Emiten-Emiten Ini Dipegang Dua Menteri Prabowo

Emiten-Emiten Ini Dipegang Dua Menteri Prabowo

Jakarta, CNBC Indonesia — Dalam Kabinet Merah Putih yang dihimpun Presiden Prabowo Subianto, terdapat dua menteri yang tercatat memiliki saham di emiten-emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kepemilikan saham mereka mencapai ambang 1% atau lebih, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 27 Februari 2026.

Kepemilikan saham di atas 1%

Menurut data KSEI, dua menteri tersebut adalah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, serta Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Maruarar, yang biasa disebut Ara, terdaftar sebagai pemilik saham di atas 1% pada empat emiten berbeda.

Baca: Diam-Diam Emiten RI Ini Mau Ada 2 Akuisisi, Manajemen Buka Suara

Ara memiliki 114.864.500 saham di PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), yang mengelola klub sepak bola Bali United. Kepemilikan ini setara 1,91% dari total saham yang beredar. Selain itu, ia juga memiliki saham di PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) sebanyak 117.910.500, atau 3,31%. Dua emiten lainnya, PT Industri Dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), masing-masing memiliki 737.518.000 saham (4,92%) dan 78.444.800 saham (1,1%).

Sakti Wahyu Trenggono, di sisi lain, tercatat sebagai pemilik 251.617.003 saham di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Kepemilikan ini mencapai 1,03% dari modal yang beredar. MDKA masih terafiliasi dengan Garibaldi ‘Boy’ Thohir, yang juga terkait dengan beberapa emiten lain yang dimiliki Ara.

Daftar emiten yang dimiliki dua menteri

Menurut data KSEI, emiten-emiten yang terdaftar dalam kepemilikan saham dua menteri ini meliputi BOLA, COCO, CARS, TRIM, dan MDKA. Kepemilikan saham Ara mencakup empat perusahaan, sementara kepemilikan Sakti Wahyu Trenggono hanya terbatas pada satu emiten. Angka-angka tersebut menunjukkan pengaruh signifikan dari kedua tokoh tersebut dalam pasar modal Indonesia.

Adapun MDKA, yang merupakan bagian dari bisnis Garibaldi ‘Boy’ Thohir, memiliki saham yang dipilah oleh Sakti Wahyu Trenggono. Dengan jumlah 251.617.003 saham, kepemilikan ini diperkirakan menyentuh 1,03% dari total modal yang beredar.

Informasi ini menyoroti peran aktif para menteri dalam investasi di sektor keuangan dan industri, meski tidak semua keterlibatan mereka langsung terlihat dalam kebijakan pemerintah.