Meeting Results: Dejan/Bernadine genapi empat ganda campuran Indonesia ke babak kedua

Dejan/Bernadine Genapi Empat Ganda Campuran Indonesia ke Babak Kedua

Meeting results dari Thailand Open 2026 menjadi sorotan setelah pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana berhasil melangkah ke babak kedua. Dalam laga yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Rabu (10 Mei 2026), mereka mengalahkan wakil Taiwan Wu Guan Xun/Lee Chia Hsin dengan skor 21-15, 21-16. Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Indonesia di babak grup, karena empat pasangan ganda campuran sudah terlebih dahulu lolos. Hasil ini menjadi buah perjuangan mereka dalam menjaga performa di kompetisi internasional yang menjadi ajang uji coba sebelum turnamen besar.

Analisis Permainan Dejan/Bernadine

Dejan Ferdinansyah mengakui bahwa meeting results mereka masih membutuhkan penyesuaian, terutama dalam adaptasi kondisi lapangan dan shuttlecock. “Meski menang, permainan kami belum sepenuhnya maksimal. Adaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock cukup sulit,” jelas Dejan dalam keterangan resmi dari PP PBSI. Ia menambahkan bahwa timnya sedang mencari ritme permainan di gim pertama, namun mulai memperlihatkan kepercayaan diri di gim kedua. “Kami masih mencari-cari ritme, tapi di gim kedua sudah lebih baik,” ujarnya.

Permainan Dejan/Bernadine di babak 32 besar menunjukkan kemajuan signifikan, meski ada beberapa kekurangan dalam penggunaan strategi. Kombinasi antara kecepatan Dejan dan ketepatan servis Bernadine menjadi keunggulan utama, tetapi mereka masih menghadapi tantangan dalam mengatasi spin dan kecepatan bola dari lawan. Dengan meeting results ini, mereka menunjukkan potensi untuk melangkah lebih jauh, asalkan mampu memperbaiki kesalahan teknis dan mental di babak berikutnya.

Lihat Juga :   Thalita amankan tiket babak utama Thailand Open 2026

Kontribusi Lain Pasangan Ganda Campuran Indonesia

Dalam beberapa hari terakhir, Indonesia juga menunjukkan konsistensi di sektor ganda campuran. Selain Dejan/Bernadine, tiga pasangan lainnya telah sukses melewati babak 32 besar. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengalahkan Ratchapol Makkasasithorn/Nattamon Laisuan (Thailand) dengan skor 21-13, 21-7. Hasil ini menunjukkan dominasi mereka dalam servis dan smes, serta kecepatan serangan.

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menampilkan performa yang mengejutkan saat menghadapi Julien Maio/Lea Palermo (Prancis). Pasangan ini memperoleh skor 17-21, 22-20, 21-8, yang menunjukkan permainan bertahan dan strategi rubah yang efektif. Sementara Verrell Yustin Mulia/Aisyah Salsabila Putri Pranata menang dramatis melawan Nicky Yemin Aung/Siarapat Tepnarong (Kanada/Thailand) dengan skor 21-11, 21-10. Kemenangan ini mencerminkan ketahanan mental dan keterampilan penguasaan bola yang makin matang.

Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, yang juga merupakan pasangan ganda campuran Indonesia, kembali menunjukkan ketangguhan meski terhenti di babak 16 besar. Mereka kalah dari wakil Hong Kong Tang Chun Man/Tse Ying Suet dengan skor 18-21, 9-21. Meski demikian, meeting results ini tetap menjadi penampilan yang layak diperhitungkan, terutama mengingat lawan yang mereka hadapi memiliki reputasi kuat di kompetisi Asia.

Harapan dan Target untuk Babak Berikutnya

Bernadine Anindya Wardana menilai bahwa Thailand Open adalah kesempatan penting untuk bangkit setelah hasil kurang optimal di tur Eropa sebelumnya. “Kami berusaha menampilkan yang terbaik di sini. Meeting results kali ini menjadi pengalaman berharga,” tuturnya. Ia juga menyebut bahwa timnya sedang dievaluasi dan berharap bisa terus meningkatkan koordinasi serta teknik di latihan.

Dejan Ferdinansyah berharap bahwa meeting results mereka bisa menjadi dasar untuk memperbaiki pola permainan. “Semoga kami bisa improve terus dari hasil dan permainan, agar lebih siap untuk babak selanjutnya,” ujarnya. Pasangan ini juga menyadari bahwa kesalahan sendiri masih menjadi tantangan utama. Mereka perlu memperbaiki konsistensi dalam penguasaan bola, terutama di bagian pengembalian dan angka keunggulan yang sering terlewat.

Lihat Juga :   Putri KW takluk - Indonesia sementara tertinggal 0-1 dari Korsel

Sebagai penutup, meeting results dari Indonesia di Thailand Open 2026 menunjukkan bahwa tim nasional memiliki potensi untuk mengharumkan nama bangsa di kompetisi internasional. Dengan empat pasangan yang lolos ke babak kedua, harapan besar terbangun untuk mencapai target lebih tinggi, termasuk peraihan medali di babak final. Semangat dan perjuangan para pemain ganda campuran ini menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju kesuksesan bersama.