuat. Namun, untuk menembus zona playoff, mereka perlu menunjukkan dominasi yang lebih berkelanjutan. Singleton menegaskan bahwa mental dan fokus pemain menjadi faktor kunci. “Kami harus memastikan setiap peluang tidak terbuang percuma, apalagi dalam pertandingan penting seperti fase gugur,” katanya.

Dari sisi luar, Tangerang Hawks tampak mampu meraih poin secara signifikan setelah jeda. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk menyaingi Pelita Jaya dalam perjalanan menuju gelar juara. Meski begitu, Singleton berharap para pemain bisa lebih disiplin dalam menjaga ritme permainan, terutama saat menghadapi lawan yang lebih ketat. “Jika kami bisa memperbaiki aspek kecepatan dan konsistensi, maka kami punya peluang besar untuk tampil maksimal di playoff,” tuturnya.

Dengan kemenangan ini, Pelita Jaya kembali menegaskan dominasi mereka di liga. Namun, menurut Singleton, ini hanya awal dari perjalanan yang lebih berat. “Tantangan di depan masih banyak, tapi kami yakin bisa mengatasinya jika tetap fokus dan bekerja keras,” ujarnya. Ia juga meminta para pemain untuk terus belajar dan mengoptimalkan potensi individu serta tim dalam setiap pertandingan.