PondokKebaikan
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Solving Problems: Blusukan ke ke Sentra UMKM Maliosewu, Jokowi Beli Jajanan SD dari Es Teh hingga Sosis Bakar

Published Juni 28, 2026 · Updated Juni 28, 2026 · By Nadia Rahman

Blusukan ke Sentra UMKM Maliosewu, Jokowi Kembali Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal

Solving Problems - Pada hari kedua kunjungan ke Lampung, Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo memperkuat komitmen untuk mendukung usaha kecil menengah (UKM) dengan blusukan ke Sentra UMKM Maliosewu di Pringsewu, Sabtu (27/6/2026). Di lokasi tersebut, beliau secara langsung berinteraksi dengan warga sekitar, menikmati berbagai produk kuliner, dan memberikan semangat kepada para pelaku usaha. Aktivitas ini menunjukkan upaya pemerintah untuk membangun ekosistem usaha lokal yang kuat.

Interaksi yang Penuh Antusiasme

Kunjungan Jokowi ke Maliosewu dihadiri oleh ratusan warga yang sejak pagi telah memadati area tersebut. Suasana penuh semangat terlihat saat beliau tiba, dengan banyak warga yang berlomba-lomba mengambil kesempatan untuk swafoto dan bersalaman. Dalam interaksi, Jokowi tidak hanya menjadi pengunjung tetapi juga menjadi bagian dari suasana yang hidup dan penuh ekspresi kegembiraan.

Di antara banyak stan kuliner yang menawarkan makanan khas daerah, Jokowi terlihat menghabiskan waktu dengan santai. Beliau menikmati beberapa jajanan ringan yang dijual oleh pengusaha lokal, mulai dari minuman tradisional hingga makanan berat. Aktivitas ini sekaligus menjadi bukti bahwa penampilan presiden tidak hanya formal, tetapi juga dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kunjungan ke Museum Ketransmigrasian Lampung

Sebelum memulai kegiatan di Maliosewu, Jokowi juga menyempatkan diri mengunjungi Museum Ketransmigrasian Lampung. Di tempat tersebut, beliau disambut dengan penuh kehangatan oleh warga sekitar, lalu langsung meninjau sejumlah area yang menjadi fokus pembelajaran sejarah. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan kerja di wilayah itu, yang bertujuan mengeksplorasi peran transmigrasi dalam pembangunan daerah.

Di sela-sela agenda, Jokowi tetap menjaga komunikasi dengan masyarakat. Ia memperlihatkan perhatian terhadap kehidupan sehari-hari warga, termasuk menjawab pertanyaan mengenai kemajuan ekonomi lokal. Suasana di museum terlihat lebih aktif dibandingkan sebelumnya, menunjukkan kepercayaan warga terhadap kehadiran presiden.

Statistik yang Membayangi

Dalam rangkaian kunjungan ini, Jokowi juga mengungkapkan bahwa 60% dari anak muda di Indonesia masih mengalami kesulitan dalam mengakses modal usaha. Angka ini menjadi perhatian beliau dalam perjalanan kunjungan ke berbagai sentra UMKM, termasuk Maliosewu. Menurut Jokowi, tantangan modal usaha tersebut harus diatasi secara bersama-sama oleh pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.

Masalah modal usaha dinilai menjadi salah satu hambatan utama bagi pertumbuhan usaha kecil, terutama di kalangan generasi muda. Jokowi menekankan bahwa pemerintah sedang berupaya memperbaiki akses ke dana permodalan, baik melalui program kredit usaha rakyat (KUR) maupun bantuan langsung dari lembaga pemerintah. Ia berharap kebijakan tersebut dapat memberikan dampak positif pada tingkat pengembangan usaha.

Dukungan Pemerintah Melalui Kehadiran Pejabat

Kunjungan Jokowi di Pringsewu diikuti oleh sejumlah pejabat, termasuk Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali, Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian, serta Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas. Kehadiran mereka menambah semarak dari kegiatan yang diselenggarakan. Selain itu, Jokowi juga berharap bahwa kehadiran pejabat dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Interaksi dengan para pelaku usaha tidak hanya terbatas pada pembelian produk. Jokowi menekankan pentingnya inovasi dan keterlibatan aktif masyarakat dalam membangun usaha yang layak. "UKM harus menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat, dan pemerintah harus memastikan bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama dengan perusahaan besar," ujar Jokowi dalam sambutannya.

Peluang dan Tantangan di Maliosewu

Sentra UMKM Maliosewu dianggap sebagai contoh yang baik dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Di sini, banyak usaha kecil berhasil mengembangkan produk mereka secara bertahap, sekaligus membangun brand yang dikenal oleh masyarakat luas. Jokowi menyoroti keberhasilan ini sebagai bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, usaha kecil bisa menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Sebagai bagian dari kunjungan, Jokowi juga memastikan bahwa pembangunan ekonomi lokal tidak hanya berfokus pada sektor pertanian atau perikanan, tetapi juga pada keragaman usaha yang ada. Ia menekankan bahwa setiap usaha, terlepas dari besarnya skala, berkontribusi terhadap kemakmuran masyarakat. "Ini adalah bentuk apresiasi terhadap kerja keras para pelaku usaha," katanya.

Hasil Positif dari Blusukan

Kunjungan Jokowi ke Maliosewu diharapkan bisa memberikan dampak jangka panjang pada masyarakat sekitar. Dengan melibatkan diri secara langsung dalam berbagai kegiatan, beliau menunjukkan komitmen untuk menjaga keterlibatan pemerintah dalam membangun ekonomi rakyat. Selain itu, kehadiran beliau juga diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas usaha kecil, sehingga lebih mudah menjangkau pasar.

Di samping itu, Jokowi berharap bahwa usaha kecil dapat berkembang lebih pesat lagi. "Kita harus memastikan bahwa setiap usaha kecil memiliki peluang yang adil untuk berkembang, termasuk akses ke modal dan pelatihan," kata beliau. Pernyataan ini menjadi motivasi bagi para pengusaha lokal yang terus berupaya mengembangkan bisnis mereka.

Kehadiran Jokowi di Maliosewu juga dianggap sebagai pengingat bahwa peran pemerintah dalam pembangunan ekonomi tidak bisa dipisahkan. Dengan memberikan dukungan nyata, seperti pembelian langsung atau bantuan promosi, pemerintah dapat memastikan bahwa usaha kecil tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dalam waktu yang cepat.