Agenda Utama: Horor Macet di Gilimanuk Sebabkan Pemudik Meninggal, Gubernur Koster Minta Maaf

Horor Macet di Gilimanuk Sebabkan Pemudik Meninggal, Gubernur Koster Minta Maaf

Kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, mendapat perhatian publik saat arus mudik Hari Raya Idul Fitri bertepatan dengan perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Gubernur Bali Wayan Koster dan seluruh jajaran Pemprov Bali mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat saat berangkat mudik.

“Kemacetan yang terjadi di jalur Gilimanuk akibat antrean panjang selama penyeberangan ke Ketapang, saya sebagai Gubernur Bali memohon maaf atas kondisi ini,” ujar Koster.

Koster menambahkan, pihaknya sudah mengambil langkah antisipasi secara maksimal sejak awal puncak mudik. Ini dilakukan melalui rapat koordinasi bersama Polda Bali, Pangdam IX Udayana, Dinas Perhubungan, dan semua pihak terkait (Forkopimda). Seluruh pihak juga terlibat dalam membentuk posko-posko pengaturan lalu lintas di jalur Gilimanuk-Mengwi.

Kementerian Perhubungan melalui ASDP meningkatkan jumlah kapal penyeberangan dari Gilimanuk ke Ketapang untuk menangani lonjakan kendaraan. Namun, antrean yang berlarut hingga 35 kilometer pada Selasa (17/3) menyebabkan kesulitan bagi pengendara. Peristiwa ini terjadi karena tumpang tindih hari libur Nyepi dan Idul Fitri, dengan pelabuhan ditutup 24 jam pada 19 Maret 2026.

Diketahui, kepadatan kendaraan menuju Gilimanuk mencapai puncak pada Rabu (18/3), yaitu hari terakhir sebelum penutupan sementara pelabuhan. Waktu antrean yang terlalu lama mengakibatkan seorang pemudik perempuan dari Jawa Tengah meninggal dunia. Ia berangkat sendirian menggunakan bus dan diduga lelah akibat menghabiskan waktu lama dalam antrian.

Menurut informasi, jalur Denpasar-Gilimanuk tetap lancar tanpa hambatan. Koster menyampaikan apresiasi terhadap kritik dan saran dari masyarakat, yang akan dipakai sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan di masa depan.

Lihat Juga :   Menghadapi Tantangan: 24,9 Juta Pemudik Diprediksi Serbu Jawa Timur, Puncak Arus Mudik Terjadi di 18 Maret