Kebijakan Baru: Iran sebut ajukan proposal masuk akal di perundingan, AS harus respons

Iran Sebut Ajukan Proposal Masuk Akal di Perundingan, AS Harus Respons

Pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat berakhir tanpa kesepakatan setelah proses negosiasi yang berlangsung lama. Meski Iran mengusulkan proposal masuk akal, kini keberhasilan perundingan bergantung pada respons pihak AS yang diharapkan mengambil pendekatan realistis untuk menyelesaikan berbagai isu.

Pernyataan ini disampaikan oleh saluran televisi Iran, Press TV, pada hari Minggu, yang mengutip sumber yang memiliki pengetahuan mendalam. Pemerintah AS dianggap tidak memperkirakan dengan tepat jalannya negosiasi, seperti yang sebelumnya terjadi dalam strategi militernya.

Menurut laporan dari sumber dalam Iran, lokasi putaran perundingan berikutnya antara AS dan Iran belum ditentukan. Sebelumnya, kedua belah pihak telah melakukan pembicaraan di Islamabad pada hari Sabtu setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan sementara dengan Teheran mengenai gencatan senjata selama dua minggu pada Rabu malam.

Sementara itu, kepala delegasi Amerika, Wakil Presiden J.D. Vance, mengatakan pada Minggu pagi waktu setempat bahwa negosiasi antara Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan. Delegasi AS akan kembali ke negara asalnya tanpa hasil perjanjian yang jelas.

Lihat Juga :   Diumumkan: Iran targetkan kapasitas kilang minyak bumi pulih hingga 80 persen