PondokKebaikan
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Published Juni 28, 2026 · Updated Juni 28, 2026 · By Dewi Hidayat

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin - Setelah rangkaian proses yang cukup panjang, Surya Utama atau dikenal dengan nama Uya Kuya secara resmi diangkat sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta. Acara pelantikan berlangsung pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, di Balai Sarbini, Jakarta. Ini menandai pergantian kepemimpinan di tingkat wilayah, dengan Uya Kuya menggantikan Eko Hendro Purnomo, atau lebih dikenal sebagai Eko Patrio.

Pelantikan ini menjadi bagian dari serangkaian pengukuhan pengurus partai, yang mencakup DPW serta DPD PAN seluruh DKI Jakarta untuk masa jabatan 2024-2029. Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN, memimpin langsung upacara tersebut. Ia memastikan bahwa seluruh pengurus baru menjalani prosesi sumpah secara resmi, sebagai bentuk komitmen mereka terhadap tugas dan tanggung jawab yang diembankan.

Pengukuhan di Balai Sarbini

Dalam acara yang dihadiri oleh para pengurus partai dan masyarakat, Zulkifli Hasan memberikan pernyataan penting. "Hari ini, saya sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional melantik dan mengukuhkan saudara-saudara sekalian sebagai pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta periode 2024-2029," ujarnya sambil menegaskan keberhasilan prosesi pelantikan. Selain itu, ia juga menyampaikan harapan bahwa para pengurus baru akan mampu memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan partai dan kepentingan bangsa.

"Teriring doa, semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, memberikan petunjuk, bimbingan, tuntunan, hidayah, dan ridho-Nya. Semoga beliau memberikan kekuatan dan kemudahan bagi kita untuk menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara," tambah Zulhas dalam pidatonya.

Sebelumnya, Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua Umum PAN, telah mengungkapkan bahwa Surya Utama akan diangkat sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta. Ia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kandidat yang tersedia. "Ketua Umum DPP PAN, Bang Zulkifli Hasan, akan melantik Uya Kuya sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta, menggantikan Eko Patrio," kata Viva kepada wartawan pada hari yang sama.

Alasan Pemilihan Uya Kuya

Viva menyoroti tiga faktor utama yang menjadi dasar pemilihan Surya Utama. Pertama, ia dinilai memiliki integritas kepribadian yang tinggi, sesuai dengan karakter seorang pejuang partai. Kedua, komitmen Uya Kuya terhadap pembangunan PAN di Jakarta dianggap kuat, terbukti dari perannya dalam berbagai kegiatan partai. Ketiga, jaringan sosial yang luas menjadi keunggulan yang diharapkan dapat meningkatkan elektoral PAN di daerah tersebut.

"Alasan Uya Kuya ditunjuk sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta adalah karena pertama, ia memiliki integritas yang baik sebagai pejuang partai. Kedua, komitmennya terhadap pembesaran PAN di Jakarta cukup kuat. Ketiga, jaringan sosialnya yang luas diharapkan mampu meningkatkan suara partai di tengah persaingan politik yang ketat," jelas Viva.

Pelantikan Uya Kuya dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi PAN di Ibu Kota. Sebagai seorang tokoh yang memiliki pengaruh luas, keterlibatan Uya Kuya diharapkan mampu memperluas basis dukungan partai, terutama di kalangan masyarakat muda dan kalangan profesional. Selain itu, keberadaannya dianggap dapat menarik perhatian publik yang sebelumnya kurang aktif dalam memperhatikan dinamika politik di Jakarta.

Sejarah dan Tantangan Kepemimpinan Baru

Eko Patrio, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta, telah meninggalkan jejak signifikan selama masa kepemimpinannya. Namun, dengan pergantian ini, PAN berharap dapat menciptakan gelombang baru yang mampu memenuhi tantangan di masa depan. Uya Kuya, yang dikenal sebagai seorang entertainer dan aktivis politik, dianggap memiliki kemampuan komunikasi yang baik, yang menjadi keuntungan dalam membangun hubungan dengan berbagai kalangan.

Menurut Viva, Uya Kuya juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan berorientasi pada solusi. "Ia memiliki sifat yang baik, sehingga diharapkan dapat membangun kepercayaan dengan masyarakat dan anggota partai," kata Viva. Kombinasi antara karisma dan kompetensi ini dianggap menjadi kunci sukses dalam memimpin PAN di DKI Jakarta.

Pelantikan Uya Kuya juga disambut antusias oleh pengurus partai yang baru saja diambil sumpahnya. Mereka berharap kebijakan dan strategi yang dicanangkan oleh Uya Kuya dapat memberikan dampak positif, terutama dalam menghadapi pemilu mendatang. PAN, sebagai partai yang bergerak dalam isu-isu kebijakan sosial dan kesejahteraan rakyat, membutuhkan kepemimpinan yang mampu memperkuat kredibilitas dan citra partai di tengah persaingan yang ketat.

Prosesi pelantikan di Balai Sarbini menjadi momen penting bagi PAN. Acara ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga representasi komitmen partai untuk membangun kekuatan lokal yang lebih solid. Uya Kuya, yang sebelumnya dikenal sebagai figur publik di luar politik, kini diharapkan mampu menggabungkan pengalamannya di dunia hiburan dengan kebijakan partai, sehingga memperkaya strategi kampanye dan partisipasi masyarakat.

Dalam pidatonya, Zulhas menekankan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja PAN di tingkat daerah. "Saya yakin, dengan kehadiran Uya Kuya dan pengurus baru, PAN akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar untuk kepentingan rakyat Jakarta," katanya. Harapan ini juga didukung oleh para anggota partai yang optimis dengan kebijakan kepemimpinan era baru.

Sebagai tambahan, Viva menyebutkan bahwa Uya Kuya juga memiliki kemampuan dalam membangun kerja sama lintas kalangan. "Ia mampu memperkuat koordinasi antara pengurus pusat, daerah, dan masyarakat, sehingga menjadikan PAN sebagai partai yang lebih inklusif dan representatif," papar Viva. Ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara partai dan masyarakat, serta meningkatkan partisipasi politik secara keseluruhan.

Pelantikan Uya Kuya di Balai Sarbini menjadi penanda bahwa PAN semakin memperkuat kehadiran di Jakarta. Dengan tiga alasan utama yang menjadi dasar pilihan, partai ini menargetkan peningkatan suara dalam pesta demokrasi mendatang. Uya Kuya, yang kini menjabat sebagai pemimpin baru, diharapkan mampu mewujudkan visi tersebut melalui strategi yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.