Key Discussion: Kadin sebut semakin banyak pihak minat belajar digitalisasi ke Estonia

Kadin Sebut Semakin Banyak Pihak Minat Belajar Digitalisasi ke Estonia

Key Discussion –

Jakarta, Selasa – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyoroti peningkatan minat pemangku kepentingan dalam negeri untuk mempelajari pengembangan teknologi dan digitalisasi yang berlangsung di Estonia. Ketua Komite Baltik Kadin Indonesia serta Konsul Kehormatan Estonia di Jakarta, Adriana Sri Lestari, menyatakan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, jumlah delegasi yang mengunjungi Estonia untuk belajar berbagai inovasi teknologi dan sistem digitalisasi mengalami peningkatan signifikan. “Pihak-pihak dari sektor swasta maupun pemerintahan sering kali melakukan kunjungan ke Estonia untuk memperoleh wawasan tentang kemajuan teknologi informasi dan digital,” ujarnya usai agenda forum Misi Bisnis Industri Maritim Estonia ke Indonesia.

Tren Belajar Digitalisasi ke Estonia

Kadin Indonesia mengungkapkan bahwa minat untuk belajar digitalisasi ke Estonia didorong oleh kesadaran masyarakat dan pemerintah bahwa negara ini menjadi contoh yang dapat dijadikan referensi dalam penerapan teknologi modern. Adriana menuturkan bahwa Estonia, yang dikenal sebagai negara dengan kebijakan digital yang maju, menawarkan berbagai program dan pelatihan yang terbuka bagi audiens internasional, termasuk Indonesia. “Tidak hanya konferensi, tapi juga pertemuan dan kursus di bidang teknologi informasi, keamanan siber, serta digitalisasi di berbagai sektor seperti transportasi dan medis menjadi daya tarik utama bagi delegasi Indonesia,” tambahnya.

Lihat Juga :   Hasil Pertemuan: Menaker siapkan “kado” bagi pekerja jelang May Day 2026

Kolaborasi dan Investasi Digital-Maris

Menurut Adriana, Estonia saat ini sedang memperluas investasinya di Indonesia, terutama di bidang teknologi digital dan industri maritim. Ia menjelaskan bahwa negara benua Eropa tersebut telah menunjukkan komitmen untuk mengembangkan sistem digital yang canggih, termasuk aplikasi pelabuhan cerdas, optimisasi penggunaan energi, serta perencanaan lalu lintas pelayaran otomatis. “Ini menjadi alasan mengapa Kadin Indonesia memperkuat hubungan kerja sama dengan Estonia,” kata pejabat yang juga bertugas sebagai konsul kehormatan tersebut.

Contoh Nyata dari Sumedang

Salah satu contoh nyata penerapan digitalisasi yang dipelajari oleh Indonesia adalah Kota Cerdas Sumedang. Adriana mengatakan bahwa pemerintah daerah setempat telah mengadopsi sistem IT dalam berbagai aspek tata kelola pemerintahan, berkat pengalaman yang diperoleh dari kunjungan ke Estonia. “Sumedang mampu menciptakan infrastruktur digital yang berdampak nyata, seperti penggunaan teknologi di sektor layanan publik dan manajemen data, yang semuanya terinspirasi dari pengalaman belajar ke Estonia,” ujarnya.

Kunjungan Misi Bisnis Estonia dan Peluang Kerja Sama

Dalam kunjungan Misi Bisnis Industri Maritim Estonia ke Indonesia, Adriana menyebutkan bahwa Estonia menargetkan kerja sama dan investasi di bidang digital serta maritim sebagai prioritas. Ia menjelaskan bahwa Estonia memiliki pengalaman unggul dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam sektor maritim, termasuk pengembangan pelabuhan berbasis teknologi tinggi dan pengelolaan data pelayaran secara efisien. “Dengan eksperimen yang telah dilakukan di Estonia, kita dapat merancang solusi yang lebih inovatif untuk kebutuhan Indonesia,” katanya.

Pertemuan dengan Institusi Pemerintah dan BUMN

Adriana menambahkan bahwa selama misi tersebut, delegasi Estonia telah bertemu dengan berbagai mitra pemerintah Indonesia, termasuk Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Pertemuan dengan Bakamla serta Pertamina, Pelni, dan Pelindo menunjukkan keseriusan Estonia dalam mengeksplorasi potensi kolaborasi di bidang maritim dan digital,” ujarnya.

Lihat Juga :   What You Need to Know: KKP tegaskan kapal di Merauke bukan 'trawl'

Manfaat dan Harapan ke Depan

Kadin Indonesia optimis bahwa kerja sama dengan Estonia akan memberikan dampak positif bagi pengembangan teknologi di Indonesia. “Estonia memiliki sumber daya dan pengalaman yang dapat dipakai sebagai dasar dalam membangun ekosistem digital yang lebih baik di tanah air,” katanya. Ia menekankan bahwa Estonia siap memberikan bantuan dan dukungan untuk mengembangkan sektor-sektor kritis seperti digitalisasi pemerintahan dan industri maritim.

Peran Estonia dalam Digitalisasi Global

Adriana juga menyoroti peran Estonia sebagai pelaku utama dalam revolusi digital di tingkat global. Negara kecil ini, yang terletak di Eropa Timur, telah menjadi pusat inovasi teknologi, terutama melalui penggunaan e-Governance dan sistem digital terpadu. “Kita bisa melihat bagaimana Estonia membangun sistem pemerintahan yang efisien dengan menggunakan platform digital, yang menjadi benchmark bagi negara-negara lain termasuk Indonesia,” ujarnya.

Langkah Strategis untuk Masa Depan

Dalam wawancara tersebut, Adriana menggarisbawani pentingnya melibatkan pihak-pihak internasional dalam pengembangan infrastruktur digital Indonesia. “Kadin Indonesia berharap Estonia dapat menjadi mitra yang stabil dalam mendorong transformasi digital dan industri maritim,” kata dia. Ia menambahkan bahwa langkah-langkah seperti ini perlu dilakukan secara bertahap, dengan memperhatikan kebutuhan spesifik dari masing-masing sektor.

Komitmen Terhadap Peningkatan Kapasitas

Kadin Indonesia juga menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan institusi di dalam negeri melalui pertukaran keahlian dengan Estonia. “Estonia menawarkan berbagai program pelatihan dan workshop yang sangat bermanfaat, terutama bagi pihak-pihak yang ingin mempercepat modernisasi sistem mereka,” ujarnya. Adriana menekankan bahwa inisiatif tersebut tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi dapat menjadi pendorong utama untuk kemajuan ekonomi dan kehidupan masyarakat.

Lihat Juga :   Danantara soroti kesiapan industri lokal dalam pengembangan EBT

Perkembangan Kadin Indonesia dalam Digitalisasi

Adriana mengungkapkan bahwa Kadin Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat digitalisasi di berbagai sektor. Selain mengadakan forum dan pertemuan dengan negara-negara tetangga, Kadin juga aktif dalam menggandeng mitra internasional seperti Estonia. “Kita perlu memanfaatkan sumber daya global untuk memperkuat keberlanjutan pembangunan digital,” kata pejabat tersebut.

“Dengan bekal yang diperoleh selama kunjungan ke Estonia, mereka siap berkolaborasi dan membantu Indonesia dalam mencapai tujuan digitalisasi yang lebih baik,” ujarnya.

Adriana menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya sekadar pertukaran wawasan, tetapi juga memiliki dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan kemudahan berbisnis di Indonesia. “Digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan ak