Yang Dibahas: Titiek Soeharto: Pembahasan Bulog jadi badan otonom masih berjalan

Titiek Soeharto: Diskusi tentang Transformasi Bulog Masih Berlangsung

Di Jakarta, Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Hariyadi, dikenal sebagai Titiek Soeharto, mengungkapkan bahwa pembahasan rencana perubahan Perum Bulog menjadi badan otonom belum selesai. “Masih berjalan, masih berlangsung,” ujarnya kepada media setelah rapat kerja bersama Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, serta Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, di Jakarta, Selasa. Titiek menegaskan bahwa proses ini belum mencapai kesimpulan akhir dan membutuhkan keputusan resmi dari pemerintah untuk melangkah lebih jauh.

“Ini kan kita menunggu dari pemerintah bagaimana,” tambah Titiek saat ditanya tentang kemajuan diskusi.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa rencana transformasi tersebut merupakan wewenang DPR RI melalui revisi undang-undang pangan. “Saat ini, prosesnya masih dalam penyusunan rancangan,” jelas Rizal di Jakarta, Rabu (21/1). Ia juga menyebutkan bahwa Komisi VI DPR memberikan dukungan untuk mempercepat revisi undang-undang tersebut. “Komisi VI turut mendorong agar revisi ini segera selesai,” imbuhnya.

Bulog berharap menjadi badan otonom yang mampu mengelola sembilan bahan pokok untuk meningkatkan kestabilan pasokan, aksesibilitas harga, serta ketahanan pangan nasional. Dalam bentuk baru, lembaga ini akan bertugas sebagai penyangga pasar, mencakup beras, jagung, minyak goreng, gula, telur, susu, kedelai, dan komoditas penting lainnya. Rencana ini pertama kali diumumkan saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memulai masa jabatannya.

Transformasi ini bertujuan agar Bulog bisa fokus pada fungsi non-komersial, sehingga dapat mendukung target swasembada pangan pada 2027. Dengan status baru, lembaga tersebut tidak lagi harus mempertimbangkan aspek laba rugi seperti saat ini. Titiek memastikan bahwa komunikasi antara DPR dan pemerintah tetap terjaga untuk memastikan proses ini berjalan lancar.

Lihat Juga :   Strategi Penting: IHSG Berpotensi Volatile Pekan Ini, Risiko Geopolitik dan Kebijakan Global Jadi Sentimen Utama