Agenda Kunjungan: NasDem Apresiasi Operasi Ketupat 2026: Fatalitas Turun Lebih 30 Persen
NasDem Apresiasi Operasi Ketupat 2026: Fatalitas Turun Lebih 30 Persen
Kapoksi NasDem dari Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menyampaikan apresiasi terhadap upaya pengamanan lalu lintas selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026. Ia menyoroti penurunan signifikan jumlah korban jiwa akibat kecelakaan yang mencapai lebih dari 30 persen.
“Sebagai mitra kerja, kami mengapresiasi kinerja Polri, khususnya Korlantas, dalam Operasi Ketupat 2026. Penurunan jumlah korban jiwa hingga lebih dari 30 persen mencerminkan keberhasilan pendekatan berbasis data,” tutur Rudianto Lallo kepada wartawan, Senin (30/3/2026).
Rudianto menekankan perlunya penggalakan edukasi keselamatan jalan kepada masyarakat. Selain itu, ia menyoroti pentingnya penerapan rekayasa lalu lintas yang lebih canggih sebagai bagian dari upaya meningkatkan operasi selanjutnya.
“Ini harus menjadi titik awal. Edukasi keselamatan perlu diperkuat karena kecelakaan masih didominasi faktor kelelahan. Rekayasa lalu lintas juga perlu ditingkatkan dengan teknologi yang lebih presisi dan sistem terintegrasi,” ujarnya.
Evaluasi dan Peningkatan Kinerja
Rudianto menambahkan bahwa kehadiran langsung petugas kepolisian di jalan menjadi indikator kinerja layanan negara yang efektif. Ia mengharapkan pelayanan Polri terhadap publik semakin responsif, cepat, dan berorientasi pada keamanan.
“Pelayanan publik harus lebih humanis, cepat, dan akurat. Kehadiran langsung polisi di jalan wujud dari pelayanan negara yang memberikan rasa aman dan kemudahan,” imbuh Rudianto Lallo.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan terkendali. Data menunjukkan tidak ada kejadian serius selama masa Lebaran tahun ini.
“Rekan-rekan sekalian, arus mudik dan balik serta rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Fitri cukup terkendali dari segi keamanan dan ketertiban,” kata Irjen Agus di Jasa Marga Toll Road Command Center, Bekasi, Jawa Barat, Senin (30/3/2026).
Pendekatan Kinerja yang Berhasil
Irjen Agus menjelaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 diiringi dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Meski ada peningkatan volume kendaraan, arus lalu lintas tetap bisa diatur dengan baik.
“Arus mudik telah berjalan lancar meski sempat ada peningkatan volume yang cukup tinggi. Polri mampu mengelola situasi secara efektif,” tambahnya.
Dalam rangkaian operasi tersebut, angka kecelakaan turun hingga 5,31 persen, sedangkan fatalitas korban meninggal dunia mencapai penurunan sebesar 30,41 persen. Angka ini mencerminkan upaya Polri dalam memastikan keamanan selama masa liburan.