Dewa United tunjukkan ketangguhan bangkit libas Southern Tigers

Dewa United Tampil Kompak dan Menang Dramatis di Final 6 BCL Asia-East 2026

Dewa United tunjukkan ketangguhan bangkit libas – Pada pertandingan akhir di babak Final 6 Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026, Dewa United Banten berhasil menunjukkan kekuatan tim mereka dengan mengalahkan Johor Southern Tigers 94-87. Pertandingan yang berlangsung di Larkin Arena, Johor, Malaysia, pada Kamis (20/5) menjadi momen penting dalam perjalanan Dewa United menuju semifinal. Menurut laporan FIBA, tim dari Banten mampu bangkit setelah tertinggal di tiga kuarter awal, akhirnya memperlihatkan dominasi di kuarter terakhir.

Pertandingan Memanas di Kuarter Terakhir

Dewa United mengawali pertandingan dengan kesulitan, kalah 20-29 di kuarter pertama. Tidak hanya itu, mereka juga tertinggal lebih jauh hingga skor 49-56 setelah babak kedua berakhir. Namun, di kuarter ketiga, tim asuhan pelatih mereka mulai menemukan ritme dan mengurangi defisit hingga 67-71. Momentum tetap berada di tangan Southern Tigers hingga kuarter keempat, namun Dewa United akhirnya mengambil alih permainan.

DJ Cooper menjadi penentu kemenangan Dewa United, dengan performa gemilang yang mencatatkan 18 poin, 12 assist, dan tujuh rebound. Keberanian pemain asing ini menjadi katalis utama dalam babak penutup, di mana ia mengubah arah pertandingan. Dalam kondisi tertinggal 12 poin, Cooper tampil tajam dengan memasukkan dua tembakan tiga angka dalam waktu singkat. Kemampuan ini membawa Dewa United merebut keunggulan hingga 92-87, hanya tersisa 59,5 detik sebelum pertandingan berakhir.

“Kemenangan Dewa United di kuarter keempat menunjukkan ketangguhan mental tim mereka. Kombinasi kerja sama dan ketekunan memungkinkan mereka bangkit dari ketertinggalan,” tulis FIBA dalam laporan resmi.

Sebelumnya, Dewa United sempat terpuruk setelah ditekuk Southern Tigers di kuarter pertama. Namun, di kuarter kedua, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan dan menutup paruh pertama dengan skor 56-49. Kuarter ketiga berjalan sengit, dengan Dewa United berusaha menemukan celah di pertahanan lawan. Meski berhasil menyamai skor 67-71, Southern Tigers tetap unggul sebelum masuk kuarter terakhir.

Lihat Juga :   Visit Agenda: Polandia siap gelar Piala Dunia Basket 3x3

Dalam babak penutup, Dewa United menunjukkan permainan yang lebih berani. Cooper menjadi pusat perhatian, mengontrol alur pertandingan dengan kemampuan permainan individu dan tim yang matang. Dua tembakan tiga angka yang ia ciptakan dalam waktu singkat memperbesar keunggulan timnya hingga 14 poin. Momentum yang berayun ke arah Dewa United akhirnya membuahkan hasil yang menentukan, memastikan kemenangan berharga di Final 6.

Dewa United Berhasil Berada di Papan Atas Grup A

Kemenangan atas Southern Tigers ini membuat Dewa United mengududuki peringkat pertama Grup A fase Final 6. Dengan dua kemenangan dari dua pertandingan, tim tersebut kini mengoleksi empat poin, menjadikan mereka sebagai favorit untuk memasuki babak semifinal. Sementara itu, Southern Tigers hanya berhasil meraih tiga poin, membuat mereka harus berjuang keras untuk lolos ke babak berikutnya.

Sebelumnya, Dewa United memastikan langkah mereka ke fase Final 6 dengan kemenangan telak atas wakil Thailand di babak grup. Pemulihan mereka di pertandingan melawan Southern Tigers menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik, terutama dalam menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Dewa United tidak hanya punya kekuatan fisik, tetapi juga strategi permainan yang canggih.

Banyak pihak memprediksi bahwa Southern Tigers akan mengambil keunggulan di pertandingan karena keunggulan pengalaman dan kualitas pemain mereka. Namun, Dewa United menunjukkan konsistensi yang luar biasa, terutama di kuarter keempat. Meski Southern Tigers sempat memperbesar skor di babak pertama, Dewa United berani melakukan perubahan taktik, menekankan serangan cepat dan pertahanan ketat yang akhirnya membuahkan hasil.

DJ Cooper: Bintang Utama Kemenangan Dewa United

DJ Cooper, seorang pemain asing yang bermain untuk Dewa United, menjadi tokoh utama dalam comeback dramatis tim. Dalam dua pertandingan di fase Final 6, ia mencetak rata-rata 20 poin per game, dengan assist dan rebound yang stabil. Kinerjanya di pertandingan melawan Southern Tigers menunjukkan bagaimana ia mampu memimpin tim di saat-saat kritis.

Lihat Juga :   Important Visit: IBL terapkan format "best of five" selama playoff

Durasi pertandingan yang cukup panjang memberikan kesempatan bagi Dewa United untuk menyesuaikan ritme permainan. Setelah tertinggal 20-29 di kuarter pertama, tim mereka memperbaiki performa dan mengubah permainan di kuarter kedua. Cooper tidak hanya menunjukkan keahlian dalam mengoper bola, tetapi juga dalam mencetak poin dan menutup peluang lawan. Di kuarter keempat, ia memperbesar jarak kemenangan dengan delapan angka beruntun, menyelesaikan pertandingan dengan keunggulan 7 poin.

Performa Cooper menjadi bukti bahwa Dewa United mampu membangun tim yang seimbang, bukan hanya pada aspek fisik, tetapi juga mental. Ia menjadi penopang utama bagi rekan-rekannya, menjadikan Dewa United sebagai salah satu tim yang paling diunggulkan untuk menghadapi semifinal. Lawan berikutnya adalah Taoyuan Pauian Pilots dari Taiwan, yang akan dihadapi pada Sabtu (23/5) pukul 19.00 WIB di Larkin Arena.

Pertandingan melawan Taoyuan Pauian Pilots akan menjadi ujian berikutnya bagi Dewa United. Tim dari Taiwan dijuluki sebagai kandidat kuat karena memiliki kekuatan serangan dan pertahanan yang memadai. Namun, keberhasilan Dewa United dalam kemenangan dramatis melawan Southern Tigers memberi kepercayaan bahwa mereka siap menghadapi tantangan lebih besar. Kini, fokus mereka berpindah ke semifinal, di mana kesuksesan akan membawa mereka lebih dekat ke gelar juara.

Selain Cooper, ada beberapa pemain lain yang menunjukkan performa menjanjikan. Pertahanan kolektif Dewa United terutama di kuarter keempat menjadi penentu kemenangan, dengan banyak tembakan bebas yang berhasil diarahkan. Konsistensi ini menunjukkan bahwa Dewa United tidak hanya mengandalkan satu pemain, tetapi juga memiliki sistem tim yang kuat. Pemain-pemain lokal seperti Arie Prasetyo dan Rizal Fauzi menjadi penggerak utama di belakang layar.

Menurut pelatih Dewa United, kemenangan ini adalah hasil dari persiapan matang dan semangat juara yang selalu terbangun sejak awal kompetisi. “Kami memainkan permainan yang lebih cerdas di kuarter keempat. Kemampuan kerja sama antar pemain menjadi kunci,” ujarnya dalam wawancara usai pertandingan. Dengan kemenangan ini, Dewa United tidak hanya meraih poin tambahan, tetapi juga kepercayaan diri yang tinggi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Lihat Juga :   Key Strategy: Singleton akui tak mudah kalahkan Satya Wacana

Pertandingan Final 6 BCL Asia-East 2026 menjadi sorotan publik dan media karena melibatkan tim-tim yang memiliki sejarah prestasi. Dewa