PondokKebaikan
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta

Published Juli 16, 2026 · Updated Juli 16, 2026 · By Joko Setiawan

Yuda Slamet Santoso: Semangat Membara di Tengah Pameran Bursa Kerja Yogyakarta

Dari Atas Kursi Roda Yuda Tak Lelah - Pada tanggal 16 Juli 2026, suasana Pameran Bursa Kerja Kota Yogyakarta terasa begitu hidup dan penuh energi. Di antara kerumunan pengunjung yang memadati setiap stan perusahaan, sosok Yuda Slamet Santoso, seorang pria berusia 36 tahun, terlihat berkeliling menggunakan kursi rodanya. Dari Atas Kursi Roda Yuda tak lelah menyusuri satu per satu stan perusahaan yang hadir dalam acara tersebut. Kehadirannya di tempat ini bukan sekadar kebetulan, melainkan sebuah langkah nyata untuk mencari pekerjaan baru setelah mengalami pemutusan hubungan kerja pada tahun sebelumnya.

Perjalanan Karier dan Harapan Baru

Yuda merupakan seorang penyandang disabilitas yang memiliki pengalaman kerja cukup panjang di bidang customer service. Sejak tahun 2019 hingga Oktober 2025, ia telah mengabdikan diri selama lebih dari lima tahun sebagai customer service. Pengalaman tersebut menjadi modal berharga baginya untuk kembali melamar posisi yang sama. Namun, nasib berubah ketika perusahaan tempatnya bekerja melakukan efisiensi dan mengurangi jumlah karyawan, termasuk dirinya.

Meskipun sempat kehilangan pekerjaan, semangat Yuda tidak luntur. Ia justru semakin yakin untuk terus mencari peluang baru. Dalam kunjungannya ke job fair kali ini, Yuda sengaja menargetkan perusahaan yang menyediakan formasi khusus bagi penyandang disabilitas. Upayanya pun tidak sia-sia. Ia berhasil menemukan dua perusahaan yang membuka kesempatan bagi pelamar disabilitas dan langsung mengirimkan lamaran untuk posisi customer service.

"Sudah (memasukan lamaran pekerjaan), sudah menemukan dua perusahaan," kata Yuda saat ditemui, Kamis (16/7/2026).

Perkembangan Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Menurut pengamatan Yuda, kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas mulai menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai bahwa semakin banyak perusahaan yang berani membuka formasi bagi pekerja disabilitas dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya. Meskipun demikian, menurutnya jumlah tersebut masih belum sepenuhnya memadai untuk memenuhi kebutuhan semua penyandang disabilitas yang mencari pekerjaan.

"Kalau menurut saya itu udah lumayan ya daripada yang kemarin. Udah ada yang berani buka untuk difabel itu udah bagus," ucapnya.

Selain itu, Yuda juga menyoroti tantangan utama yang masih dihadapi oleh penyandang disabilitas dalam dunia kerja. Tantangan tersebut bukan hanya pada ketersediaan lowongan, tetapi juga pada keterbatasan informasi mengenai lowongan kerja. Banyak pencari kerja disabilitas yang kesulitan mengetahui perusahaan mana saja yang membuka kesempatan bagi mereka. Hal ini membuat proses pencarian kerja menjadi lebih rumit dibandingkan dengan pencari kerja pada umumnya.

"Kalau bisa diperbanyak (lowongan) supaya bisa menjangkau teman-teman disabilitas yang lain lebih banyak. Kalau teman disabilitas untuk cari kerja itu sulit. Beda sama yang normal," tuturnya.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Inklusif

Yuda berharap ke depannya akan semakin banyak perusahaan yang menyediakan lowongan khusus bagi penyandang disabilitas. Selain itu, ia juga menginginkan agar informasi rekrutmen dapat lebih mudah diakses oleh semua pihak. Dengan demikian, kesempatan bekerja bagi penyandang disabilitas tidak hanya bertambah jumlahnya, tetapi juga mencakup bidang pekerjaan yang lebih beragam.

"Tapi yang selama ini tuh yang seperti tadi, lowongan untuk kerja disabilitas masih agak sulit, infonya itu masih terbatas. Harapannya kedepannya bisa lebih banyak lagi. Supaya teman-teman yang lain bisa memperoleh kesempatan," ujarnya.

Perjalanan Yuda Slamet Santoso di Job Fair Yogyakarta ini menjadi contoh nyata bahwa semangat untuk meraih mimpi tidak pernah padam, meskipun harus melewati berbagai rintangan. Dari Atas Kursi Roda Yuda terus berburu mimpi dengan penuh keyakinan bahwa kesempatan akan datang bagi mereka yang tidak pernah menyerah. Semangatnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi para penyandang disabilitas yang ingin membuktikan diri di dunia kerja.