PondokKebaikan
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Important Visit: Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global

Published Juni 11, 2026 · Updated Juni 11, 2026 · By Lia Maulana

Disperindag Jabar Menggelar WIITEX 2026 untuk Perkuat Kehadiran Produk Teh, Kopi, dan Kakao di Pasar Global

Important Visit - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan mengadakan acara West Java International Industry and Trade Expo (WIITEX) 2026, sebuah event industri dan perdagangan internasional yang bertujuan meningkatkan eksposur produk unggulan daerah. Acara ini berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026 di area Sumarecon Mall Bandung, dengan tema utama "The Golden Belt of Java: Coffee Tea and Cocoa for the Future". Tema tersebut dipilih karena ketiga produk—teh, kopi, dan kakao—dianggap memiliki kualitas premium dan potensi ekspor yang besar di tingkat internasional.

Peran WIITEX dalam Membuka Peluang Ekspor

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, Nining Yuliastiani, menjelaskan bahwa WIITEX 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi produk-produk lokal di pasar global. "Tema ini menggambarkan jalur perdagangan utama Jawa yang memiliki keunggulan dalam sektor pertanian dan agroindustri, serta visi untuk menembus pasar internasional," kata Nining dalam wawancara di Gedung Sate, Selasa (9/6/2026).

“The Golden Belt of Java: Coffee Tea and Cocoa for the Future menjadi tema karena tiga produk ini memiliki kualitas premium dan juga mempunyai daya saing luar biasa dalam perdagangan global atau ekspor dari Jabar,” tambahnya.

WIITEX 2026 dirancang untuk menjadi platform yang mempercepat pertukaran informasi antara pelaku usaha dan calon pembeli dari berbagai negara. Selain pameran, acara ini juga akan menyajikan berbagai kegiatan, seperti business matching yang menghubungkan produsen dengan pelaku distribusi domestik dan internasional, serta workshop mengenai strategi pemasaran produk. Pameran ini diharapkan mampu membangun kemitraan baru dan memperluas jaringan ekspor Jabar.

Partisipasi Pembeli Internasional dan Aktivitas Khusus

Sebanyak 42 pembeli dari 11 negara akan hadir dalam WIITEX 2026, termasuk Malaysia, Thailand, Filipina, Pakistan, Amerika, Mesir, dan Arab Saudi. Selain itu, ada juga pembeli yang akan berpartisipasi secara daring, seperti pengusaha dari Jerman. "Kehadiran mereka akan membantu memperkaya dialog ekonomi antar negara, serta memberikan peluang ekspor yang lebih luas," jelas Nining.

Beberapa kegiatan menarik akan diselenggarakan selama acara, seperti talkshow tentang tantangan dan peluang ekspor, pelatihan singkat terkait pengemasan dan pemasaran produk, hingga pelepasan ekspor kopi dalam bentuk dua kontainer ke Mesir. Pengunjung juga dapat menikmati langsung sajian kopi dan teh terbaik Jabar sambil mendengarkan cerita sejarah produk-produk tersebut.

Statistik Ekspor Produk Unggulan Jabar

Dalam rangkaian kegiatan WIITEX, Nining Yuliastiani menyebutkan data ekspor produk unggulan Jabar pada 2025. Kakao menjadi salah satu komoditas dengan peningkatan signifikan, mencapai 72 juta ton dengan nilai USD 680 juta. Sementara itu, kopi ekspornya mencapai 5,3 juta ton dengan pendapatan USD 33,8 juta, dan teh tercatat sekitar 21 juta ton senilai USD 33 juta.

Analisis dari Irman Adi Purwanto Moefthi, Analis Perdagangan Ahli Madya dan Ketua Tim Perkebunan pada Ditjen PEN Kemendag RI, menambahkan bahwa pemerintah pusat sangat mendukung acara ini. "WIITEX 2026 akan berjalan paralel dengan Trade Expo Indonesia (TEI) pada Oktober mendatang, sehingga menjadi kesempatan emas untuk memperkuat eksposur produk pertanian Jabar di kancah internasional," katanya.

“Sebagai informasi, pada TEI tahun lalu kita mendapatkan transaksi lebih dari USD 20 miliar, yang tentunya juga diharapkan pada 2026 ini akan semakin meningkat,” tuturnya.

Moefthi juga menyebutkan bahwa keterlibatan pemerintah pusat dalam WIITEX 2026 akan memastikan dukungan infrastruktur dan kebijakan yang diperlukan. "KEgiatan ini tidak hanya sekadar pameran, tetapi juga menjadi jembatan bagi industri lokal Jabar untuk mengakses pasar global secara lebih efektif," paparnya.

Paviliun Khusus untuk Produk Pertanian di TEI 2026

Lebih lanjut, Moefthi menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan paviliun khusus untuk produk perkebunan teh, kopi, dan kakao dalam TEI Oktober 2026. "Paviliun ini akan menjadi wadah untuk memperkenalkan keunggulan produk-produk Jabar ke pembeli dari seluruh dunia," ujarnya.

Nining Yuliastiani juga mengharapkan bahwa partisipasi pembeli asing akan membuka jalan ekspor ke pasar baru, seperti Afrika Utara dan Timur Tengah. "Mesir, Arab Saudi, dan negara-negara di wilayah tersebut bukan hanya tertarik pada kopi, tetapi juga mengakui potensi besar dari produk teh Jabar," tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa WIITEX 2026 berperan dalam memperluas horizon ekspor, baik secara kuantitas maupun kualitas.

Tantangan dan Peluang untuk UMKM Jabar

Kegiatan WIITEX 2026 melibatkan 72 komunitas pelaku usaha yang telah dipilih melalui proses kurasi. Para peserta akan memamerkan produk mereka dalam 19 booth, dengan fokus pada inovasi dan kualitas. "Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan meningkatkan daya tawar produk Jabar di tingkat internasional," kata Nining.

Moefthi juga mengungkapkan bahwa ekspor pertanian Jabar pada 2025 menunjukkan tren positif, terutama pada produk kopi dan kakao. "Kopi Jabar telah menunjukkan kestabilan dalam pasar internasional, sementara kakao menjadi komoditas yang paling menjanjikan, dengan kenaikan volume dan nilai ekspor yang signifikan," jelasnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi dan pusat akan terus berupaya mendorong pertumbuhan sektor ini melalui berbagai kegiatan, termasuk WIITEX dan TEI.

Sebagai bagian dari strategi pemasaran, WIITEX 2026 juga dirancang untuk menjadi pelatih ekspor bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) Jabar. "Kami ingin membantu mereka memahami prosedur dan standar ekspor, sehingga bisa berkompetisi secara global," kata Nining. Kehadiran pembeli internasional diharapkan menjadi sarana evaluasi dan adaptasi produk untuk pasar yang lebih luas.

Masa Depan Ekspor Produk Unik Jabar

Dalam konteks ini, WIITEX 2026 tidak hanya fokus pada pameran, tetapi juga pada penguatan kapasitas industri. Acara ini dirancang untuk memperkenalkan sertifikasi dan standar internasional, serta memastikan bahwa produk Jabar bisa memenuhi permintaan pasar global. "Kami ingin menjadi bagian dari rantai pasok global dengan mengedepankan nilai ek