Agenda Utama: Cara Sukses Menulis di kumparan

Cara Sukses Menulis di kumparan

Kumparan menawarkan ruang bagi pengguna untuk berpartisipasi dalam menulis, selain menikmati bacaan. Platform ini berbasis kolaborasi, sehingga Anda bisa membuat akun, meninggalkan komentar, dan mengunggah karya tulis. Jika artikel Anda ditolak oleh tim moderator, bisa disebabkan oleh dua hal utama: identitas penulis atau isi tulisan.

Identitas yang Diperiksa Moderator

Poin pertama yang diperiksa adalah identitas penulis, seperti nama lengkap, profil singkat, dan foto. Nama: Pastikan menggunakan nama asli, bukan nama samaran. Biodata: Sebutkan pekerjaan atau status Anda secara jelas. Jika Anda mahasiswa, tulis jurusan dan universitas. Foto: Unggah gambar diri yang tajam dan jelas, sehingga wajahmu dapat terlihat dengan jelas oleh tim moderator. Hindari menggunakan foto orang lain.

Tips Penulisan untuk Diterima

Konten menjadi faktor penting dalam penilaian. Berikut beberapa aspek yang dianalisis:

Substansi: Buat opini atau cerita yang orisinal dan menarik, menggunakan kalimat sopan serta argumentasi yang kuat. Contoh tulisan yang baik adalah artikel “Bom Waktu itu Bernama Coronavirus: Apa yang Kita dan Pemerintah Harus Lakukan?” yang ditulis oleh Makhyan Jibril, seorang residen penyakit jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga. Baca dan pelajari struktur tersebut.

Penulisan: Ikuti aturan PUEBI—Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia—sebagai dasar. Hindari menulis seluruh teks dalam huruf besar atau kecil, terutama di judul artikel. PUEBI mengatur ketentuan huruf kapital dan kecil. Silakan gunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk referensi.

Tipo: Kesalahan tata bahasa atau kesalahan penulisan (tipo) yang berulang adalah penyebab umum penolakan. Redaktur Kumparan hanyalah manusia dengan kapasitas dan energi terbatas, sehingga kehati-hatian dalam menulis sangat diperlukan. Tips: Baca kembali tulisan, periksa detail, dan jangan terburu-buru.

Faktor lain yang mungkin menyebabkan penolakan termasuk tulisan spam, iklan, konten komersial, atau jualan. Jika memasukkan tautan ke situs eksternal, pastikan tidak mengganggu fokus artikel. Selain itu, isi tulisan yang mirip dengan karya sebelumnya atau dianggap tidak bermanfaat bagi pembaca juga bisa jadi alasan ditolak.

Menulis di Kumparan adalah menulis untuk publik luas. Anda akan tergabung dalam komunitas yang menyebar hingga luar negeri. Jangan menyerah jika tulisan ditolak—bikin lagi dan ajukan kembali. Seperti kata Pramoedya Ananta Toer,

“Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”