Agenda Utama: Pesawat Netanyahu Lintasi 3 Negara Anggota ICC, Tak Takut Ditangkap?
Pesawat Netanyahu Terdeteksi Melintasi Wilayah Udara Tiga Negara ICC
Satu hari setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan, pesawat yang membawa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuju Amerika Serikat terdeteksi melintasi wilayah udara tiga negara anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Situs pelacakan penerbangan
FlightRadar, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (11/2/2026), menunjukkan bahwa pesawat Netanyahu, yang dikenal sebagai “Wing of Zion”, mengudara di atas Yunani, Italia, dan Prancis dalam perjalanannya ke AS pada Selasa (10/2) waktu setempat.
Kewajiban Negara-Negara Anggota ICC
Ketiga negara tersebut diketahui telah menandatangani Statuta Roma, yang mewajibkan mereka untuk mematuhi surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh ICC. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari ketiga negara tersebut terkait laporan ini.
Konteks Surat Perintah Penangkapan Netanyahu
ICC merilis surat perintah penangkapan untuk Netanyahu pada 21 November 2024, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza, di mana lebih dari 72.000 orang tewas akibat serangan brutal Israel sejak Oktober 2023. Negara-negara seperti Yunani, Italia, dan Prancis merupakan pihak dalam Statuta Roma dan anggota ICC yang berkewajiban mematuhi keputusan lembaga internasional tersebut.
Rute Penerbangan dan Sejarah Kunjungan Netanyahu
Pesawat Netanyahu mengikuti rute yang sama seperti pada akhir Desember lalu, ketika PM Israel itu melakukan perjalanan ke AS untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump. Dalam beberapa perjalanan sebelumnya, pesawatnya menghindari terbang di wilayah udara beberapa negara karena khawatir terjadi penangkapan. Namun, pada September lalu, saat menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dia melintasi wilayah udara Yunani dan Italia, tetapi tidak memasuki wilayah udara Prancis.
Kunjungan Terbaru ke AS
Kunjungan terbaru Netanyahu dilakukan setelah AS dan Iran melanjutkan perundingan nuklir, yang digelar secara tidak langsung dengan mediasi Oman, pada 6 Februari lalu. Perundingan itu menyusul ketegangan yang meningkat antara kedua negara, saat Washington mengerahkan aset militer ke dekat Teheran. Netanyahu berangkat dari Bandara Ben Gurion di Tel Aviv pada Selasa (10/2) waktu setempat menuju Washington DC, di mana dia dijadwalkan bertemu Trump untuk membahas soal Iran. Netanyahu dijadwalkan kembali ke Israel pada Jumat (13/2) pagi.
Netanyahu Tegaskan Palestina Tak Akan Jadi Bagian Pemerintahan Gaza
Halaman 2 dari 2
israelbenjamin netanyahumahkamah pidana internasional israelbenjamin netanyahumahkamah pidana internasional