Pengumuman Resmi: IMF: Konflik Timur Tengah sebabkan kesulitan besar di seluruh dunia

IMF: Konflik Timur Tengah Berdampak Luas pada Ekonomi Global

Washington – Kristalina Georgieva, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), menyatakan bahwa situasi konflik di Timur Tengah sedang menguji stabilitas ekonomi dunia. Ia menegaskan bahwa perang yang sedang berlangsung di wilayah tersebut telah menimbulkan tantangan signifikan bagi berbagai sektor global.

“Ekonomi dunia yang tangguh kini menghadapi tekanan akibat konflik Timur Tengah, yang menyebabkan gangguan besar dalam distribusi energi,” kata Georgieva, merujuk pada gencatan senjata antara AS dan Iran.

Konflik ini telah mengganggu aliran minyak dan gas alam cair (LNG) secara signifikan. Georgieva menyoroti bahwa pasokan global mengalami penurunan sekitar 13 persen untuk minyak dan 20 persen untuk LNG setiap hari. Situasi tersebut berpotensi memicu penutupan kilang, krisis bahan bakar, serta tekanan terhadap harga pangan di berbagai negara.

Kesepakatan damai antara AS dan Iran berlangsung setelah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Dalam wawancara, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Selat Hormuz—salah satu jalur utama pengiriman minyak dan LNG global—akan kembali lancar sebagai bagian dari kesepakatan ini.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran pada Selasa (7/4). Keputusan ini menjadi penghenti sementara ketegangan yang memicu lonjakan harga energi dan gangguan pasokan di tingkat internasional. Namun, konflik sebelumnya antara AS dan Iran tetap menyisakan dampak yang terasa hingga kini.

Lihat Juga :   Agenda Utama: Pesawat Netanyahu Lintasi 3 Negara Anggota ICC, Tak Takut Ditangkap?