PondokKebaikan
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian

Published Juni 18, 2026 · Updated Juni 18, 2026 · By Dewi Hidayat

BTN dan Rumah123 Gandeng Tangan untuk Membangun Ekosistem Properti Digital yang Lebih Terpadu

New Policy - Sebuah kolaborasi strategis antara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Web Marketing Indonesia (Rumah123) telah diumumkan untuk meningkatkan akses hunian dan pembiayaan perumahan bagi masyarakat Indonesia. Dengan menggabungkan layanan pencarian properti dan layanan pembiayaan ke dalam satu ekosistem digital, kedua perusahaan bertujuan mempermudah proses kepemilikan rumah serta mengoptimalkan pengalaman berbelanja properti bagi calon konsumen.

Integrasi Digital untuk Mempercepat Proses KPR

Kerja sama ini menghadirkan solusi yang lebih praktis, di mana pengguna Rumah123 kini bisa memanfaatkan fitur cek kesiapan KPR BTN langsung di platform mereka. Selain itu, proses pengajuan pembiayaan juga didukung oleh layanan terintegrasi yang mempercepat langkah-langkah dari pencarian hingga pembelian properti. Di sisi lain, pengguna Bale by BTN juga bisa mengakses lebih dari 4,8 juta listing properti aktif Rumah123, termasuk aset lelang dan berbagai opsi hunian lainnya, dalam satu pengalaman digital yang terpadu.

"Data menunjukkan bahwa 63,5% pencarian hunian berasal dari kelompok Gen Z dan Milenial usia 18-44 tahun. Mereka kini menjadi motor utama permintaan properti di Indonesia, dengan total populasi mencapai 140,3 juta jiwa atau hampir 49,3% dari total penduduk Indonesia," ujar Nixon dalam acara signing ceremony kerja sama BTN dengan Rumah123 di Menara 2 BTN, Rabu (17/6/2026).

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menegaskan bahwa integrasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat Bale by BTN sebagai platform digital perumahan yang lebih lengkap. Dengan menyatukan listing properti dari Rumah123, nasabah akan memiliki akses yang lebih cepat dan efisien untuk mengecek kesiapan KPR, memilih hunian, hingga mengajukan pembiayaan secara end-to-end. Proses kepemilikan rumah kini berawal dari layar smartphone, bukan lagi dari marketing gallery, sehingga lebih fleksibel untuk diakses kapan dan di mana saja.

Strategi Beyond Mortgage BTN: Dari Pencarian ke Pengelolaan Hunian

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari strategi besar BTN Beyond Mortgage, yang memperluas peran bank dari sekadar penyedia KPR menjadi mitra utama dalam seluruh tahapan perjalanan konsumen. Mulai dari fase pencarian rumah, analisis kemampuan finansial, pengajuan pembiayaan, hingga pengelolaan hunian impian, BTN hadir untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara holistik.

Sebagai penyedia layanan keuangan, BTN tidak hanya mempercepat akses KPR, tetapi juga menyediakan solusi pembiayaan yang lebih mudah dipahami dan diakses oleh calon pembeli. Dengan integrasi dari Rumah123, calon konsumen bisa mengakses informasi lengkap tentang properti, mulai dari detail ketersediaan hingga harga, sambil mengecek kemampuan keuangan mereka melalui fitur yang telah disediakan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi hambatan dalam pembelian properti, terutama bagi generasi muda yang cenderung lebih mengandalkan teknologi.

Ekosistem Properti Nasional yang Lebih Modern

Kerja sama BTN dan Rumah123 tidak hanya memperkuat platform masing-masing, tetapi juga membentuk ekosistem properti nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Rumah123, sebagai marketplace properti terbesar di Indonesia, telah bekerja sama dengan ratusan pengembang besar seperti Agung Podomoro Land, BSD City, Ciputra, Summarecon, Agung Sedayu Group, dan Sinar Mas Land. Selain itu, platform ini juga dilengkapi oleh 21 ribu agen properti yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Kami ingin memastikan bahwa proses memiliki rumah menjadi semakin mudah, cepat, dan nyaman. Faktanya, saat ini debitur KPR BTN telah didominasi oleh Gen Z dan Milenial dengan porsi mencapai 95,3%. Ini menjadi bukti kuat bahwa masa depan industri pembiayaan perumahan adalah masa depan yang digital," terang Nixon.

Menurut Nixon, ekosistem properti digital yang terbentuk dari kolaborasi ini tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga memfasilitasi pertumbuhan industri perumahan secara lebih menyeluruh. Ia menekankan bahwa kerja sama ini menjadi contoh sinergi yang diharapkan dapat membentuk infrastruktur properti nasional yang modern, mengakomodasi kebutuhan berbagai kalangan, serta menyesuaikan dengan perubahan perilaku masyarakat.

Komitmen Jangka Panjang Rumah123 untuk Membangun Ekosistem Terpadu

Dalam kesempatan yang sama, CEO 99 Group Indonesia, perusahaan induk Rumah123, Darius Cheung menyatakan bahwa integrasi antara Rumah123 dan BTN mencerminkan komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem properti yang lebih lengkap. "Sebagai pemimpin pasar portal properti Indonesia, kami percaya bahwa menemukan rumah dan memiliki rumah seharusnya sama mudahnya. Kolaborasi dengan BTN memperkuat komitmen itu dan memastikan lebih banyak konsumen Indonesia bisa benar-benar mewujudkan hunian impian mereka," ujarnya.

Rumah123 saat ini melayani lebih dari 10 juta pencari properti aktif setiap bulan. Dengan layanan yang terintegrasi, platform ini tidak hanya menjadi tempat untuk mengecek listing properti, tetapi juga menjadi jalur untuk mengajukan KPR dan mendapatkan bantuan finansial secara langsung. Darius menegaskan bahwa konsumen tidak hanya datang untuk melihat daftar properti, tetapi juga ingin memiliki rumah. "Semakin lengkap ekosistem yang kami bangun bersama mitra seperti BTN, semakin banyak orang bisa mewujudkan hunian impiannya," tuturnya.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengubah paradigma pembiayaan perumahan. Dengan memadukan kekuatan BTN sebagai penyedia dana KPR dan Rumah123 sebagai marketplace properti, masyarakat akan merasakan kemudahan dalam memilih hunian serta mengecek kelayakan finansial secara simultan. Ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pasar properti yang terus berkembang dan menyesuaikan dengan kebutuhan generasi muda yang menjadi penentu ut