PondokKebaikan
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Visit Agenda: Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

Published Juli 13, 2026 · Updated Juli 13, 2026 · By Indah Wibowo

Temon Meninggal Serangan Jantung, Dilarikan ke RSUD Mampang

Kabar Duka dari Visit Agenda

Visit Agenda - Dunia hiburan Indonesia kembali diselimuti kabar duka yang mendalam. Simson Rarameha Ngadang, yang lebih dikenal masyarakat dengan nama panggung Temon, telah menghembuskan napas terakhirnya pada hari Minggu, 12 Juli 2026. Penyebab kematiannya adalah serangan jantung yang terjadi secara mendadak dan tidak terduga. Mendiang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mampang yang berlokasi di Jakarta Selatan untuk mendapatkan pertolongan medis segera. Namun, upaya penyelamatan yang dilakukan oleh tim medis tidak berhasil dan Temon dinyatakan meninggal dunia pada pagi hari.

Visit Agenda melaporkan bahwa jenazah sang komedian legendaris dijadwalkan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Proses pemakaman tersebut rencananya akan dilaksanakan pada hari Senin, 13 Juli 2026. Saat ini, pihak keluarga masih menunggu kedatangan kerabat yang berasal dari luar kota untuk menghadiri prosesi pemakaman yang akan berlangsung khidmat.

Ungkapan Duka dari Abdel Achrian

Abdel Achrian, sahabat sekaligus rekan kerja Temon di dunia hiburan, turut merasakan kehilangan yang mendalam. Melalui akun Instagram pribadinya dengan username abdelachrian, ia menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga mendiang. Abdel menulis pesan yang menyentuh hati, "Innalilahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan Mon," yang dikutip pada hari Minggu, 12 Juli 2026. Ungkapan tersebut mencerminkan kedekatan persahabatan mereka yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

"Innalilahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan Mon," - Abdel Achrian melalui Instagram, 12 Juli 2026

Perjalanan Hidup dan Karir Temon

Temon lahir pada tanggal 28 Desember 1966 dan merupakan sosok yang dikenal cerdas. Berbeda dengan banyak komedian lainnya, ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Temon berhasil menempuh studi di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan meraih gelar sarjana psikologi. Prestasi akademiknya ini tidak lepas dari kemampuannya menembus universitas ternama tersebut melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan atau yang kini dikenal sebagai SNBP.

Karir Temon di dunia hiburan dimulai sejak tahun 1992 ketika ia bekerja sebagai penyiar di Radio SK atau Suara Kejayaan. Di sinilah ia pertama kali bertemu dengan Abdel Achrian. Pertemuan tersebut menjadi awal dari persahabatan yang panjang dan kolaborasi komedi yang sukses. Duet mereka semakin melambung tinggi setelah merilis sitkom berjudul "Abdel dan Temon Bukan Superstar" pada tahun 2008. Sitkom tersebut menjadi salah satu karya paling diingat oleh penonton Indonesia.

Visit Agenda mencatat bahwa Temon juga aktif sebagai kreator konten di era digital. Setelah periode di mana ia tidak terlalu aktif di dunia televisi, Temon melakukan transformasi dengan menjadi kreator konten. Ia mulai aktif membuat berbagai konten komedi dan mengunggahnya di platform media sosial. Langkah ini menunjukkan bahwa Temon selalu berusaha menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Kehadiran Temon di media sosial memberikan hiburan baru bagi para penggemarnya.

Kontribusi di Dunia Akting dan Media Sosial

Selain dikenal sebagai komedian, Temon juga memiliki rekam jejak yang panjang sebagai aktor. Ia pernah memerankan karakter ikonik Kosyim dalam sitkom Bajaj Bajuri yang tayang antara tahun 2002 hingga 2005. Peran lainnya termasuk sebagai Jamping dalam film Jali Preman Sholeh pada tahun 2021 serta film Menolak Talak yang dirilis pada tahun yang sama. Kontribusi Temon di industri hiburan Tanah Air tidak bisa dipandang sebelah mata.

Kini, Visit Agenda menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian Temon. Dunia hiburan kehilangan salah satu tokoh penting yang telah memberikan banyak tawa dan kenangan indah bagi masyarakat Indonesia. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini.