Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang – KBRI: Tidak Ada Korban WNI

Share: X Facebook
khrisna-edit-1783929522-824af3b4ab

27 Tewas dalam Kebakaran Maut Bar di Bangkok, WNI Aman

Pondokkebaikan.com – Sebuah tragedi besar terjadi di ibukota Thailand ketika Kebakaran Maut Bar di Bangkok menewaskan 27 orang pada hari Minggu, 12 Juli 2026. Api besar melalap bar Rong Beer Na Lat Phrao yang terletak di kawasan Lat Phrao, Bangkok, dalam waktu singkat. Puluhan pengunjung lainnya juga mengalami luka-luka dan harus mendapatkan pertolongan medis. Hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui KBRI Bangkok telah mengonfirmasi bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia yang menjadi korban dalam insiden tragis tersebut.

Data resmi dari otoritas Thailand menunjukkan bahwa jumlah korban luka mencapai 63 orang. Kebakaran yang mengguncang industri hiburan lokal ini sebagian besar korban jiwanya bukan disebabkan oleh kobaran api secara langsung. Mayoritas korban meninggal akibat sesak napas di dalam ruangan tertutup yang dipenuhi asap tebal. Kecepatan penyebaran api yang luar biasa membuat para pengunjung kesulitan untuk menyelamatkan diri dari bahaya.

Konfirmasi KBRI Bangkok

Heni Hamidah, Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada informasi mengenai korban Warga Negara Indonesia dalam peristiwa kebakaran di tempat hiburan di kawasan Lat Phrao, Bangkok. Koordinasi intensif telah dilakukan antara KBRI Bangkok dengan pihak kepolisian, rumah sakit, dan otoritas setempat untuk memastikan keamanan seluruh WNI.

“Berdasarkan koordinasi KBRI Bangkok dengan pihak kepolisian, rumah sakit, dan otoritas setempat, belum terdapat informasi adanya korban Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal maupun korban luka,” kata Heni kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Heni memastikan bahwa Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Bangkok terus memantau perkembangan musibah tersebut. KBRI Bangkok akan terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand untuk memantau perkembangan situasi dan siap memberikan pendampingan apabila terdapat WNI yang terdampak. Layanan konsultasi juga terus disediakan bagi WNI yang membutuhkan informasi lebih lanjut.

Investigasi Penyebab Kebakaran

Otoritas setempat masih melakukan investigasi mendalam terkait dugaan korsleting listrik dan kelalaian standar keselamatan bangunan sebagai pemicu utama kebakaran. Arah penyelidikan kini menyoroti dekorasi interior yang mudah terbakar serta dugaan adanya hambatan pada pintu darurat bar. Kelalaian ini membuat ruang publik berubah menjadi perangkap maut yang sangat cepat merenggut nyawa pengunjung.

Kobaran api dilaporkan muncul pertama kali dari area dekat panggung utama sebelum akhirnya memutus aliran listrik seketika. Kepanikan massal tidak terhindarkan ketika asap hitam pekat langsung memenuhi seluruh ruangan dalam hitungan detik. Peristiwa kelam pada Minggu malam ini membongkar kembali kegagalan sistemik penegakan standar keselamatan fasilitas publik di Thailand.

Respons Pemerintah Thailand

Perdana Menteri Anutin Charnvirakul yang meninjau lokasi menjelaskan bahwa seorang musisi yang sedang tampil sempat memberikan kesaksian langsung kepadanya. Ada ledakan dan semua orang mencoba melarikan diri dari asap dan api, menurut kesaksian musisi tersebut kepada Anutin, dikutip dari BBC, Senin (13/7/2026). Tragedi mematikan ini kembali mengguncang industri hiburan Thailand setelah api besar menghanguskan bar Rong Beer Na Lat Phrao di distrik Chatuchak, Bangkok.

Dengan jumlah korban yang signifikan, insiden ini menjadi salah satu bencana kebakaran terbesar yang pernah terjadi di Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Kini, pemerintah Thailand sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan di berbagai tempat hiburan malam. Diharapkan bahwa pelajaran dari tragedi ini dapat mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sebagai bagian dari upaya preventif, berbagai regulasi baru kemungkinan akan diterapkan untuk meningkatkan standar keselamatan di fasilitas publik. Sementara itu, KBRI Bangkok terus menyediakan layanan konsultasi bagi WNI yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan situasi. Masyarakat Indonesia di Bangkok juga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *