Yang Dibahas: BPJPH-LPS perkuat sinergi pengembangan ekosistem jaminan produk halal
BPJPH-LPS perkuat sinergi pengembangan ekosistem jaminan produk halal
Jakarta – Kerja sama antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dilakukan untuk memperkuat sistem jaminan produk halal nasional. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah pemperbaruan laboratorium halal BPJPH, yang dianggap penting dalam memastikan kredibilitas standar kehalalan di Indonesia.
Ahmad Haikal Hasan, Kepala BPJPH, dalam wawancara di Jakarta, Kamis, menjelaskan bahwa laboratorium menjadi elemen penting dalam menjaga integritas jaminan produk halal. “Laboratorium adalah inti dari sistem jaminan halal. Kekuatan kita bergantung pada kemampuan pengujian dan bukti ilmiah yang andal. Dengan kapasitas deteksi yang optimal, BPJPH bisa memberikan keputusan yang adil dan terpercaya,” tambahnya.
“Ketika terjadi perbedaan hasil, keputusan harus didasarkan pada lembaga yang memiliki kemampuan pengujian terbaik. Kami ingin memastikan BPJPH menjadi pilihan utama dalam hal ini,” ujar Haikal.
Di sisi lain, Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Komisioner LPS, menyampaikan dukungan untuk pengembangan jaminan produk halal yang memiliki standar sejajar dengan negara lain. “Kami berharap sistem ini mencapai tingkat kredibilitas yang setara dengan lembaga serupa di luar negeri,” katanya.
“LPS siap mengkoordinasikan dukungan dari berbagai lembaga terkait agar sistem halal nasional semakin solid. Laboratorium BPJPH harus unggul dalam kualitasnya, bukan hanya sebagai tempat pengujian, tetapi sebagai pusat referensi yang profesional,” ujar Anggito.
Kolaborasi ini bertujuan mempercepat penguatan infrastruktur halal serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem jaminan produk halal Indonesia. “Kedua lembaga akan menerapkan langkah konkret untuk mendukung laboratorium halal yang modern, akurat, dan berstandar tinggi,” pungkas Anggito.