Strategi Penting: Tim speed sesuaikan latihan jelang Kualifikasi Asian Games 2026

Tim Speed Sesuaikan Jadwal Latihan untuk Kualifikasi Asian Games 2026

Jakarta – Pelatih tim panjat tebing disiplin speed, Galar Pandu Asmoro, menjelaskan bahwa tim sedang berusaha menyesuaikan rutinitas latihan sesuai dengan jadwal pertandingan yang terbagi antara pagi dan malam hari dalam World Climbing Asia Championship Meishan 2026, Tiongkok. Acara ini menjadi ajang seleksi untuk mengikuti Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, pada bulan September.

Peralihan Waktu Latihan

Karena babak kualifikasi speed dijadwalkan berlangsung di pagi hari, sementara babak final akan dilakukan malam hari, tim berusaha mengadaptasi waktu latihan. “Dengan batasan waktu, selama persiapan sebelum turnamen, kami juga mencoba menyesuaikan jadwal latihan dengan kondisi di Tiongkok,” ujar Galar kepada ANTARA di Jakarta pada Senin.

“Proses kualifikasi speed dimulai pada Kamis (9/4) pagi,” tambah mantan pelatih Pelatda Jawa Timur itu.

Penyesuaian jadwal ini sudah dimulai sejak pemusatan latihan nasional di Bekasi. Terdapat perbedaan satu jam antara Indonesia dan Tiongkok, yang menjadi perhatian tim. Untuk itu, latihan yang biasanya dimulai pukul 08.30 WIB, dipindahkan ke pukul 07.30 WIB agar atlet terbiasa dengan ritme kompetisi. Selain itu, tim menambah sesi latihan malam hari untuk menguji kesiapan babak final.

Strategi Berdasarkan Pengalaman

Menurut Galar, pendekatan ini merupakan bagian dari strategi yang dirancang berdasarkan pengalaman mengikuti berbagai kejuaraan IFSC sepanjang 2025. Sistem kualifikasi yang lebih ketat menjadi faktor utama dalam penyesuaian. “Pengalaman di ajang internasional dan prakualifikasi seperti Olimpiade juga membantu kami mempersiapkan tim,” katanya.

Lihat Juga :   Solusi untuk: Raviandi kejar jejak Ravianto yang sudah pasti tampil di AG 2026

Tim panjat tebing Indonesia telah tiba di Kota Meishan, Tiongkok, pada Senin pagi. Pada hari pertama, para atlet fokus pada pemulihan fisik setelah perjalanan jauh. Mulai Selasa (7/4), mereka kembali ke gymnasium untuk peregangan dan program latihan intensif.

Anggota Tim dan Target

Tim disiplin speed terdiri dari lima atlet putra dan empat putri, yaitu: (Putra) Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Aditya Tri Syahria. (Putri) Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.

Sementara itu, tim lead terdiri dari lima atlet putra dan dua putri, termasuk Muhammad Rizky Syahrafli, Musauwir, Mahesa Caesar, Muhammad Ramzi Firmansyah, serta Raviandi Ramadhan yang juga berlaga di disiplin boulder. Tim boulder melibatkan tujuh atlet, dengan Ravianto Ramadhan sebagai satu-satunya yang mengikuti dua disiplin.

Tiga atlet Indonesia telah memastikan diri tampil di Asian Games 2026, yakni Putra Tri Ramadani (lead putra), Sukma Lintang Cahyani (lead putri), dan Ravianto Ramadhan (boulder putra). Kehadiran mereka menambah motivasi tim dalam menghadapi turnamen di Meishan.

PP FPTI mengirimkan total 16 atlet untuk kompetisi yang berlangsung 7-12 April 2026. Untuk lolos ke Asian Games, atlet speed harus mencapai posisi minimal delapan besar. Dengan penyesuaian latihan, Galar berharap tim dapat tampil optimal di ajang tersebut.